'ITU FITNAH !' Dirut PLN Ancam Proses Hukum Penyebar Informasi Tarif Listrik Naik

Baca Juga 


 Yes  Muslim  - Rasa kesal dirasakan oleh Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara, Sofyan Basir yang disebut telah menaikkan tarif dasar listrik (TDL). Akibatnya, langkah hukum akan ditempuh bagi pihak yang menyebarkan informasi ini.







Dilansir Viva, Sofyan menegaskan tidak ada kenaikan. Yang dilakukan adalah mencabut subsidi pengguna 900 watt karena dianggap tidak tepat sasaran. Sebab menurutnya, banyak pengguna 900 watt adalah orang yang mampu, seperti pengusaha kos-kosan, tetapi justru menikmati subsidi.
Sehingga, lanjut Sofyan, subisidi dialihkan ke pengguna 450 watt yang menurutnya merupakan golongan miskin yang layak mendapat subsidi dari pemerintah. Namun ia merasa aneh, justru yang berkembang terutama di media sosial, kalau TDL yang dinaikkan.

“Itu sesuatu yang aneh sekali menurut saya isu di medsos ini. Ini mendiskreditkan. Pada saatnya mungkin kami akan ke ranah hukum,” kata Sofyan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu 14 Juni 2017.
Sofyan menilai, kabar kenaikan TDL yang diembuskan adalah fitnah. Apalagi pencabutan subsidi ini, menurutnya, sudah melalui persetujuan dengan DPR. Maka dari itu, lanjut Sofyan, institusinya perlu menempuh langkah hukum.
“Kami akan ke ranah hukum, minta bantuan dari aparat hukum untuk meneliti ini. Karena takut ada unsur kesengajaan kan,” katanya.

http://nasional.news.viva.co.id/news/read/926148-dirut-pln-ancam-proses-hukum-penyebar-informasi-listrik-naik



Dirut PLN: Tarif Dasar Listrik Naik, Itu Fitnah

"Tidak ada kenaikkan TDL (Tarif Dasar Listrik)," kata Sofyan.

Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Sofyan Basir, membantah adanya kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Yang terjadi adalah, pengalihan subsidi terhadap pemakai 900 daya watt ke 450 watt.
Dengan pengalihan subsidi dari 900 watt, maka masyarakat miskin yang menggunakan listrik 450 watt bertambah dari 15,5 juta menjadi lebih dari 21 juta pengguna.
"Itu oleh pemerintah, harus izin DPR, jadi tidak ada kenaikan TDL. Yang kemarin diputuskan tahun lalu itu adalah 900 watt yang subsidinya tidak dilaksanakan lagi, karena memang fakta mengatakan yang 900 watt ini mereka mampu. Tapi subsidinya lebih besar dari orang miskin yang 450 watt," kata Sofyan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu 14 Juni 2017.
Penyesuaian tarif terutama setelah 900 watt dicabut subsidinya, kata Sofyan, adalah kebijakan pemerintah atas keputusan bersama dengan DPR. Kebijakan itu juga dilakukan setelah melihat kondisi di lapangan dimana pengguna 900 watt tidak tepat diberi subsidi.
"Makanya saya betul-betul sampai hari ini tidak paham dan tidak mengerti mengapa semua pihak mengatakan TDL naik. Padahal kami tidak pernah menaikkan. Jadi, menurut saya hanya isu, mohon maaf, lebih ke arah mendiskreditkan, fitnah, baik untuk PLN maupun pemerintah," kata Sofyan.
Sebelumnya, PLN menyatakan bakal melakukan penyesuaian tarif bagi pelanggan 900 VA non subsidi pada Juli 2017. Sebagaimana diketahui, pengguna listrik 900 VA nonsubsidi akan masuk daftar golongan yang dikenakan penyesuaian secara berkala.
Direktur Keuangan PLN Sarwono Sudarto mengatakan, ada kemungkinan kenaikan tarif listrik bagi pelanggan 900 VA nonsubsidi. Kemungkinan turun pun disebut ada, jika inflasi turun, nilai tukar rupiah menguat, dan adanya penurunan harga minyak mentah.
"Juli tarif adjustment bagi mereka yang tidak berhak mendapatkan subsidi (900 VA), tapi kalau mereka yang subsidi tetap dikasih (subsidi)," kata Sarwono saat berbincang dengan VIVA.co.id, Senin malam, 12 Juni 2017.

Sarwono mengaku enggan memakai istilah pencabutan subsidi. Sebab, subsidi itu sebetulnya akan dialihkan kepada masyarakat yang lebih berhak alias tepat sasaran. Dia pun menyebut keuangan PLN lebih bagus setelah adanya program subsidi tepat sasaran tersebut.


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !



Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top