Perppu Ormas & Penggelontoran Dana ke NU Akhiri Upaya Rezim Jokowi Rangkul Islam Modernis

Baca Juga 


Perppu Ormas & Penggelontoran Dana ke NU Akhiri Upaya Rezim Jokowi Rangkul Islam Modernis
 


Perppu Ormas & Penggelontoran Dana ke NU Akhiri Upaya Rezim Jokowi Rangkul Islam Modernis

Opini Bangsa - Perppu 2/2017 tentang Pembubaran Ormas serta pemblokiran layanan medsos khususnya Telegram, telah memperlihatkan Pemerintahan Joko Widodo anti dialog dengan rakyat.

Kesimpulan itu disampaikan Direktur Eksekutif Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan (18/07). "Perppu Ormas dan pemblokiran medsos nyata-nyata sebagai alat penguasa untuk memaksa rakyatnya patuh pada negara," kata Syahganda.

Menurut Syahganda, Perppu Ormas dan pemblokiran medsos telah menghentikan upaya rezim untuk merangkul kelompok Islam tertentu dalam barisan Jokowi.

Dalam hal ini, Syahganda juga menyoroti kebijakan Pemerintahan Jokowi yang mencoba merangkul Nahdlatul Ulama, tetapi mengabaikan ormas lainnya.

"Jokowi menggelontorkan dana bantuan kepada pendukungnya, seperti NU, dana yang cukup besar, triliunan. (Uang ini disalurkan Menkeu sebesar Rp 1,5 Triliun pada februari 2017). Di samping janjinya untuk membagi-bagikan tanah land reform," beber Syahganda.

Mantan aktivis ITB ini mengingatkan, membagi uang bantuan dalam jumlah yang sangat besar, kepada kelompok sosial tertentu, dalam teori kebijakan sosial biasanya dimaknai sebagai upaya "politik dukung mendukung". Yang apabila kelompok masyarakat lainnya tidak terima, akan menyebabkan kecemburuan sosial dan hilangnya dukungan politik dari kelompok yang tidak terima.

"Jika kecemburuan sosial hanya terjadi pada kelompok Islam modernis, maka hal itu mungkin sudah diantisipasi sebagai konsekwensi dari 'perang' berkelanjutan dengan Jokowi," ungkap Syahganda. [opinibangsa.id / ito]

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top