5 Fakta Ilmiah Ini Buktikan Dahsyatnya Kekuatan Cinta

Berbicara soal cinta, kalian pasti merasa sudah paling ahli, dan mungkin kalian sudah bisa dibilang sang dokter cinta. Tapi yakin kalian sudah tahu semuanya tentang cinta, lalu apakah kalian sudah tahu betapa besarnya kekuatan cinta?







Cinta itu menyimpan sejuta misteri yang sulit dimengerti. Kadang cinta itu terasa sangat membahagiakan tapi kadang kala cinta itu terasa sangat menyakikan walau tak berdarah. Cinta itu kadang kala bisa membuat seseorang lupa diri, tapi di sisi lain cinta itu bisa membuat seseorang sadar diri.

Cinta bisa membuat hidup seseorang bergairah, tapi cinta juga bisa membuat seseorang jadi ingin mengakhiri hidup. Cinta bisa membuat hati tenang, tapi cinta juga bisa membuat hati gelisah. Kekuatan apakah yang dimiliki cinta? 

Untuk menguak lebih lanjut misteri tentang cinta, simak artikel ini yang mengulas tentang fakta ilmiah yang membuktikan kekuatan tentang cinta.

1. Cinta memiliki efek yang sama dengan narkoba

Cinta memiliki efek yang sama ketika seseorang kecanduan narkoba. Ketika seseorang jatuh cinta, maka otak akan melepaskan dopamin, hormon yang berperan dalam menghasilkan kegembiraan. Lalu hormon adrenalin dan norepinefrin, yang menyebabkan jantung berdebar dan perasaan jadi gelisah.

Perasaan seseorang yang jatuh cinta jika dibandingkan dengan pecandu narkoba nyaris saja sama. Masing-masing dari mereka sama-sama merasakan kegembiraan dan kegelisahaan di dalam hati mereka.

2. Hanya butuh waktu sebentar untuk jatuh cinta

Menurut pandangan ilmiah, tidak perlu waktu lama bagi seseorang untuk mencintai lawan jenisnya. Setidaknya hanya butuh waktu 4 menit saja bagi Anda untuk memutuskan apakah Anda menyukai dia atau tidak. Meskipun Anda belum mengenalnya lebih jauh lagi. Cinta memiliki kekuatan menyambungkan hati antara dua insan.

3. Cinta bisa memberikan rasa sakit yang nyata

Ketika seseorang kehilangan orang yang dicintainya, baik itu karena putus, diselingkuhi, atau cerai, orang bersangkutan bisa merasakan sakit yang nyata di tubuhnya walau tak berdarah sama sekali.

Dalam ilmu medis, kondisi seperti itu disebut Broken Heart Syndrome, tekanan emosional yang begitu mendalam sehingga memicu otak untuk mendistribuskan bahan kimia tertentu yang dapat melemahkan hati, yang pada akhirnya menyebabkan nyeri dada dan sesak napas yang amat dahsyat. Lebih parahnya lagi kondisi ini bisa menyebabkan serangan jantung.

4. Cinta bisa membuat seseorang jadi kuat dan juga lemah

Kebahagian yang dirasakan karena jatuh cinta atau ketika bersama dengan orang yang dicintai akan membuat pikiran seseorang jadi jernih dan terbebas dari beban pikiran. Kondisi ini akan membuat seseorang jadi memiliki gairah hidup yang kuat.

Tapi sebaliknya ketika seseorang depresi karena masalah percintaan, seperti diputusin, ditolak, atau diselingkuhi, orang tersebut akan jadi lemah dalam seketika. Hal itu disebabkan karena pikiran dan hatinya sedang dalam tidak keadaan senang. Gairah hidupnya jadi berkurang dan seolah tidak memiliki semangat untuk hidup.

5. Cinta dianggap hal yang penting dalam hidup

Menurut sebuah studi yang dilakukan selama 75 tahun lamanya, yang dilakukan oleh tim peneliti dari Harvard, menemukan bahwa cinta adalah hal yang dianggap paling penting oleh sebagian besar orang. Pengalaman hidup para peserta mengungkapkan bahwa kebahagiaan dan pemenuhan kehidupan berkisar pada cinta atau hanya mencari cinta. 


--------------------------------------------------------------


Rasulullah –shallallahu alaihi wa sallam- bersabda :

وَأَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُ إِلَى حُبِّكَ

“Aku memohon kepada-Mu agar dapat mencintai-Mu, mencintai orang-orang yang mencintai-Mu dan mencintai amal yang mendekatkan diriku untuk mencinta-Mu.”



Tiada suatu apapun menurut hati yang bersih, sukma yang suci, pikiran yang jernih lebih indah, lebih nyaman, lebih lezat, lebih menyenangkan dan lebih nikmat dari pada kecintaan kepada Allah, perasaan tenteram damai di sisi-Nya dan kerinduan akan perjumpaan dengan-Nya.

        Yahya Bin Mu’adz berkata :

عَفْوُهُ يَسْتَغْرِقُ الذُّنُوْبَ فَكَيْفَ رِضَوَانُهُ؟، وَرِضْوَانُهُ يَسْتَغْرِقُ الآمَالَ فَكَيْفَ حُبُّهُ؟، وَحُبُّهُ يُدْهِشُ الْعُقُوْلَ فَكَيْفَ وُدُّهُ؟، وَوُدُّهُ يُنْسِي مَا دُوْنَهُ فَكَيْفَ لُطْفُهُ؟

“Ampunan-Nya mencakup (menggugurkan) seluruh dosa, lalu bagaimana lagi dengan ridho-Nya?  Ridho-Nya begitu mendominasi seluruh cita-cita dan harapan, lantas bagaimana dengan kecintaan-Nya? Kecintaan-Nya begitu mengagumkan akal pikiran, lalu bagaimana dengan kasih sayang-Nya? Kasih sayangnya begitu melupakan segala yang selainNya, lalu bagaimana dengan kelembutan-Nya?

