HTI: Jangan Salahkan Masyarakat Kalau Rezim ini Dianggap Anti-Islam

Baca Juga 


HTI: Jangan Salahkan Masyarakat Kalau Rezim ini Dianggap Anti-Islam
 

"Jangan salahkan masyarakat kalau nanti rezim ini dianggap anti-Islam."
Umatuna.com - Setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) meneken Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) Nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), permasalah tidak selesai.

Adanya Perppu tersebut justru menimbulkan persoalan baru. Sebab lahirnya Perppu itu selalu dikait-kaitkan dengan pembubaran Ormas bernafaskan Islam, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang dicap anti dengan ideologi negara, yaitu Pancasila.

Jurubicara HTI, Ismail Yusanto ‎mengaku, setelah lahirnya Perppu 2/2017 itu, sejumlah anggota HTI di setiap daerah mendapatkan persekusi dari masyarakat.

"Salah satunya Ustaz Felix S‎iauw dihambat dan dilarang, beberapa anggota (HTI) juga," kata Ismai, di Jakarta, Minggu (16/7)

Karena negera ini memiliki hukum, maka pihaknya akan melaporkan tindakan persekusi yang dialami anggotanya ke kepolisian.

Namun, dirinya merasa hal itu akan sia-sia. Sebab, kata dia, ada pengusa yang bermain di balik ini semua.

"HTI melihat itu juga percuma, karena sudah kekuasaan yang bermain," ucapnya.

"Jangan salahkan masyarakat kalau nanti rezim ini dianggap anti-Islam." Sumber: Rmol

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 



KOTAK KOMENTAR



" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top