Video: Tak Mau Ditilang, Perempuan Pengendara CRV Ini Tabrak Polisi dan Kendaraan




  Yes  Muslim  - Satu lagi ulah pengendara yang tak mau ditilang karena melanggar aturan. Kali ini dilakukan perempuan cantik yang diketahui bernama Tanita Felycia.

Ironisnya, demi menghindari tilang itu, pengendara mobil Honda CRV nopol B 1738 PLO itu sampai menambrak anggota polisi Satgatur Polda Metro Jaya Briptu M Ariel.

Parahnya, selain menabrak petugas, perempuan 24 tahun itu juga menabrak puluhan kendaraan baik roda dua maupun mobil lainnya untuk meloloskan diri. Kejadian itu sendiri terjadi pada Selasa (20/11) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Saat itu, ia dihentikan petugas karena melanggar aturan plat ganjil genap di Jalan Sudirman, Jakarta.

“Bawa mobil CRV. Dari Tosari mengarah ke Dukuh Atas, lalu coba saya berhentikan. Kemudian ditabrak,” kata Ariel di Polda Metro Jaya, Selasa (21/11) malam.

Bukannya berhenti, Tanita malah berusaha kabur dengan membabi-buta hingga menabrak sejumlah kendaraan roda dua yang ada di depannya.


Para pengendara yang tak terima pun lantas memintanya berhenti. Akan tetapi, perempuan berambut pirang itu malah kembali melarikan diri dengan menabrak sejumlah kendaraan lainnya.

“Lalu dikejar juga sama ojek-ojek,” beber Ariel.

Tanita ternyata tak menyerah dan memilih terus menekan pedal gas lebih dalam hingga terjadi aksi kejar-kejaran.

Sejumlah pengendara roda dua pun sampai menggedor-gedor pintu mobilnya.

“Saat dikejar di arah Bundaran HI, dia malah menabrak motor di depannya. Ditabrak semuanya dan akhirnya bisa diamankan,” ungkap Ariel.

Saat ini, Tanita tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya.

“Mobilnya langsung diderek ke Polda, karena sudah banyak massa,” terangnya.

Pada peristiwa ini, ia menilai terdalat puluhan kendaraan yang menjadi korban atas perbuatan Tanita.

“Puluhan itu. Saya rasa kerugian materi dan luka juga banyak,” pungkasnya.

Beriktu videonya:






Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 




komentar :


Selengkapnya

Tidur Terus Saat Diajak Bicara dan di periksa KPK, Ternyata Setya Novanto terkena Gejala Penyakit ini ?





Tidur Terus Saat Diajak Bicara, Gejala Narkolepsi?


  Yes  Muslim  - Pengacara menyebut Setya Novanto kerap tidur saat diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Novanto disebutnya belum berkonsentrasi dengan baik, dan pemeriksaan pun akhirnya ditangguhkan.

"Lha kalau sekarang dia tidak mampu, tidak bisa konsentrasi. Masih tiap ngomong 2 menit ketiduran, lah terus bagaimana? Apa yang mau dibicarakan? Tanya juga, hah? Mikir, begitu kan. Kan kita tidak bisa memaksakan," ucap Fredrich di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2017) kemarin.






Belum diketahui secara pasti apa penyebab Novanto sulit konsentrasi dan sering tertidur saat diajak bicara. Namun di dunia medis, kondisi sering tidur tiba-tiba dan tanpa sebab disebut sebagai narkolepsi.

Dikutip dari WebMD, narkolepsi adalah gangguan tidur akibat terganggunya sistem saraf yang mengatur kapan seseorang tidur dan bangun. Pengidap narkolepsi sering merasa ngantuk saat siang hari dan bisa tiba-tiba tertidur meskipun sedang melakukan aktivitas.

Di dunia medis, narkolepsi tidak dikategorikan sebagai penyakit langka. Hanya saja, kondisi ini sering tidak ditanggapi dengan serius oleh pasien sehingga seringkali tidak mendapat penanganan dan pengobatan yang tepat.

dr Andreas Prasadja, RPSGT dari RS Mitra Kemayoran, mengatakan narkolepsi sangat dipengaruhi oleh kondisi biologis tubuh. Tiba-tiba tidur terjadi karena penurunan zat hipokretin pada otak yang berfungsi mengatur siklus tidur.