        Maka, terukur dengan sejauh mana cinta kasih seseorang kepada Allah, sejauh itu pula ia akan merasakan lezat dan manisnya iman. Barangsiapa yang hatinya karam dalam kecintaan kepada Allah, maka cukuplah hal itu menjadikannya tidak perlu dengan kecintaan, kekhawatiran dan kepasrahan hati kepada selain Allah. Sebab tidak ada yang dapat memuaskan hati, tidak bisa mengisi relung-relung cinta hatinya, serta tidak bisa mengenyangkan rasa laparnya kecuali cinta kepada Allah –subhanahu wa ta’ala-.



komentar :


Selengkapnya

Kisah Dialog Seorang Ulama dan Seorang Atheis

Ada seorang atheis yang menantang para ulama di suatu negeri untuk berdebat tentang keberadaan Allah. Atheis tersebut meyakini bahwa tidak ada sesuatupun yang menciptakan alam semesta ini, karena semuanya terjadi dengan sendirinya.

Akhirnya, disepakatilah waktu dan tempat berdebat yang rencananya akan disaksikan khalayak ramai. Tibalah waktu perdebatan, dan dengan sombongnya sang atheis telah menunggu kedatangan sorang ulama.
Setelah menunggu beberapa lama, ternyata ulama yang dinantikan tak kunjung datang. Lelaki atheis tersebut kemudian berbicara di hadapan para hadirin, “Lihatlah, ulama kalian tidak berani mendatangiku karena ia tahu bahwa ia tidak bisa mengalahkanku,”.

Tak lama kemudian, ulama yang tengah dibicarakan lelaki atheis ini datang dan meminta maaf atas keterlambatannya.




“Maafkan aku. Dalam perjalanan kesini, aku tidak mendapati sebuah perahu pun yang bisa aku tumpangi untuk menyeberang sungai. Aku pun akhirnya menunggu di tepian. Tiba-tiba, ada beberapa bilah kayu yang terlihat di atas sungai, kemudian saling menempel antara satu bilah dengan yang lainnya. Tak lama kemudian bilah-bilah kayu itu sudah menjadi perahu, dan kemudian mendatangiku dengan sendirinya. Kemudian perahu tersebut mengantarkan aku kepada kalian semua,” kata sang ulama.

Mendengar penuturan ulama tersebut, sang atheis tertawa terpingkal-pingkal. Dengan penuh aura kemenangan, lelaki atheis ini berkata, “Lihatlah ulama kalian telah gila. Mana mungkin bilah-bilah kayu terkumpul dengan sendirinya untuk membentuk sebuah perahu. Dan mana mungkin perahu itu mendatangi ulama kalian ini tanpa ada yang mengemudikannya”.

Mendengar kesombongan lelaki atheis tersebut, sang ulama hanya tersenyum saja.

“Lantas bagaimana dengan dirimu sendiri yang meyakini bahwa tidak ada pencipta bagi alam semesta ini,”.
Lelaki atheis itu kalah telak dan tak bisa berkata-kata lagi padahal perdebatan sendiri belumlah dimulai.
Kisah ini diterjemahkan bebas dari saaid.net. (arc)





komentar :


Selengkapnya

Dari Yakuza Hingga Kembali ke Islam, Perjalanan Seorang Taqi Takazawa

HEI   MUSLIM    Seorang  mualaf   dari Jepang  bernama Taki Takazawa  ini ternyata mantan tukang tato yakuza di Jepang.  Yakuza  (やくざ atau ヤクザ) atau gokudō (極道) adalah nama dari sindikat  terorganisir di Jepang. Organisasi ini sering juga disebut mafia Jepang . 




Pria yang tadinya penuh tato di tubuhnya telah  melewati proses menjadi lebih baik ketika masuk ke agama Islam. Sebelumnya Takazawa bangga dengan gaya rambut dan selalu menggunakan baju  lengan pendek  sambil  memamerkan tatonya. Islam telah mengubah hidupnya menjadi lebih baik. Gaya rambutnya di ubah menjadi pendek dan sekarang  ditutupi dengan sorban. Semua tato  masih ada tetapi ditutupi oleh baju lengan panjang .

Dia mengenali Islam secara tidak sengaja di wilayah Shibuya. Takazawa melihat seseorang dengan kulit dan janggut putih. Orang itu juga mengenakan baju dan serban warna putih. “Orang itu memberikan sebuah kertas dan menyuruh saya membaca kalimat tertera bersama dia,” ujarnya seperti dilaporkan oleh laman web islamicmovement.org. Setelah  mengucapkan dua kalimat syahadat Takazawa mengubah namanya menjadi Sheikh Abdullah Taqy Takazawa. Takazawa sebelum masuk agama Islam   telah mempelajari berbagai agama.
Akhirnya Takazawa menemukan jati dirinya setelah masuk agama Islam. Setelah menjadi mualaf  Takazawa melakukan dakwahnya. Takazawa melakukan haji di Makkah atas undangan dari pemerintah Arab Saudi  pada tahun 2008 . Lalu Takazawa melanjutkan studinya di Arab.  Saat studi Takazawa berdakwah tentang agama Islam dan menerima beasiswa.Setelah studinya di Arab, Takazawa diangkat menjadi Imam di sebuah masjid di daerah Kabukicho,Tokyo. Nama Takazawa menjadi terkenal dan dia menjadi seorang di antara lima imam Masjid besar di Jepang.  (ts)

Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News
republished by HEI MUSLIM - " Mari Belajar dan Berbagi "

komentar :


Selengkapnya

Ternyata, Isteri Bapak Sekulerisme Turki Ataturk Pun Berjilbab

HEI   MUSLIM    Turki memang melarang keras seorang Muslimah memakai jilbab. Tapi ternyata ada fakta sejarah yang cukup mencengangkan. Bapak pendiri sekulerisme Turki Mushtafa Kamal Ataturk, memiliki isteri yang juga berjilbab. Aneh ya.
Ini sebenarnya bukanlah fakta baru, mengingat dalam sejumlah foto ditampilkan Ataturk sedang berpose dengan sang isteri yang berjilbab.
Isteri Ataturk yang bernama Lathifa Osaki, adalah perempuan berjilbab atau dikenal dengan istilah sharashaf, pakaian jilbab hitam khas Turki. Mirip dengan pakaian jubah yang banyak dipakai Muslimah di Timur Tengah. Tapi mungkin, ambisi sekulerisme yang membuat banyak orang-orang sekuler Turki yang ‘buta’ terhadap fakta itu.


