Narkoba Makin Merajalela, Petugas Dapat Tangkapan Besar Lagi

Baca Juga 


Narkoba Makin Merajalela, Petugas Dapat Tangkapan Besar Lagi
 

Umatuna.com, PONTIANAK - Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat menggagalkan penyelundupan lima kilogram sabu-sabu di Pontianak, Selasa (18/7).

Petugas BNNP yang bekerja sama dengan Polda Kalbar dan TNI menangkap dua tersangka, yakni Iwan Pemda dan Mahdi.

Sedangkan barang bukti yang berhasil disita merupakan sabu-sabu dari Malaysia.

"Kami tidak tahu lewat mana. Apakah lewat Aruk (border Sambas) seperti minggu lalu atau lewat Jagoi (Jagoi Babang, border Bengkayang), kami masih belum tahu," tutur Kepala Kepala BNNP Kalbar Nasrullah, Selasa (18/7) siang.

Dia menambahkan, awalnya, Iwan yang mengendarai mobil Daihatsu Ayla bernomor polisi KB 1660 CH menepikan mobilnya di pinggir jalan.

Tidak lama berselang, Mahdi (HM) yang menaiki Yamaha Mio KB 6149 HN datang dan mendekati IW.

"Dari dalam mobil tersebut, IW langsung menyerahkan paket narkotika jenis sabu-sabu yang dibungkus dengan menggunakan kantong plastik warna hitam," terang Nasrullah.

Setelah cukup lama mengintai, petugas BNNP Kalbar langsung bergerak.

Petugas langsung menangkap HM yang saat itu masih berada di atas motor. Petugas lain mengadang IW.

Namun, IW malah menabrakkan mobilnya ke kendaraan petugas.

Nasrulah menyebut IW melakukan perlawanan terhadap petugas. IW akhirnya ditembak.

"Tersangka saat ini hanya satu yang bisa kami bawa. Sebab, yang satunya sedang dirawat di rumah sakit," tuturnya.

Di motor milik HM ditemukan sabu-sabu yang masih digantung.

Jumlahnya sepuluh paket yang dikemas dalam klip plastik transparan, masing-masing seberat 50 gram dengan total bruto 500 gram.

Penggeledahan kemudian dilakukan dalam mobil IW. Hasilnya, petugas menemukan delapan paket sabu-sabu yang juga dikemas dalam klip plastik transparan.

Masing-masing seberat 100 gram dengan total bruto  800 gram.

BNNP Kalbar melakukan pengembangan hingga ke kediaman IW.

Di dalam salah satu kamar ditemukan paket Narkotika yang disimpan di dalam tas.

"Yang dimasukkan ke dalam kardus air mineral dan disimpan di samping lemari pakaian sebanyak tiga paket dengan berat masing-masing 1.000 gram dan empat klip plastik transparan yang berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan total berat bruto 700 gram," papar Nasrullah.

Barang tersebut, sambung Nasrullah, berasal dari Malaysia.

"Untuk jaringan ini diduga berkaitan dengan jaringan yang sebelumnya datang dari Malaysia langsung dibawa ke wilayah kita. Namun, tersangka dan yang bersangkutan (kurir dari Malaysia) memang tidak bertemu langsung," bebernya. Sumber: Jpnn

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top