"Zat kimia di otak ini tugasnya mengatur pola tidur dan siklus tidur. Kalau otak kekurangan zat ini, akibatnya membuat orang tidur di sembarang tempat," ungkap dr Andreas beberapa waktu lalu. [opinibangsa.info / dtk]










Novanto Disebut Tidur Selama Pemeriksaan, KPK: Terbuka Lebih Baik



 Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, menyebut kliennya itu selalu tidur ketika ditanya penyidik KPK dalam pemeriksaan. KPK pun tidak mempermasalahkan itu.

"Info yang saya dapatkan dari penyidik hari ini diagendakan pemeriksaan sebagai tersangka. Apakah tersangka menjawab atau tidak, tentu saja itu domain atau hak dari tersangka. Silakan saja," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2017).

Menurut Febri, penyidik KPK tidak bergantung pada jawaban Novanto untuk proses pembuktian. Namun, keterangan Novanto tentu akan lebih baik demi kepentingannya sendiri.
"Karena KPK tentu tidak akan bergantung pada menjawab atau tidak menjawabnya tersangka dalam proses pembuktian tersebut," ucap Febri.

"Namun kalau memungkinkan sebenarnya ada keterbukaan dari pihak-pihak yang diperiksa oleh KPK maka itu jauh lebih baik untuk kepentingan tersangka atau pun untuk kepentingan penanganan perkara ini," imbuh Febri.


Sebelumnya, Fredrich menyebut Novanto masih belum bisa berkonsentrasi dan selalu tidur. Bahkan, ketika diperiksa penyidik KPK, menurut Fredrich, Novanto sempat tidur.

"Lha kalau sekarang dia tidak mampu, tidak bisa konsentrasi. Masih tiap ngomong 2 menit ketiduran, lah terus bagaimana? Apa yang mau dibicarakan? Tanya juga, hah? Mikir, begitu kan. Kan kita tidak bisa memaksakan," ucap Fredrich.

"Iya selalu tidur terus, selalu tidur melulu. Waktu menunggu pemeriksaan, tidur. Waktu ditanya penyidik, juga tidur," sebut Fredrich menambahkan.


(dhn/tor)









9 Penyebab Narkolepsi Wajib untuk Diketahui




Ada banyak jenis gangguan tidur dan yang perlu diketahui adalah bahwa salah satunya adalah narkolepsi. Narkolepsi ini merupakan suatu kondisi di mana seseorang mengalami rasa kantuk yang sangat besar hingga sulit ditahan di siang hari. Secara umum, hal ini akan berlanjut dengan munculnya serangan tidur atau tidur mendadak seperti pingsan tanpa melihat tempat dan waktu.

Jangan anggap enteng kondisi seperti ini karena narkolepsi dapat berkaitan juga dengan gangguan kesehatan sistem saraf otak. Meski tak banyak dijumpai, kasus ini tetap ada dan dapat dialami oleh para anak muda, terutama yang usia masih remaja maupun yang usianya di awal 20-an. Demi dapat mengatasinya, maka penyebab narkolepsi harus diketahui lebih dulu.