Dan dengan terpilihnya Gul sebagai Presiden Turki, yang juga isterinya berjilbab, maka jilbab pun untuk pertama kalinya dibolehkan dikenakan di istana kepresidenan Turki pada tanggal 29 Agustus 2007. Khairu Nisa, isteri Gul, yang berjilbab sebenarnya mengulang sejarah Turki di masa kepemimpinan Ataturk yang juga isterinya berjilbab.
Jilbab bakal jadi fenomena baru di Turki. Sesuai perkiraan yang dilansir harian Hurriet, Turki, lima tahun ke depan akan terjadi perubahan besar di ruang pemerintah dan parlemen Turki. Salah satunya yang paling mencolok adalah jumlah perempuan pemakai jilbab yang semakin banyak.
Setelah itu, gelombang jilbab juga bakal menggejala di berbagai instansi pemerintah Turki. Ini tentu erat kaitannya dengan kemenangan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berakar Islam, sekaligus kemenangan Abdullah Gul dari AKP yang juga memiliki isteri berjilbab. Ini adalah isteri pejabat tinggi Turki kedua yang berjilbab, setelah sebelumnya disandang oleh isteri PM Turki Erbakan.
Nah, terkait jumlah para pemakai jilbab di parlemen Turki yang akan menjadi fenomenal dalam tahun-tahun mendatang adalah berdasarkan hitungan kemenangan AKP, di mana 235 para wakil rakyat dari total 550 orang di Parlemen Turki, adalah perempuan yang memakai jilbab.
Seperti diketahui, Muslimah Turki mengalami tekanan terkait pemakaian jilbab sejak tahun 1924, saat keruntuhan Khilafah Turki Utsmani sekaligus berdirinya negara sekuler Turki pimpinan Mushtafa Kamal Ataturk. Sejak itu, jilbab dibersihkan dari sekolah tinggi dan instansi pemerintah. Sebagian Muslimah bahkan ada memilih untuk keluar dari kegiatan belajar karena menolak melepas jilbab, sementara sebagian lain terpaksa melepas jilbabnya di lingkungan kampus dan kantor pemerintah.
Masih belum lepas dari ingatan, kasus jilbab ini terus memanas setiap pergantian tahun ajaran baru di Turki. Pemberitaan media massa selalu saja menurunkan laporan aparat keamanan bersenjata Turki yang meningkatkan penjagaan untuk melarang Muslimah berjilbab masuk kampus. Tidak sedikit pula Muslimah yang akhirnya dijebloskan ke penjara karena melakukan pembelaan diri untuk tetap bisa mengikuti pelajaran di kampus dengan tetap memakai jilbab.
Dan meski AKP telah meraih kemenangan besar pada pemilu 2002, ternyata jilbab masih tetap menjadi barang haram di perguruan tinggi dan instansi pemerintah Turki. Hal ini masih terus berlaku hingga saat sekarang. Padahal, dalam penelitian saat ini, ada 65% perempuan Turki yang kini mengenakan jilbab. Kemenangan telak AKP pada pemilu lalu, mudah-mudahan berdampak pada perubahan undang-undang yang akan membolehkan pemakai jilbab. Dan itu memang sudah mulai hangat dibicarakan oleh para aktifis AKP, untuk segera merevisi undang-undang anti jilbab.
Jika itu terjadi dan berhasil, berarti perjuangan panjang Muslimah berjilbab berakhir di sini, setelah sebelumnya selama 83 tahun mereka berada di bawah tekanan sekulerisme ekstrim yang melarang jilbab. (na-str/iol)



Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News
republished by HEI MUSLIM - " Mari Belajar dan Berbagi "

komentar :


Selengkapnya

MASYA ALLAH ! Ternyata Ini Keajaiban Al-Quran dalam Mengobati Sel Otak !






KITA seringkali mendengar bahwa para ilmuan menemukan keajaiban-keajaiban di dunia ini. Dan ternyata, semua keajaiban itu sudah tercatat dalam Al-Quran kurang lebih 14 abad yang lalu. Mereka menemukan bahwa Al-Quran memang benar adanya, dan tidak mungkin Al-Quran ini adalah perkataan seorang manusia. Salah satu penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan adalah penelitian bagaimana Al-Quran menyembuhkan berbagai penyakit pada tubuh.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dasar ilmiah pengobatan Alquran Al-Karim dan Sunnah nabawiyah, dan dengan demikian dapat membuktikan kelayakan memperlakukan Al-Quran secara ilmiah dan medis. Baru-baru ini telah muncul beberapa alternatif cara dalam melakukan apa yang dikenal dengan pengobatan alternatif, dan salah satu dari metode ini dinamakan secara ilmiah terapi penyembuhan melalui suara, dimana para ilmuwan telah membuktikan bahwa setiap sel dari sel-sel otak bergetar dengan frekuensi tertentu, dan bahwa ada program yang ketat dalam setiap sel yang mengontrol kerjanya selama hidupnya, dan program ini dapat terpengaruh oleh guncangan eksternal, seperti benturan psikologis dan masalah sosial.

Oleh karena itu, sel-sel ini ketika terkena pengaruh goncangan akan merusak aktivitas program khusus yang mengarah pada gangguan goncangan yang beragam, dan kadang juga dapat mengakibatkan kerusakan sistem kerja secara keseluruhan lalu muncul berbagai jenis baik penyakit mental dan dan fisik. Para ilmuwan memastikan bahwa yang terbaik dan dapat memprogram ulang sel-sel ini, atau dengan kata lain melakukan rebalancing dan modifikasi goncangannya pada batasan natural karena mereka menemukan bahwa sel yang rusak kecil kemungkinan dipengaruhi oleh getaran yang berasal dari sel yang sehat dan bersih.

Oleh karena itu, para ilmuwan berusaha untuk mencari getaran suara yang mempengaruhi saat mendengarnya sel-sel yang rusak dan mengembalikan keseimbangan padanya, proses pengujian dan experiment ilm sedang berjalan hingga saat ini. Tetapi para ilmuwan Barat bergantung pada terapi musik dan suara alam dan frekuensi yang tetap dan inilah yang mereka lakukan.



