Aneh Tiba-tiba Kasus Beras “Manyuss” Batal Tayang di ILC Alasan “Kasus Selesai”, APPN: Apakah Media Dibungkam?

Baca Juga 


Aneh Tiba-tiba Kasus Beras "Manyuss" Batal Tayang di ILC Alasan "Kasus Selesai", APPN: Apakah Media Dibungkam?
 



Jakarta, Kabarsatu --Ketua Asosiasi Produsen Padi Nasional (APPN), Cuncun Wijaya yang seharusnya  menjadi nara sumber dalam acara lawas di Indonesia Lawyer Club (ILC) di stasiun Televesi swasta  nasional TV One malam ini (01/08/2017) mengaku kecewa.

Pasalnya tiba-tiba acara tersebut batal tayang di ILC malam ini.Seharusnya ILC malam ini  akan membahas topik hangat nan kontrovesial soal Beras "Makyuss " pasca penggerebekan pabrik beras PT IBU  oleh tim gabungan polri dan kementan tersebut.

Cuncun Wijaya mengaku sangat kecewa karena tiba-tiba topik beras tidak jadi dan diganti.

"Apakah Karni Ilyas dibungkam supaya tidak menyuarakan perjuangan petani Indonesia? Mohon bantuan untuk menyebar berita ini dan mentweeter pak Karni atas kekecewaan petani Indonesia," ungkap Cuncun Wijaya melalui akun facebooknya, Senin (31/7).

Cuncun juga mempostingkan screnshot percakapannya via WA dengan pihak penyelenggara acara ILC di TV One yang membatalkan pembahasan topik Beras secara mendadak.

Melalui  percakapannya via WA dengan pihak penyelenggara ILC disampaikan alasan topik beras gagal tanyang  di acara ILC dikarena kasus beras Manyus dianggap sudah selesai dan kasusnnya sudah ditutup.

Berikut percakapan Cuncun dengan pihak ILC terhadap pembatalan topik beras Manyuss.

TVOne: Pak Cuncun, mohon maaf sekali pak. ILC terpaksa ganti tema. jadi kita tidak jadi mengangkat kasus Beras, karena dianggap kasus itu sudah selesai.

Cuncun: Bagaimana dianggap selesai? Apa sekarang mass media kaga berani menyuarakan suara rakyat.

Kasus penggerebekan pabrik beras PT IBU "Maknyuss" dinilai memang banyak terdapat keanehan serta kejanggalan didalamnya. Seperti pernyataan Kapolri soal Kerugian Negara Ratusan Triliun oleh PT IBU yang dianggap lucu oleh masyarakat. tuduhan beras oplosan yang akhirnya diralat sendiri oleh kementan dan Polri dengan menegaskan PT IBU tidak melakukan beras Oplosan, hingga dipersoalkanya pembelian gabah dengan harga mahal kepada petani oleh PT IBU.Bukankah itu yang diharapkan oleh petani ?.Petani malah diuntungkan dengan pembeli harga gabah lebih tinggi.

Ketika kasus sudah menjadi konsumsi publik dan menghebohkan ini mau kupas secara terang benderang dan transparan ke ruang publik, malah media seperti sengaja dibungkam oleh pihak-pihak tertentu.

Ada apa dibalik kasus beras Manyuss.?

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top