  1. Produksi Hormon Pengatur Tidur Rendah
Hal utama yang perlu diketahui setiap kita di sini tentang penyebab dari narkolepsi adalah bahwa narkolepsi merupakan gangguan tidur yang disebabkan oleh produksi hormon pengatur tidur yang menurun atau terlalu rendah. Sebutan hormon tersebut adalah oreksin atau hipokretin.
Namun selain dari hal tersebut, ada pula beberapa faktor risiko lain yang kemudian bisa berimbas pada produksi oreksin atau hipokretin dalam tubuh menjadi rendah, contohnya seperti akibat cedera atau penyakit. Bahkan setia kita juga kiranya perlu mewaspadai adanya gangguan autoimun yang dapat membuat narkolepsi terjadi.
  1. Infeksi Flu
Percaya atau tidak, narkolepsi atau gangguan tidur yang menyebabkan siang terus-menerus mengantuk dapat disebabkan oleh infeksi flu. Ketika sakit flu, biasanya orang-orang akan lebih gampang mengantuk dan tubuh serasa cepat lelah dan mudah lemas. Infeksi virus yang menyerang pernapasan ini dapat menyebabkan juga nafsu makan menjadi turun.
Kelihatannya memang flu adalah penyakit ringan, namun memang gejalanya bisa sangat mengganggu aktivitas, seperti misalnya mengantuk di siang hari yang menyebabkan ingin tidur terus. Hal tersebut tentunya menjadi penghambat bagi aktivitas harian kita bukan? Istirahat, menjaga tubuh senantiasa hangat dan banyak mengonsumsi air putih adalah kunci bagi kesembuhan flu dan juga narkolepsi Anda.
  1. Infeksi Streptokokus
Bakteri Streptococcus merupakan jenis bakteri yang menyebabkan infeksi ini dan gejalanya pun termasuk cukup beragam. Mulai dari infeksi pada tenggorokan, infeksi pada telinga, infeksi di bagian kulit, infeksi rongga sinus pada wajah, pneumonia atau radang paru-paru, serta radang selaput otak dan sepsis yang kemudian juga mampu berpengaruh pada munculnya narkolepsi.
  1. Cacat Genetik
Salah satu penyebab dari gangguan tidur seperti narkolepsi adalah cacat genetik. Cacat genetik ini mampu menyebabkan gangguan autoimun pada sang penderita di mana akhirnya mengarah kepada narkolepsi. Cacat genetik sendiri bisa merupakan satu keadaan yang dipicu oleh 1 atau lebih gen penyebab fenotipe klinis.


  1. Ensefalitis
Faktor lain yang diketahui mampu menjadi penyebab timbulnya narkolepsi adalah ensefalitis. Peradangan di bagian jaringan otak lokal maupun difus/seluruhnya ini tak sama dengan radang selaput otak/meningitis. Namun, kondisi ensefalitis diketahui cukup sering terjadi disertai dengan kondisi meningitis sehingga kombinasi keduanya diketahui sebagai meningoensefalitis.
Faktor ensefalitis ini jangan sampai diabaikan atau diremehkan karena inilah salah satu perusak bagian otak yang menghasilkan hipokretin. Dengan demikian, hormon yang mengatur atau bertuga meregulasi tidur berkurang dan makin rendah. Itulah awal dari timbulnya narkolepsi yang dialami oleh seseorang. Infeksi jamur, parasit dan bakteri adalah penyebab umum ensefalitis ini berikut juga penyakit autoimun dan reaksi alergi.
  1. Cedera Kepala
Ketika seseorang mengalami cedera pada bagian kepalanya, ada risiko tinggi ia akan mengalami narkolepsi, terutama bila bagian otak sudah ikut terganggu. Waspadai bila rasa kantuk mulai berlebihan setelah cedera, dan apabila juga disertai dengan pandangan kabur, sakit kepala ringan, mual, muntah, linglung, cepat lelah, telinga berdenging, mudah kesal, hingga keseimbangan tubuh yang terganggu.


  1. Multiple Sclerosis
Faktor satu ini pun menjadi salah satu perusak bagian otak yang bertugas memroduksi hipokretin sehingga gangguan tidur pun dialami. MS atau sklerosis ganda merupakan sistem daya tahan tubuh yang mengalami kekeliruan dalam menyerang mielin dalam saraf tulang belakang dan otak. Ketika saraf otak rusak atau terganggu, maka gangguan tidur bisa saja dialami.
  1. Tumor Otak
Satu lagi faktor yang diketahui menjadi faktor perusak bagian otak yang menghasilkan hipokretin. Tumor ini merupakan proses tumbuhnya sel tak normal di bagian otak dan mampu berubah dari jinak menjadi ganas. Bila rasa kantuk berlebihan mulai disertai dengan rasa pusing terlalu sering, terutama pada pagi hari dengan area yang sama, segera periksakan ke dokter.
  1. Perubahan Hormon
Hormon yang berubah, terutama saat seseorang mengalami masa menopause atau justru sedang masuk pubertas mampu memicu timbulnya rasa kantuk tak tertahankan di siang hari yang terjadi cukup sering. Itulah yang kita namakan dengan narkolepsi da tentunya hal tersebut juga sebagai efek dari gangguan autoimun.