 Lalu datang peran pengobatan melalui Al-Qur’an dan doa-doa yang (ma’tsur) shahih, sebagaimana yang kita ketahui bahwa suara masuk ke dalam otak melalui telinga dan suara merupakan ungkapa dari getaran, dan ketika pasien mendengarkan bacaan ayat-ayat Al-Quran, maka getaran yang sampai pada otaknya dan memiliki dampak positif pada sel, dan membuatnya bergetar dengan frekuensi getaran yang tepat sesuai dengan fitrah Allah (ciptaan Allah) Karena Al Qur’an memiliki ciri oleh keharmonian yang unik yang tidak dari jenis yang tidak tersedia dalam kitab lain. Allah berfirman :

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآَنَ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِنْدِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلَافًا كَثِيرًا
”Maka Apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya”. (An-Nisa: 82).

Oleh karena itu Al-Quran merupakan sarana pengobatan yang terbaik dan termudah untuk mengembalikan keseimbangan sel yang rusak, karena Allah Maha Kuasa yang menciptakan sel dan Dia pula yang menitipkan di dalamnya akan program yang detail ini, sebagaimana Dia juga tahu yang  terbaiknya, dan ketika Allah menyatakan bahwa al-Quran adalah sarana penyembuhan.

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآَنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا
“Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian”. (Al-Isra: 82).

Ini berarti bahwa dengan membaca Al-Quran memiliki pengaruh tertentu pada pengembalian keseimbangan sel tertentu. Oleh karena itu, kita melihat banyak kasus yang bertentangan dengan medis, seperti beberapa jenis penyakit kanker, dengan Al-Qur’an mampu disembuhkan oleh Al-Quran insya Allah, karena perawatan dengan Quran hanya secara sederhana berarti melakukan repemrograman sel dalam otak untuk mengendalikan operasi esensial pada manusia dan mengembalikan tubuh kepada keadaannya secara alami dan meningkatkan kekebalan serta kemampuannya untuk melawan berbagai penyakit lainnya, dengan kata lain bahwa Alquran dan ruqyah syar’iyyah adalah proses mengaktifkan sel-sel otak yang bertanggung jawab mengendalikan tubuh dan meningkatkan tingkat energi di dalamnya dan membuatnya bergetar dengan cara alami.

Salah satu hasil utama dari penelitian ini untuk meyakinkan lawan bahwa pengobatan dengan Al-Quran memiliki dasar ilmiah, dan untuk meyakinkan dokter untuk mencari manfaat dari pengobatan melalui Al-Qur’an di samping adanya obat-obatan, yang demikian itu penelitian ini juga merupakan sarana untuk meyakinkan non-Muslim akan kebenaran kitab Allah (Al-Qur’an), dan bukti mukijizat al-Quran dari sisi medis dan kesehatan mental.



komentar :


Selengkapnya

Bolehkah Berobat dengan Meminum Air Kencing Manusia ?

Ada sebagian pengobatan alternatif dengan meminum air kencing (air seni) sendiri sebagai caranya. Padahal air kencing manusia, kita sepakat akan najisnya. Sesuatu yang najis itu haram dikonsumsi. Bolehkah mengonsumsi yang haram ini untuk berobat?





Najisnya Kencing

Dalam hadits disebutkan,

أَنَّ أَعْرَابِيًّا بَالَ فِى الْمَسْجِدِ فَقَامَ إِلَيْهِ بَعْضُ الْقَوْمِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-  دَعُوهُ وَلاَ تُزْرِمُوهُ  قَالَ فَلَمَّا فَرَغَ دَعَا بِدَلْوٍ مِنْ مَاءٍ فَصَبَّهُ عَلَيْهِ.

“(Suatu saat) seorang Arab Badui kencing di masjid. Lalu sebagian orang (yakni sahabat) berdiri. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Biarkan dan jangan hentikan (kencingnya)”. Setelah orang badui tersebut menyelesaikan hajatnya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas meminta satu ember air lalu menyiram kencing tersebut.” (HR. Muslim no. 284). Hadits ini menunjukkan bahwa kencing manusia itu najis karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk membersihkannya.

Shidiq Hasan Khon rahimahullah mengatakan, “Kotoran dan kencing manusia sudah tidak samar lagi mengenai kenajisannya, lebih-lebih lagi pada orang yang sering menelaah berbagai dalil syari’ah.” (Lihat Ar Roudhotun Nadiyah, 1: 22).

Masalah najis kencing, silakan baca: Mengenal Macam-Macam Najis.

Setiap yang Najis Dihukumi Haram

Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan,

كُلُّ نَجِسٍ مُحَرَّمَ الْأَكْلِ وَلَيْسَ كُلُّ مُحَرَّمِ الْأَكْلِ نَجِسًا

“Setiap najis diharamkan untuk dimakan, namun tidak setiap yang haram dimakan itu najis.” (Majmu’atul Fatawa, 21: 16).

Mengenai kaedah di atas dijelaskan pula oleh Imam Ash Shon’ani rahimahullah, “Sesuatu yang najis tentu saja haram, namun tidak sebaliknya. Karena najis berarti tidak boleh disentuh dalam setiap keadaan. Hukum najisnya suatu benda berarti menunjukkan haramnya, namun tidak sebaliknya. Diharamkan memakai sutera dan emas (bagi pria), namun keduanya itu suci karena didukung oleh dalil dan ijma’ (konsensus para ulama). Jika engkau mengetahui hal ini, maka haramnya khomr dan daging keledai jinak sebagaimana disebutkan dalam dalil tidak menunjukkan akan najisnya. Jika ingin menyatakan najis, harus didukung dengan dalil lain. Jika tidak, maka kita tetap berpegang dengan hukum asal yaitu segala sesuatu itu suci. Siapa yang mengklaim keluar dari hukum asal, maka ia harus mendatangkan dalil. Sedangkan bangkai dihukumi najisnya karena dalil mengatakan haram sekaligus najisnya.” (Lihat Subulus Salam, 1: 158).



