Ini Bahaya Akibat Nasi Terlalu Lama Dipanaskan, BISA BERACUN ?

Baca Juga 

  Yes  Muslim  - NASI sudah menjadi makanan pokok rakyat Indonesia. Sumber karbohidrat ini memang diperlukan tubuh sebagai zat tenaga. Namun jangan salah, nasi juga bisa memberikan dampak berbahaya bagi tubuh.

Bagi Anda yang biasa menghangatkan nasi di magicom atau penghangat nasi perlu waspada. Pasalnya nasi yang dipanaskan lebih dari 12 jam bisa berubah menjadi racun.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr Ari Fahrial Syam berpendapat “Nasi sisa yang tidak habis dan kembali dipanaskan mengandung kolesterol jahat dan memiliki kalori tinggi. Sehingga dapat memicu risiko tekanan darah meningkat dan penyakit jantung,” katanya.

Penjelasan lain datang dari pakar gizi, Jansen Ongko, MSc, RD. Dia mengatakan nasi yang sudah dimasak dan berada dalam alat pemanas selama lebih dari 12 jam bisa sangat berbahaya bagi penderita diabetes.




Pasalnya, kandungan IG (Indeks Glikemik) yang lebih tinggi akan membuat kadar gula darah penderita diabetes menjadi naik drastis.

Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, hal semacam ini biasa terjadi. Karena itu, sebaiknya Anda memasak nasi sebelum berbuka atau menjelang sahur.

Yang pasti, kelayakan dari nasi yang akan dimakan juga bisa kita tentukan sendiri. Yakni bisa dilihat dari bau, tekstur, sampai warna nasi yang telah mengalami perubahan. []

SUMBER: HALALLIFESTYLE


Makan Nasi yang Dihangatkan Bisa Beracun?


Sebuah pesan singkat kembali menjadi pembicaraan di media sosial. Dalam keterangan tersebut disebutkan kalau mengonsumsi nasi dari Magic Com bisa membahayakan kesehatan.

Berikut isi pesan tersebut:
Hari ini saya cukup Shock !!! Bagaimana tidak, karena ternyata kebiasaan yang selama ini saya anggap sepele, merupakan perbuatan berbahaya untuk anak anak saya. Istilahnya, saya sayang anak tapi saya pula yang setiap hari memberi anak racun. Dengan info ini, Saya sangat berterima kasih pada sekolah Zara (anak saya yang masih TK). Karena mau mendatangkan seorang konsultan kesehatan untuk kami para orang tua dengarkan. Pak Anto dari Lembaga Konsultan Kanker Indonesia adalah pembicaranya.
Ia sempat menjelaskan bedanya Myom, Tumor, Kista dan Kanker. Tapi soal ini tampaknya bisa di search di Google ya. Saya diartikel ini hanya ingin menceritakan ulang penjelasan Pak Anto yang membuat saya shock.
BAHAYA NASI DARI MAGIC COM
Ini adalah fakta pertama yang membuat saya shock. Tapi syukurlah kalimat tersebut hanya kalimat pembuka Pak Anto saja. Karena nyatanya nasi dari magic com boleh dimakan. Namun dengan syarat, tidak boleh lebih dari 12 jam di dalam magic com dengan kondisi terus terusan dihangatkan.
“Karena nasi yang terus dihangatkan dalam magic com, saat lebih dari 12 jam ia akan berubah menjadi racun”, kata Pak Anto memperingatkan. Sehingga ketika memasak nasi dan sudah matang , ia menyarankan untuk mengeluarkan nasi tersebut dari magic com dan dipindahkan saja di tempat nasi.
Ia melanjutkan, “Nasi yang baik adalah nasi yang dimakan saat sudah dingin, bukan nasi hangat. Karena nasi dingin memiliki kadar gula yang lebih rendah.”. Inilah mengapa sekarang banyak anak menderita diabetes. Karena mereka terbiasa makan nasi hangat dari magic com. Beda dengan orang zaman dahulu yang dimasak di langseng kemudian jika sudah matang akan di letakkan di tempat nasi. Dengan demikian nasi tidak terus menerus dihangatkan.
Saya ??? Wooww, saya dan keluarga sering makan di luar. Jadi kadang masak nasi tapi ngga ada yang makan, so magic com jalan teruuus. Besoknya kadang nasi baru terjamah. Hm … yang jelas saya sering sekali meletakkan nasi di magic com lebih dari 12 jam. Sekarang,… sejak ditatar Pak Anto, saya mulai melakukan : usai habis matang, magic com langsung saya matikan dan nasi saya dinginkan.
Menanggapi hal tersebut, staf Divisi Metabolik Endokrin Departemen Fakultas Kedokteran Unversitas Indonesia (FKUI), Dr. Em Yunir, mengatakan hal ini belum ada data penelitiannya, sehingga belum diketahui kebenarannya.
“Kalau (nasi) dipanasin apa tidaknya itu relatif ya. Saya tidak terlalu punya datanya, apa benar kalau dipanasin jadi racun?” ujarnya saat dihubungi oleh Health-Liputan6.com, Kamis (20/10/2016).
Hal yang sama pun dikatakan juga pakar gizi klinik dari RS Medistra, Dr. Cindiawaty Pudjiadi, yang menyebut bahwa ia juga belum menemukan penelitian tentang hal ini.
“Mungkin saja sesudah 12 jam tidak ada pemanasnya lagi, sehingga kemungkinan terkontaminasi bakteri bisa saja. Namun saya belum menemukan penelitian tentang hal ini,” ujarnya saat dihubungi di hari yang sama.
Em Yunir mengatakan, berita tersebut kurang bisa dipercaya, karena tidak ada penelitian yang mendasarinya, dan hanya berupa testimoni dari seseorang, sehingga bersifat subjektif.
"Hal ini tidak perlu ditakuti masyarakat. Yang penting dalam mengonsumsi nasi, masyarakat sadar dan menyesuaikan dengan kebutuhannya, sehingga tidak berlebihan," ujarnya.
Ia menambahkan, selama jumlah nasi yang dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan, maka sebenarnya aman saja.


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 



Sajikan Info Unik, Menarik dan Populer
--------------------------------------------------------------
" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Baca Artikel Menarik Lainnya 



Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top