Follow by Email

WASPADA ! Inilah TEKNIK PEMBUSUKAN KARAKTER AMIEN RAIS

close
Daftar Artikel Terbaru




  Yes  Muslim  - 1. Teknik pembusukan karakter adalah penggiringan opini seolah Amien Rais terima uang 600 juta dari korupsi. Faktanya: Amien Rais trima dari Soetrisno Bachir Foundation (SBF).

2. Amien Rais menerima transferan dari rekening atasnama Yurida Adiani sekretaris Soetrisno Bachir Foundation. Pembusukan karakter.

3. Begitu hebat dan luar biasanya, gorengan media yg langsung menggiring bahwa Amien Rais menerima uang korupsi. Ditambah bumbu bumbu dari KPK.

4. Fakta dan buktinya adalah yg mnerima transferan dari PT Mitra Media (kasus ALKES) adalah yayasan milik Soetrisno Bachir. Mengapa digiring ke nama Amien Rais?

5. Amien Rais adalah pihak ke-tiga yg tdk tahu menahu asal uang 600 juta yg dia terima dari SBF. Mengapa arahnya bukan ke SBF? Tapi ke Amien Rais?

6. Yang penting dan utama, busukkan dulu, tuduhkan dulu soal benar atau tidak urusan belakangan. Teknik pembusukan ala KPK lewat media.

7. Mengapa KPK tidak memberikan penjelasannya karena data persidangan sudah jelas. Bukan justru membiarkan, opini berkembang. Pembusukan karakter.

8. Ini soal nama baik seseorang, yg langsung digiring opini korup Karena dikatakan menerima aliran dana. Yang menerima itu SBF bukan Amien Rais.

9. Aksi pembiaran KPK hingga opini berkembang liar di masyarakat bisa mjadi bukti ada upaya pembusukan karakter. Padahal KPK sangat mengetahui.

10. Ketika semua urusan pokok ada di pihak SBF lalu mengapa penggiringan opini langsung diarahkan ke Amien Rais? Kecuali ada agenda pembusukan.

11. Bahkan Soetrisno Bachir sudah akui, bahwa Amien Rais tidak ada urusan alias tidak tahu menahu soal 600 jt tersebut.

12. Yang menjadi catatan, pihak SBF sudah beritahukan dan jelaskan semua kepada KPK. Lalu mengapa KPK seolah membiarkan opini pembusukan terjadi?

13. Satu hari ini, hampir semua media menggiring opini Amien Rais korup karena menerima dana korupsi. Dan KPK membiarkan itu terjadi.

14. KPK justru memberi bumbu drama dengan berita "Pimpinan KPK tidak mau menerima kedatangan Amien Rais". Penggiringan untuk pembusukan.

Pimpinan KPK Tolak Pertemuan dengan Amien Rais
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20170602120755-12-218848/pimpinan-kpk-tolak-pertemuan-dengan-amien-rais/


15. Alasan KPK adalah KPK tidak mau bertemu dengan pihak yang berperkara. Amien Rais berperkara apa? Teknik Penggiringan.

16. Padahal dulu, jubir KPK Johan Budi dan deputi penindakan Ade Rahardja melakukan pertemuan dengan Nazzarudin diam-diam. Tolak lupa sejarah.

Johan Budi dan Ade Rahardja Pernah Bertemu Nazaruddin
http://www.tribunnews.com/nasional/2011/07/26/johan-dan-ade-sempat-bertemu-nazaruddin


17. Kembali lagi, luar biasa dan hebat penggiringan opini busuk kpd Amien Rais. Semua fakta kebenaran ditutupi oleh penggiringan yg dilakukan.

18. Yg penting dan utama adalah semua kepala di republik ini berpikir Amien Rais korup. Salah satu tokoh aksi bela Islam terjerat kasus korup.

19. Memang hebat, strategi proxy war yang sedang terjadi. Semua proxy yang ada termasuk lembaga dan badan yang ada di negara ikutan berperan.

20. Tinggal kini, ibu Pertiwi menangisi apa yg kini sdg terjadi Anak negeri saling kelahi Sementara kondisi negeri makin terlilit utang diri.

(dari twit @Ronin1948)



Dibidik Kasus Kejadian 10 Tahun Lalu, Ini Tanggapan Lengkap Amien Rais



Pak Amien Rais bicara:

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Terima kasih atas kedatangan saudara-saudara para wartawan yang saya hormati.

Kasus aliran dana dari Yayasan Soetrisno Bachir sejumlah 600 juta rupiah antara 15 Januari 2007 sampai 13 Agustus 2007, seperti dikatakan jaksa Ali Fikri di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu 31/05/2017, yang dikirim ke rekening saya, langsung saya follow-up dengan menanyakan pada sekretaris saya tentang kebenarannya, berdasarkan rekening bank yang saya miliki. Karena itu terjadi sudah 10 tahun lalu, saya segera merefresh memori saya.

Pada waktu itu Soetrisno Bachir mengatakan akan memberikan bantuan keuangan untuk tugas operasional saya untuk semua kegiatan, sehingga tidak membebani pihak lain.

Persahabatan saya dengan Soetrisno Bachir sudah terjalin lama sebelum PAN lahir pada 1998. Seingat saya, sebagai entrepreneur sukses waktu itu, dia selalu memberi bantuan pada berbagai kegiatan saya, baik kegiatan sosial maupun keagamaan.

Mas Tris adalah tokoh yang sangat baik dan dermawan, sering membantu banyak pihak. Bahkan siapa saja yang mendapat bantuan dana dari SB, saya tidak tahu. Saya pernah menanyakan pada SB, mengapa Anda membantu berbagai kegiatan saya. Jawabnya: “Saya disuruh Ibunda saya untuk membantu Anda”. Jadi ketika dia menawarkan bantuan tiap bulan buat kegiatan operasional saya, saya anggap sebagai hal wajar.

Nah, kalau kejadian sepuluh tahun lalu kini diungkap dengan bumbu-bumbu dramatisasi di media massa dan sosial, tentu akan saya hadapi dengan jujur, tegas, apa adanya.

Di tahun 2007, saya sudah 3 tahun tidak lagi menjadi pejabat (waktu itu Ketua MPR). Namun rupanya bantuan SB untuk kegiatan operasional saya yang berlangsung selama 6 bulan itu pada tahun 2007 itu kini menjadi salah satu topik berita yang sangat menarik dan harus saya ikuti secara tegas dan berani.

Karena itu pada Senin (5/6/2017) mendatang saya akan berkunjung ke Kantor KPK, untuk menjelaskan duduk persoalannya, sebelum saya berangakat umroh pada 8 Juni ini.

Kalau saya dipanggil KPK padahal saya masih umroh, saya khawatir dianggap lari dari tanggung jawab.

Sekian dulu, sampai ketemu lagi insya Allah di kantor KPK besok Senin, 5 Juni 2017.

Wassalamualaikum Wr Wb

(M. Amien Rais)

Selengkapnya Video konpers Amien Rais pada Jumat (2/6/2017):





Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !



» WASPADA ! Inilah TEKNIK PEMBUSUKAN KARAKTER AMIEN RAIS

KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Lainnya 

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top