Ramai 'Tol Jokowi', Zara Zettira Unggah Data Jalan Tol dari Tahun 1978 hingga 2014

Baca Juga 




  Yes  Muslim  - Politisi Partai Demokrat, Zara Zettira ZR mengunggah foto daftar jalan tol serta tahun mulai beroperasi, melalui Twitter, Senin (11/6/2018).

Zara mendapatkan informasi tersebut melalui Facebook dengan akun Otrina Yensih.

Dalam daftar, ada 33 jalan tol yang beroperasi yang mulai beroperasi tahun 1978 hingga 2014.

Melalui akun Twitter-nya, Zara Zettira menuliskan bahwa info jalan tol tersebut ia unggah guna menyudahi ‘kebodohan’ klaim-klaim yang sedang banyak diperbincangkan.

“Sekilas Info jalan TOL bagi yang berkenan, dirangkum rekan-rekan wartawan ada yang bisa melengkapi mungkin? Untuk menyudahi kebodohan klaim klaim selama ini,” tulis akun TwitterZarra, @Zarazettirazr.




View image on TwitterView image on Twitter

Sekilas Info jalan TOL bagi yg berkenan, dirangkum rekan2 wartawan ada yg bisa melengkapi mungkin? Untuk menyudahi kebodohan klaim klaim selama ini.


Sebelumnya, sejumlah spanduk ucapan kepada Presiden Joko Widodo terpasang di jalur tol fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi I, dikutip Tribunwow.com dari Kompas.com.







Dari pantauan, Senin (11/6/2018), ada dua spanduk yang sudah terpasang.

Spanduk pertama, bertuliskan kalimat “Terima Kasih Jokowi, Akhirnya Kita Punya Bocimi”.

Tepat di bawah spanduk itu, terdapat tulisan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H yang dibarengi dengan kalimat “Pendukung #2019GantiPresiden, Anda sedang melewati Jalan Tol Pak Jokowi”.

Sementara itu, di seberangnya, ada pula tulisan “Pak Jokowi Datang, Macet Hilang Di Bocimi”.

Spanduk-spanduk “kontroversi” semacam itu memang tengah mewarnai beberapa jalan tol yang dipakai untuk arus mudik Lebaran 2018.

Bahkan, sebelum adanya spanduk “Jalan Tol Pak Jokowi” itu, sempat muncul spanduk ajakan membunyikan klakson sebanyak tiga kali untuk pendukung #2019GantiPresiden.

Project Manager Tol Bocimi seksi I, Arief Lukmansyah, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mencabut spanduk-spanduk tersebut.

Arief menyebut, spanduk yang terpasang di tol fungsional Bocimi itu adalah ilegal.

Sebab, pihaknya tidak mengizinkan siapapun untuk memasang spanduk sampai proses pengerjaan tol rampung.

“Itu ilegal. Di tempat kami (Tol Bocimi) memang sempat ada spanduk itu. Tapi sekarang sudah kita cabut,” ucap Arief, saat dikonfirmasi.

Dia menambahkan, atas kejadian tersebut, pihaknya akan melakukan penyisiran di area-area jalur tol seksi satu itu.

Arief menambahkan, pihaknya juga tidak akan segan untuk menindaklanjuti kasus itu apabila ada informasi tentang pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab.

“Kita safety patrol sambil mengecek seluruh atribut perlengkapan serta rambu-rambu jalan.

Sekaligus spanduk-spanduk ilegal yang tidak ada koordinasi di sekitar jalan tol fungsional Bocimi,” pungkasnya.[www.tribunislam.com







Ramai Spanduk 'Jalan Tol Pak Jokowi', Gerindra: Menyesatkan!


Aksi dari simpatisan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dilakukan saat masa mudik dengan memasang spanduk bertulisan 'Jalan Tol Pak Jokowi'. Gerindra menyebut konten spanduk itu menyesatkan opini publik.

"Spanduk ini bukti bahwa ada opini yang menyesatkan bahwa tol ini kepunyaan Jokowi," kata anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade kepada wartawan, Senin (11/6/2018).

Andre mengatakan aksi tersebut tidak tepat karena pembangunan jalan tol berasal dari pajak rakyat. Dia berharap ada tindakan tegas dari PT Jasa Marga jika spanduk tersebut dipasang di kawasan sekitar jalan tol.

"Padahal tol dibangun memakai uang rakyat, bukan uang Jokowi pribadi. Bahkan masyarakat yang menggunakan tol juga harus bayar," jelas dia.


"Kalau itu di depan gerbang tol dan di dalam tol, seharusnya ditertibkan langsung oleh Jasa Marga," imbuh Andre.

Dia juga menilai pemasangan spanduk ini merupakan wujud kepanikan pemerintah lantaran tak mampu menyaingi gerakan #2019GantiPresiden yang makin viral.

"Spanduk-spanduk yang dipasang ini merupakan bentuk panik 'pihak penguasa' terhadap semakin viralnya #2019GantiPresiden, sehingga mulai memasang spanduk yang isinya opini yang menyesatkan," tutur Andre.

Spanduk 'Jalan Tol Pak Jokowi' memenuhi linimasa media sosial. Tampak spanduk disebar ke berbagai daerah, khususnya jalan tol untuk arus mudik Lebaran.

Spanduk tersebut bertulisan 'Selamat hari raya Idul Fitri 1439 H. Pendukung #2019GantiPresiden, Anda sedang melewati jalan Tol Pak Jokowi'.

Salah satu jalan yang memasang spanduk tersebut diketahui berada di daerah Semarang, Jawa Tengah. Spanduk itu berada di antara spanduk iklan lainnya.[www.tribunislam.com



Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 



Sajikan Info Unik, Menarik dan Populer
--------------------------------------------------------------
" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Baca Artikel Menarik Lainnya 



Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top