Fatwa Ulama: Tentang Hukum Berobat dengan Minum Air Kencing Manusia

Ada pertanyaan yang ditujukan pada Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh -mufti Kerajaan Saudi Arabia- di masa silam: Ada seseorang yang telah minum air kencingnya sendiri selama 80 hari, apakah boleh berobat dengan yang haram seperti itu?

Syaikh rahimahullah menjawab, “Tidak boleh berobat dengan menggunakan yang haram. Tidak ada obat dalam sesuatu yang haram. Diharamkan berobat dengan sesuatu seperti yang ditanyakan. Karena dalam hadits disebutkan, “Berobatlah wahai hamba Allah, janganlah berobat dengan yang haram.” Juga disebutkan pula, “Sesungguhnya Allah menjadikan obat pada umatku bukan yang diharamkan padanya.“

Akan tetapi, mintalah pada Allah dengan hati yang penuh kekhusyu’an supaya engkau disembuhkan dan diberi taufik untuk segera sembuh. Semoga Allah pun memberikan kepadamu kesehatan. Wassalamu ‘alaikum.

Dinukil dari Al Fatawa Al Muta’alliqoh bith Thib wa Ahkamul Marodh, 1: 198.



komentar :


Selengkapnya

Bolehkah Seorang Wanita / Muslimah Menipiskan Alis?

 JIKA kita melihat televisi seringkali kita melihat perempuan yang mengindahkan alisnya. Ada yang alisnya ditipiskan dan ditimpa dengan kosmetik, tau jenis lain hingga muncul pula istilah sulam alis. Tahukah Ukhti, bagaimana Islam memandang hal itu? Apakah kita sebagai seorang muslimah boleh menipiskan alis?

Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari menyebutkan bahwa,

“Rasulullah SAW melaknat perempuan-perempuan yang minta dicukur alisnya.

Ini adalah salah satu cara berhiasa yang berlebih-lebihan. Lebih diharamkan lagi jika mencukur alis ini dilambangkan seagai symbol peremupuan nakal. Akan tetapi mazhab Hambali membolehkan perempuan mencukur rambut diwajah jika seizin suami, karena itu adalah bagian dari berhias. Berlaianan dengan Imam Nawawi yang menyebutkan mencukur rambut dahi itu tidak boleh sama sekali, mengatakan bahwa hal itu bukanla bagian dari berhias.

Imam Thabrani meriwayatkan istri Abu Ishak, bahwa suatu hari dia pernah datang ke rumah Aisyah. Istri Abu Ishak waktu itu masih gadis dan masih seang kecantikan. Kemudian dia bertanya:

“Bagiamana hukumnya perempuan-perempuan yang menghias mukanya untuk kepentingan suaminya?”

Maka Aisyah menjawab:

“Hilangkanlah kejelekan-kejelekan yang ada pada kamu itu sedapat mungkin.”

[ds/islampos]

Sumber: Halal dan Haram/ Penulis: Yusuf Qaradhawi/penerbit: Jabal





komentar :


Selengkapnya

Adakah Tanda Tanda Orang Jenius ini KITA LAKUKAN ?

 Saya membaca buku Bengkel Kreativitas karya Jordan E. Ayan. Saya dapati di dalamnya banyak hal menarik, salah satunya adalah tentang menulis catatan harian sebanyak tiga halaman di waktu pagi. Pemikiran ini dia kutip dari buku The Artist’s Way: Spiritual Path to Higher Creativity karya Julia Cameron.





Saya coba praktekkan nasihat ini, setiap hari, di waktu pagi. Saya pikir, waktu pagi atau setelah bangun tidur adalah saat yang tepat untuk menulis karena pada saat itu kondisi tubuh terasa segar bugar. Tiga halaman saya tulis, bahkan lebih. Saya menulis apa saja tanpa peraturan, tanpa syarat, tanpa batas subjek, tentang renungan-renungan, komentar-komentar dari buku yang telah saya baca, dan hal-hal lain yang menarik perhatian saya. Kegiatan ini merangsang saya untuk mengeluarkan banyak ide dan gagasan yang mendekam dalam pikiran saya. Dan ini juga membantu saya untuk dapat mengasah keterampilan saya dalam menulis.

Mungkin ada orang yang bertanya, mengapa harus tiga halaman, bukan kurang dari itu? Bagi sebagian orang menulis tiga halaman mungkin terasa berat. Saya tidak tahu persis mengapa harus menulis tiga halaman. Julia Cameron dan Jordan E. Ayan setahu saya tidak memberitahukan alasannya. Jadi menurut saya, angka “tiga” bukanlah angka yang mutlak harus diberlakukan. Kita dapat saja menulis kurang dari itu, yang penting konsisten dilakukan setiap hari.

Sebagaimana yang telah saya tuliskan sebelumnya, menulis catatan harian sangat bermanfaat. Dan saya pikir hal ini juga akan Anda rasakan jika Anda melakukannya.

Colin Rose dan Malcolm J. Nicholl dalam bukunya yang berjudul Accelerated Learning, mengutip hasil penelitian Catherine Cox pada tahun 1920-an tentang 300 jenius dari sejarah. Cox menyelidiki kehidupan orang-orang terkenal seperti Sir Isaac Newton, Thomas Jefferson, dan Johann Sebastian Bach. Dia mencatat bahwa salah satu ciri seorang jenius – dia juga menunjukkan bahwa objek penelitiannya bukan hanya para penulis tetapi juga para jenderal, negarawan, dan ilmuwan – adalah kegemarannya mencatat pemikiran dan perasaan secara fasih dalam buku harian, puisi, dan surat kepada para sahabat dan keluarga. Di mulai sejak dini, kegemaran ini merupakan suatu disiplin yang dilakukan oleh para orang besar itu sepanjang hidupnya.

