Diperintah Presiden Tuntaskan Kasus Novel, Kapolri Ngaku Susah

Baca Juga 

Diperintah Presiden Tuntaskan Kasus Novel, Kapolri Ngaku Susah
 



Jakarta, Kabarsatu --Kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan belum menemukan titik terang. Meski sudah lebih puluhan saksi dan barang bukti diperiksa, penyidik belum bisa menyimpulkan siapa pelakunya.

Atas kondisi itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian terus diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera menuntaskan kasus tersebut.

"Dituntaskan sesegera mungkin, itu perintah beliau (Presiden). Tapi tadi kami sudah sampaikan langkah-langkah yang kami lakukan, prinsip kami agar sesegera mungkin, tapi kadang ada kendala-kendala di lapangan," kata dia di Istana Negara, Jakarta, Senin (31/7).

Salah satu kendalanya sidik jari.

 "Jadi kebetulan tidak ada ditemukan di lokasi, baik di botol maupun di gelas yang ada," kata Tito.

Hal ini yang masih terus diusahakan oleh penyidik.

 "Karena pada saat akan di-sweep menggunakan serbuk, di situ masih basah sehingga sidik jarinya jadi hilang dan serbuknya tidak bisa membaca sidik jarinya," tutur dia.[jawapos/fatur]

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top