Melihat Jepang yang Kian Ramah Muslim

Baca Juga 



  Yes  Muslim  -  Penjelajahan tim Jazirah Islam di Jepang belum berakhir. Saat di Tokyo, kami bertemu dengan seorang muslimah inspiratif asli Jepang, Aufa namanya.

Menjadi seorang model, sekaligus konsultan fashion di salah satu brand terkenal di Jepang, Aufa sudah sangat akrab dengan style harajuku. Selain nama tempat, Harajuku menjadi istilah dari style berpakaian anak muda di Jepang.

Harajuku menjadi pusat berkumpulnya anak muda di Jepang. Di sini, kita bisa melihat berbagai gaya berpakaian mereka yang unik. Bahkan ada yang melakukan cosplay, atau berdandan ala tokoh komik.

Menurut Aufa, muslim juga bisa bergaya ala anak muda Jepang. Karena itu, ia memadukan gaya harajuku yang sesuai untuk muslimah.




Dari Tokyo, perjalanan kami berlanjut ke Yokohama. Kota ini juga menjadi destinasi yang menarik. Terletak di selatan Tokyo, Yokohama bisa ditempuh dalam waktu 30 menit dengan kereta.

Kedatangan tim Jazirah Islam kali ini tidak sekadar jalan-jalan, namun berjumpa dengan Nana Darweesh. Seorang muslimah Jepang keturunan Irak yang merupakan vlogger dan blogger yang aktif di dunia kecantikan.

Nana adalah seorang wanita yang terlahir sebagai muslim. Ayahnya berdarah Jepang, sedangkan ibunya berasal dari Irak. Lahir di Jepang sebagai muslim, tidak mudah bagi Nana.




"Ketika saya kecil, toko halal itu hampir tidak ada. Dan lagi, dulu muslim di sini lebih sedikit. Jadi saat Ramadan saya merasa kesepian, karena tidak ada orang yang puasa. Saat lebaran juga tidak ada acara kumpul dengan keluarga. Itulah yang membuat sulit," tutur Nana. 

Mendengar cerita Nana, kita yang tinggal di Indonesia patut merasa beruntung. Segala kemudahan senantiasa kita dapatkan. Kemeriahan Ramadan dan Idul Fitri, menjadi tradisi tersendiri setiap tahunnya.

Di umurnya yang menginjak angka 40, Nana semakin sibuk dengan bisnisnya. Selain vlogger dan hijab stylist, Nana juga mengelola website khusus muslim.

Nana membuat website tersebut awalnya ingin menjual hijab, karena tidak ada toko hijab sama sekali. Dia paham bahwa membuka toko juga tidak mudah. Namun masalahnya, Nana sudah mencari secara online pun tidak ada penjual hijab di Jepang saat itu. 





Kemudian dia mencoba membeli impor dari luar negeri. Tapi, ongkos kirimnya mahal sekali. Berangkat dari kesulitan tersebut, Nana berpikir untuk menjual hijab. 

"Lalu ketika toko online saya buka, saya di wawancara oleh salah satu media halal Jepang. Orang itu bertanya kepada saya, bagaiman jika dia ingin tidak ingin belanja hijab, tapi lebih ke kosmetik halal secara online. Akhirnya saya membantunya mengelola websitenya. Jadi sekarang saya mengurus brand sendiri, dan mengurus website ini," paparnya. 

Sebagai seorang pengusaha dalam bidang kecantikan, Nana sangat mengerti keinginan muslimah Jepang. Selain memproduksi turban, Nana juga memproduksi pewarna kuku, khusus untuk muslimah. Jadi muslimah bisa menggunakannya untuk mempercantik kuku sehari-hari, tanpa khawatir salatnya tidak sah.





Keberadaan musala mulai umum ditemukan di Jepang. Foto: Daeng Nico/ Jazirah Islam TRANS 7


"Ini tidak menggunakan bahan hewani, minyak hewani, alkohol juga tidak ada. Jadi, walaupun menggunakan ini tetap bisa wudu. Karena airnya tetap terserap, bahkan warnanya akan semakin cantik. Jadi walaupun memakai pewarna kuku tetap bisa sholat," sebutnya.

Alhamdulillah. Jepang semakin hari semakin ramah terhadap muslim. Ini bisa kita lihat dari maraknya wisata halal, juga semangat yang dilakukan warga Jepang untuk membuat nyaman para muslim yang datang.




Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 



Sajikan Info Unik, Menarik dan Populer
--------------------------------------------------------------
" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Baca Artikel Menarik Lainnya 



Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top