Edison, misalnya, menghasilkan sekitar 3 juta halaman catatan dan surat. Dan da Vinci telah menulis berjilid-jilid bloknote multidimensi yang sarat dengan sketsa dan diagram disamping pemikiran dan gagasannya. Para ulama pun demikian. Mereka tidak pernah melewatkan menulis dalam satu hari. Bahkan ketika di penjara sekalipun, mereka tetap menulis, seperti yang dilakukan Ibnu Taimiyah dan Ibnul Qayyim al-Jauziyah. Ibnu Aqil menulis catatan hariannya sebanyak lebih dari 400 jilid (Imam Ibnu Rajab dan Imam Adz-Dzahabi menyebutkan 800 jilid) yang diberi nama “Al-Funun“. Sekalipun demikian besarnya kitab ini, tetapi sayangnya kitab ini termasuk perbendaharan umat Islam yang hilang, belum diketahui sampai sekarang kecuali hanya satu jilid saja yang ditemukan di perpustakaan Paris dan dicetak dalam dua jilid pada tahun 1970-1971. (Muqoddimah Kamil Muhammad Khorroth terhadap Zahrul Ghushun min Kitabil Funun hlm. 6) 

Ibnu Al-Jauzy menulis kitab "Shaidul Khatir". Buku ini adalah buku catatan harian favorit saya. Di akhir buku beliau menulis, “Alhamdulillah, saya telah merampungkan apa yang ada dalam pikiran saya dalam bentuk tulisan.” Adh-Dhaguli menulis buku catatan hariannya “Qaidul Awabid” sebanyak 400 jilid. At-Tadzkirah oleh al-Kindi dalam lima puluh jilid. Majma Fawaid wa Manba Faraid oleh al-Miqrizi sebanyak seratus jilid. Tadzkirah Suyuthi sebanyak lima puluh jilid.

Peneliti Dr. Win Wenger melontarkan pertanyaan menarik yang layak kita renungkan, Mengapa orang-orang berbakat ini mengutamakan buku harian? Apakah karena mereka tahu sebelumnya bahwa mereka kelak akan menjadi orang terkenal dan ingin mewariskan catatan bagi sejarahwan mendatang? Apakah tulisan mereka hanya semata produk sampingan yang tak relevan dari otak yang sangat ekspresif – atau ego yang melonjak? Atau apakah guncangan, di dalam atau di luar diri, suatu mekanisme yang dengannya orang-orang yang tidak dilahirkan sebagai orang jenius di asuh dan diaktifkan secara sadar oleh otak unggulnya?

Wenger lebih cenderung pada interpretasi terakhir dan tentu berharga untuk dipikirkan. Dan ini memunculkan kesimpulan bahwa,orang yang yang rajin menulis catatan harian adalah orang yang memiliki tanda kejeniusan.


komentar :


Selengkapnya

Inilah Kumpulan Daftar Nama Bayi Islami Terindah dan Terbaik

Berawal dari banyaknya teman di Facebook dan dumay yang meminta saran untuk pemberian nama buat anak bayi atau ponakannya yang baru lahir, aku jadi terpikir untuk memposting artikel Kumpulan Nama Bayi Islami Terindah dan Terbaik. Beberapa teman di facebook ada yang meminta nasehat untuk nama yang bagus bagi bayinya yang baru lahir. Tak hanya nama buat bayi, beberapa mualaf baru terkadang juga meminta pemberian nama baru kepadaku untuk mengganti namanya yang lama.  



kumpulan nama bayi islami terbaik


OK... kita kembali ke pemberian nama untuk bayi yang baru lahir. Setiap orang tua pasti berusaha memberikan nama yang terbaik bagi calon bayi yang akan dilahirkan. Bagi muslim, nama bayi  adalah sebuah doa dan harapan dari orang tua untuk anaknya. Nama bayi yang baik dan bagus akan jadi bekal yang baik bagi si anak dalam mengarungi hidupnya kelak.  Memberi nama buat bayi bukan hal yang mudah, karena setiap orang tua punya banyak pertimbangan atau malah kesulitan untuk mendapat referensi tentang nama yang bagus dan baik bagi anaknya. Banyak yang bertanya nama yang baik untuk bayinya n mencari informasi di internet tentang Contoh nama Islami yang bagus untuk anak bayinya.

Memberi  nama yang bagus dan berarti baik untuk bayi adalah salah satu dari kewajiban orang tua kepada anaknya. Dalam hadits, Rasulullah saw bahkan sangat memperhatikan betul masalah nama. Nabi menganjurkan pemberian nama yang baik dan bagus bagi bayi yang baru lahir.

 “Sesungguhnya kamu sekalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan nama-nama kamu sekalian, maka perbaguslah nama kalian.” (HR.Abu Dawud)

Pemberian nama yang baik untuk anak bayi bisa dilakukan sambil melaksanakan aqiqah.

Dari Samurah bin Jundab, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Anak itu tergadai dengan aqiqahnya, disembelih sebagai tebusannya pada hari ketujuh dan diberi nama pada hari itu serta dicukur kepalanya". [HR. Tirmidzi juz 3, hal. 38]
  “Rasulullah Saw. Diketahui telah memberi perhatian yang sangat besar terhadap masalah nama. Kapan saja beliau menjumpai nama yang tidak menarik (patut) dan tak berarti, beliau mengubahnya dan memilih beberapa nama yang pantas. Beliau  mengubah macam-macam nama laki-laki dan perempuan.Seperti dalam hadis yang disampaikan oleh aisyah ra.bahwa Rasulullah Saw. Biasa merubah nama-nama yang tidak baik.” (HR Tirmidzi)

Setelah tahu betapa pentingnya arti sebuah nama, maka anda kini perlu memilihkan nama yang tepat untuk anak yang anda cintai.  Agar anda tidak lagi kebingungan dalam memilih nama-nama islami yang baik, maka kami sudah memilihkan kumpulan daftar nama terindah n terbaik untuk bayi muslim perempuan dan laki-laki.

