Cheick Tiote Sebelum Wafat: Dunia akan Berakhir, Surga tidak

Baca Juga 


  Yes  Muslim  - BEIJING - Meninggalnya Cheick Tiote saat berlatih bersama tim Beijing Enterprises pada Senin (5/6) malam di Beijing mengejutkan para pesepak bola Liga Inggris dan sahabat dekatnya. 

Salah satunya seorang perancang busana Inggris asal Nigeria, Yusuf Abubakar Tumi. Yusuf terkejut karena beberapa jam sebelum pemain Muslim itu wafat, keduanya terlibat pembicaraan melalui aplikasi pesan Whatsapp.




Yusuf yang mengetahui kepergian Tiote dari cicitan Demba Ba di Twitter kemudian mengunggah pembicaraannya lewat Whatsapp ke media sosial tersebut. Keduanya saling bertegur sapa dan pada satu kesempatan Tiote berdoa untuk keselamatan mereka di akhirat.

"Semoga Allah membuat kita besar di surga, bukan dunia. Inshaa Allah karena dunia akan berakhir bro, surga tak pernah," tulis Tiote.

Pemain berusia 30 tahun ini merupakan sosok yang ramah kepada rekan-rekannya saat membela Newcastle United. Tak heran ucapan bela sungkawa dari mantan relan-rekannya membanjiri media sosial.

"Semoga Allah menjamin surga buat kamu saudara Tiote," kata eks penyerang Newcastle yang juga Muslim, Demba Ba.

"Berita buruk, RIP. Tiote. Selalu menikmati duduk di sebelahmu di ruang ganti temanku." tulis Siem de Jong via Twitter.

Klub Newcastle yang pernah dibela pemain Pantai Gading ini selama enam setengah musim juga turut menyampaikan belasungkawa.


"Kami tidak akan pernah melupakanmu, Cheick," tulis akun Twitter resmi Newcastle di bawah cuplikan gol tendangan voli Tiote ke gawang Arsenal pada 2011.


Mantan Gelandang Newcastle Meninggal Saat Latihan


Kabar duka datang dari lapangan hijau. Pemain internasional Pantai Gading Cheick Tiote wafat setelah ambruk saat berlatih dengan klub Beijing Enterprises, Senin (5/6). Ia diduga terkena serangan jantung. Berpulangnya pemain Muslim ini dikonfirmasi pihak klub.

Beijing Enterprises--juga dikenal dengan nama Beijing BG-- mengatakan mantan gelandang Newcastle tersebut meninggal sekitar satu jam setelah kehilangan kesadaran dalam latihan.

"Sekitar pukul 6 petang, 5 Juni 2017, saat tim menjalani sesi latihan reguler, pemain asing kami dari Pantai Gading, Cheik Tiote, pingsan tanpa ada peringatan," kata pernyataan tim dikutip dari ESPN. 

"Klub segera mengirimnya ke rumah sakit, namun semua tindakan kebangunan rohani terbukti tidak efektif. Tiote meninggal dunia pada pukul 7 malam. Klub telah menghubungi keluarganya.

Beijing Enterprises menyatakan, sejak bergabung dengan klub pada 5 Februari 2017, pemain bernama lengkap Cheick Ismael Tiote telah berkontribusi secara signifikan. Keterampilan sepak bola dan profesionalismenya sangat dihargai dan dipuji oleh klub, pelatih dan rekan setimnya. 

"Dengan ini, klub sepakbola Beijing BG mengungkapkan kesedihan kami yang terdalam setelah meninggalnya Tiote," lanjut pernyataan tersebut.

Tiote pindah ke Cina pada Februari 2017 setelah menandatangani kontrak dengan klub divisi dua dari Newcastle. Sang gelandang bertahan menghabiskan enam setengah musim di Tyneside, membuat lebih dari 150 penampilan saat bermain di Liga Primer dan Divisi Championshi.

Sebelumnya, pemain berusia 30 tahun ini membela Anderlecht di Belgia dan klub Belanda Twente. Mantan rekan timnya menyampaikan belasungkawa melalui media sosial saat kabar kematiannya menyebar.



Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !



Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top