HTI Resmi Dibubarkan Pemerintah Hari Ini, Aktivis: "Selamat Datang Orde Baru"

Baca Juga 


HTI Resmi Dibubarkan Pemerintah Hari Ini, Aktivis: "Selamat Datang Orde Baru"
 


HTI Resmi Dibubarkan Pemerintah Hari Ini, Aktivis: "Selamat Datang Orde Baru"

Opini Bangsa - Kementerian Hukum dan HAM mencabut status badan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mulai tanggal 19 Juli 2017.

Pengumuman pencabutan status hukum HTI tersebut dibacakan oleh Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham, Freddy Harris di Kantor Dirjen Imigrasi di Jalan Rasuna Said Kavling 6 - 7, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/7/2017).

Sebelumnya, HTI tercatat di Kemenkumham sebagai Badan Hukum Perkumpulan dengan nomor registrasi AHU-00282.60.10.2014 pada 2 Juli 2014. Adapun HTI pada saat mengajukan permohonan Badan Hukum Perkumpulan melakukan secara elektronik (melalui websiteahu.go.id-red).

Lebih lanjut, kini dengan adanya pencabutan SK Badan Hukum HTI maka ormas tersebut dinyatakan bubar sesuai dengan Perppu No 2 Tahun 2017 Pasal 80A.

Menurutnya jika ada pihak-pihak yang berkeberatan dengan keputusan ini dipersilahkan untuk mengambil upaya hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. "Silahkan mengambil jalur hukum," kata Freddy Harris.


***

Pembubaran HTI ini ditanggapi aktivis dengan ucapan "Selamatt Datang, Orde Baru".

"Selamat datang, Orde Baru. Ada UU Ormas, tapi tidak berani membawa bukti hukum ke pengadilan, lalu memilih membredel.

Yang mau berpesta dan bersuka cita, silakan. Karena kebodohan memang layak dirayakan, sambil menunggu giliran,"

ujar Dandhy Dwi Laksono di akun fb-nya (19/7/2017) membagi tautan berita dari kantor berita Antara terkait pembubaran HTI.

Mantan aktivis Reformasi Andi Arief ikut memprotes pembubaran paksa HTI.

"Orang berkumpul, punya mimpi bareng mengelola negara agar lebih baik, dengan Cara baik-baik memperjuangkannya, koq dibubarkan," ujar Andi Arief di akun twitternya.

"Resmi: HTI dibubarkan oleh Perppu. Resmi: Jokowi Presiden Otoriter paska reformasi 1998. Memberangus kebebasan berserikat tanpa pengadilan," kata politisi Demokrat Rachland Nashidik (@ranabaja).

"Ekonomi dlm keadaan genting..

Yg jd kambing hitamnya telegram & HTI :)" komen akun @ssirah.

Orang berkumpul, punya mimpi bareng mengelola negara agar labih baik, dengan Cara baik-baik memperjuangkannya, koq dibubarkan.
— Andi Arief (@_andiarief_) 19 Juli 2017


Ekonomi dlm keadaan genting..

Yg jd kambing hitamnya telegram & HTI :) pic.twitter.com/RR0SZPehum

— AWASsantriOPLOSAN✌☝✌ (@ssirah) 19 Juli 2017


Resmi: HTI dibubarkan oleh Perppu. Resmi: Jokowi Presiden Otoriter paska reformasi 1998. Memberangus kebebasan berserikat tanpa pengadilan.
— Rachland Nashidik (@ranabaja) 19 Juli 2017


Tidak berontak utk makar, tdk buat gaduh, tdk timbulkan korban spt PKI tp dibubarkan. Karena TIDAK dukung Jokowi . https://t.co/mwVsZVPaoi
— Muhammad W. Abbas (@mw_abbas) 19 Juli 2017


Diktator baru muncul di asia tenggara wujud keledai prilaku singa
— Rizal Ananta 🇮🇩 (@anantarizal62) 19 Juli 2017

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top