 
kumpulan nama bayi islami terbaik

Kumpulan Daftar Nama Bayi Islam Terbaik Terindah Perempuan dan Laki-Laki


Afifa : jujur, tegak
Amira : putri
Azhaar : bunga
Azizah : Sayang, kuat
Azra : perawan
Bilqis : nama ratu Sheeba yang menjadi Muslim di waktu Salomo
Durriyah : cemerlang
Dafiya : Narrator hadis, putri Muhammad bin Bisharah
Daria : mengetahui, pintar
Darra : mutiara, cemerlang, nama sebuah Sahabiyah RA, putri Abu Lahab
Deenah : Ketaatan
Dila : pikiran
Dilara : Kekasih, orang yang menghiasi hati
Dildar : Memiliki hati yang besar. Istri Kaisar Mughal Babur
Eiliyah : satu yang indah untuk bertumbuh dalam damai dan cinta dengan Allah
Eliza : berharga
Enisa : teman baik
Erina : wanita cantik
Erum : Surga
Eshal : Nama bunga di surga
Eshmaal : Bunga mawar merah
Ezzah : Seseorang yang memberikan kehormatan, rasa hormat
Faiza : menang
Farah : kebahagiaan
Farha : bahagia
Faariha : senang, gembira, ceria, gembira
Fadia : Penebus)
Faida : keuntungan, keuntungan, nilai, kesejahteraan
Faiqa : luar biasa, dibedakan, unggul
Faiza : Jaya, kemenangan, pemenang, sukses, makmur
Haeda : Seorang wanita yang bertobat banyak
Haemah : Cinta berlebihan
Hafeeza : pelindung
Haffafa : bersinar, tipis, damai, lembut
Hafiza : gelar kehormatan dari seorang wanita yang telah memorised Quran, penjaga, pelindung
Hafsa : istri Muhammad; putri dari Khalifa Umar
Husna Farisah : Yang lawa, cantik & pengemudi mahir
Hannah Damia : Kasih sayang & kebijakan, keberkatan
Inas : ramah
Lidya Alya : Remaja, muda & ketinggian
Liyana Zahirah : Kelembutan & yang cantik berseri
Nurin Najwa : Cahaya & bisikan rahasia
Uyainah : mata; deria penglihatan
Uzma/Uzmaa : paling kuat; hebat
Uzmana : cita-cita; keazaman
Waadiyah : janji baik
Waahidah : yang tunggal
Wadaah : ketenangan
Wadhihah : yang terang; yang jelas
Wadihah : jelas dan terang

Berikut nama islam terbaik untuk bayi laki-laki dan perempuan

nama bayi muslim terbaik

Aban : Hal yang lebih jelas
Abbad : penyembah besar
Abbas : nama paman Nabi
Abdul Rafi : Hamba dari Sang Peninggi (derajat)
Abdul Sami : Hamba dari Sang Pendengar
Adib : berbudaya, beradab
Affan : nama ayah Khalifah Usman
Almas : intan
Amir : berkembang, sejahtera
Ammar : pembangun ammaar-besar
Antar : nama pahlawan ksatria Arab
Arwarh : lebih lembut, lebih ramah
Asyraf : lebih mulia
Asif : pendeskripsi
Asil : kemurnian
Asir : menawan, memesona
Askari : tentara
Arif :Tahu, bijaksana
Ayaz : budak [Persia]
Azhar : sangat atau lebih jelas
Azri Imran : kekuatan, penyokong & budi bahasa
Baariq : bersinar, pencahayaan, menerangi
Basil : berani
Badruddin : Bulan purnama agama (Islam)
Bahhas : Cendekiawan penelitian; nama seorang sahabat Nabi
Diwan : istana, mahkamah keadilan
Daanish : Kebijaksanaan, Belajar, Sains
Daylam : Nama seorang sahabat Nabi saw
Dayyan : Perkasa, Penguasa
Danish Aniq : pengetahuan, bijak & yang kacak lagi menawan hati
Ehan : bulan penuh
Ihsan : bertenaga
El-Amin : terpercaya
Emran : Kemajuan, Prestasi.
Eshan : Layak
Fazari :nisbah
Fidai/ Fida’iy : yang berkorban kerana perjuangan
Fikri : fikiran
Firas : kecerdikan
Firdaus : nama syurga
Fuad/ Fu’aad : hati; jiwa
Fuadi : jiwa
Fudail/Fudhail : kelebihan; kemuliaan
Faiq : luar biasa, terjaga
Faqih : bijaksana
Fatih : penakluk, pembuka
Faaiz : Jaya, kemenangan, sukses
Faateh : Penakluk
Fahmi : Intelligent, intelektual, faham, mengerti
Faid : Benefit, keuntungan, keuntungan, nilai, kesejahteraan
Faiq : Excellent, luar biasa, dibedakan, unggul
Faisal : tegas, pedang, seorang hakim
Faiz : Super kelimpahan, penembusan, banyak, kemurahan hati, anugerah, kemurahan, karunia
Faizan : Dermawan
Faizi : Diberkahi dengan berlimpah-limpahnya
Faizul Anwar : Kelimpahan cahaya atau rahmat
Faizullah : Kelimpahan dari Allah
Fajar : Fajar, naik, mulai, mulai
Hamza : nama paman Nabi
Hariz : kuat, aman, dijaga
Hasan : cantik, baik
Imad : pilar, pos, dukungan
Iqbal : advance, datangnya
Isam : sukses mandiri

sumber : http://www.mentari.biz/nama-nama-islam.html

semoga Kumpulan Daftar Nama Islami Terbaik dan Terindah bagi Bayi laki-laki dan perempuan di atas dapat menjadi referensi bagi para orang tua atau calon ibu dan ayah yang sedang menantikan kelahiran bayinya. Aamiin.


komentar :


Selengkapnya

Sikap Toleransi Kepada Non Muslim , Dengan Mendoakan Semoga Diberikan Hidayah

Agama islam adalah agama yang menjunjung nilai toleransi kepada sesame. Dalam agama islma hubungan antara warga negara, yang muslim dan non muslim sepenuhnya ditegakkan atas asas – asas, toleransi, keadilan, kebajikan, dan kasih sayang. Setiap muslim dituntut agar memperlukan semua manusia dengan kebijakan dan keadilan. Setiap muslim dituntut agar memperlakukan semua manusai dengan baik, termasuk manusia non muslim.








Di dalam Al – Qur’an terdapat beberapa ayat yang mendukung sikap negative, netral, maupun positif terhadap non muslim. Ismlam tidak hanya mewajibkan kita untuk berhubungan baik dengan sesame muslim saja, tetapi juga non muslim. Namun hal ini tentu ada batasan – batasannya yang menyangkut aspek spiritual keagamaan. Misalnya kita tidak boleh mengikuti upacara upacara – upacara keagamaan yang mereka adakan, kita tidak diperbolehkan menyelenggarakan jenazah mereka secara islam, dan kita juga tidak diperbolehkan untuk mendoakannya untuk mendapatkan rahmat dan berkah dari Allah (kecuali kita mendoakannya supaya mendapat hidayah) dan lain sebagainya. Sehingga dalam bertegur sapa misalnya, untuk non muslim kita tidak mengucapkan salam islam, tapi menggantinya dengan ucapan-ucapan lain sesuai kebiasaan.


       Dalam berhubungan dengan masyarakat non muslim, islam mengajarkan kepada kita untuk toleransi , yaitu menghormati keyakinan umat lain tanpa berusaha memaksakan keyakinan kita kepada mereka (Q.S Al-Baqoroh 2:256) yang berbunyi :


لا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى لا انْفِصَامَ لَهَا وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ (٢٥٦)
Yang artinya :
[1] Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam)[2], sesungguhnya telah jelas antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat[3]. Barang siapa ingkar kepada Thaghut[4] dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya dia telah berpegang (teguh) kepada buhul tali yang sangat kuat yang tidak akan putus[5]. Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui[6].


Apabila kita sedang berdialog dengan mereka, kita harus berdialog dengan baik (( Q.S Al-Ankabut 29:46).) yang berbunyi :

وَلَا تُجَادِلُوا أَهْلَ الْكِتَابِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِلَّا الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْهُمْ وَقُولُوا آمَنَّا بِالَّذِي أُنْزِلَ إِلَيْنَا وَأُنْزِلَ إِلَيْكُمْ وَإِلَهُنَا وَإِلَهُكُمْ وَاحِدٌ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ (46) 

Yang artinya :

Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah:` Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri `.(QS. 29:46)


Yang dimaksud toleransi disini adalah tidak mengikuti kebenaran agama mereka namun mengakui keberadaan agama mereka dalam realitas. Toleransi juga bukan berarti kompromi atau bersifat sinkritisme daalm keyakinan dan ibadah. Kita sama sekali tidak boleh mengikuti agama dan ibadah mereka dengan alasan apapun. Sikap kita dalam hal ini sudah jelas dan tegas. Hal ini sesuai dengan Surat Al – Kafirun 109 : 6 yang berbunyi :


لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

Yang artinya :

 Untukmu agamamu, dan untukku agamaku 

Islam memerintahkan untuk tetap berbuat baik pada non muslim. Seperti masih dibolehkan menyapa dan menanyakan kabar mereka, bahkan sampai mendoakan mereka dapat hidayah ketika mereka masih hidup asalkan bentuknya bukanlah salam.


Allah Ta’ala berfirman,

لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ
Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” (QS. Al Mumtahanah: 8-9)


Ibnu Jarir Ath Thobari rahimahullah mengatakan bahwa bentuk berbuat baik dan adil di sini berlaku kepada setiap agama. Lihat Tafsir Ath Thobari, 28: 81.


Di antara bentuk berbuat baik yang masih dibolehkan pada non muslim adalah menghormati mereka dengan mengutarakan kata-kata yang baik, mengucapkan selamat pagi, selamat sore, atau sekedar bertanya keadaan keluarga, istri dan anak. Begitu pula masih dibolehkan mendoakan mereka agar mendapatkan taufik, kebahagiaan dan kebaikan, dan tetap pula berkata pada mereka dengan perkataan yang lemah lembut. Lihat penjelasan Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid dalam Fatwa Al Islam Sual wal Jawab no. 219514.


Jadi jangan mengira bahwa larangan memulai mengucapkan salam berarti tidak boleh melakukan hal-hal di atas. Memang prinsip ini diajarkan dalam Islam, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


لاَ تَبْدَءُوا الْيَهُودَ وَلاَ النَّصَارَى بِالسَّلاَمِ
Jangan kalian mengawali mengucapkan salam kepada Yahudi dan Nashrani.” (HR. Muslim no. 2167). Hadits ini menunjukkan bahwa tidak boleh memulai mengucapkan salam pada non muslim yaitu Yahudi dan Nashrani. Dilarang demikian karena ‘as salaam’ adalah di antara nama Allah. As salaam cuma ditujukan pada orang yang khusus –khusus menurut agama kita-. Ucapan tersebut hanya khusus dimulai pada sesame muslim. Sedangkan untuk non muslim, bisa dengan ucapan marhaban (selamat datang), moga di pagi ini engkau berbahagia, ahlan wa sahlan, itu masih dibolehkan.


Dalam Al Majmu’ (4: 607-608), Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Jika seseorang memberi ucapan penghormatan pada kafir dzimmi dengan ucapan selain ucapan salam, maka Al Mutawalli dan Ar Rofi’i membolehkan hal ini. Misalnya, ada yang mengucapkan pada non muslim ‘semoga Allah memberi hidayah untukmu’, ‘semoga Allah memberi nikmat padamu di pagi ini’, seperti itu tak bermasalah. Apalagi kalau butuh memberikan penghormatan seperti itu untuk mencegah tindak jelek mereka atau semacam itu dengan memberi ucapan ‘semoga Allah memberikan kebaikan, kebahagiaan, keselamatan atau kegembiraan padamu di pagi ini’. Sedangkan jika ucapan seperti itu tidak dibutuhkan, maka ada pilihan untuk tidak berucap apa-apa. Karena jika tak ada kepentingan, maka nantinya jadi berkasih sayang dengan mereka. Padahal asalnya seorang muslim tetap bersikap tidak loyal pada non muslim.”
Berarti yang kita bahas, mendoakan ‘semoga engkau dapat hidayah‘ pada non muslim dibolehkan.
Semoga Allah memberikan hidayah demi hidayah pada akidah yang lurus.

Demikianlah pemamparan yang mengankat tema tentang sikap toleransi umat muslim kapada non muslim dengan mendoakaanya agar mereka selalu mendapatkan hidayah. Semoga dengan penjelasan di atas dapat memberikan manfaat kepada kita untuk tetap menjaga tali persaudaraan terhadap sesame khusunya mereka yang beragama non muslim.

Sumber : Rumaysho.com 


komentar :


Selengkapnya

YESMUSLIM - Mari Belajar dan Berbagi

Portal Muslim Terupdate

Baca Artikel Menarik Lainnya 


Back to Top