Demikianlah sedikit informasi mengenai daftar penyebab narkolepsi yang perlu diwaspadai. Jika rasa kantuk Anda tak biasa atau terjadi begitu sering bahkan pada waktunya untuk menjadi produktif, jangan ragu untuk memeriksakannya untuk mengetahui penyebabnya supaya mampu ditangani dengan tepat.


https://halosehat.com/penyakit/narkolepsi/penyebab-narkolepsi



Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 




komentar :


Selengkapnya

Heboh Soal Rina Nose, Sosok Asli Ustadz Abdul Somad Ternyata Pernah Diungkap Jonru!

  Yes  Muslim  - Keputusan Rina Nose melepas hijab rupanya masih hangat jadi pembahasan hingga saat ini. Terbukti, berbagai kalangan turut menyorot dan memberikan tanggapan.







Mulai dari netizen di media sosial, para sahabat dekat, YouTuber hingga para Ulama. Salah satunya adalah seorang dai kondang bernama Ustaz Abdul Somad.

Salah seorang jamaah menanyakan hal itu saat sang ustaz berceramah di Medan.

Terlihat dari video yang diunggah akun Media Alquran Sunnah pada Kamis (16/11/17) lalu.

Video yang kini menempati posisi 3 trending YouTube Indonesia itu berisi jawaban Ustaz Abdul Somad atas pertanyaan salah seorang jamaahnya.

Dari pernyataan Ustadz Abdul Somad tersebut ternyata membuat Rina Nose tersinggung.

Atas peristiwa tersebut, sosok Ustaz Abdul Somad pun ramai dibahas linimasa.

Jauh sebelum peristiwa tersebut, ternyata jonru pernah mengulik kehidupan sosok Ustaz Abdul Somad ini.

Jonru membahas habis sosok Ustaz Abdul Somad dalam postingan-nya pada tanggal 18 Agustus lalu.






Berikut adalah 7 paparan Jonru terkait sosok Ustaz Abdul Somad yang tengah fenomenal ini:

1. Ustadz Abdul Somad adalah tokoh lokal dari Riau yang menjadi terkenal se-Indonesia karena banyak video ceramahnya yang viral.

2. Beliau asli Ustadz, sudah S2 di bidang agama, lulusan Al Azhar Kairo dan S2 di Maroko pula. Jadi dari segi ilmu, beliau sangat berkompeten.

3. Beliau adalah “hasil kawin silang” antara ustadz lucu dan ustadz berkualitas. Selama ini kedua jenis ustadz tersebut seperti air dan minyak. Tak mungkin bersatu.

Namun Ustadz Abdul Somad berhasil mengawinkan keduanya. Ceramah-ceramah beliau selain “bergizi tinggi”, juga enak didengar, dan porsi lucunya pun sewajarnya saja. Tidak berlebihan.

4. Gayanya sangat sederhana.

5. Beliau bukan tipe ustaz kharismatik. Masyarakat menghormati beliau karena ilmunya, bukan karena kharismanya.

6. Beliau juga bukan tipe ustadz stereotif (maksudnya kelihatan banget gayanya seperti ustadz pada umumnya). Gaya beliau biasa saja. Seperti orang kebanyakan.

Mendengar ceramah beliau, kita seperti mendengar ucapan orang biasa yang kebetulan pintar di bidang agama.

7. Banyak yang menyebut ustadz Abdul Somad sebagai pengganti K.H. Zainuddin MZ. Dari segi popularitas bolehlah. Namun dari segi karakter, keduanya sangat jauh berbeda.

KH Zainuddin MZ itu kharismatik, stereotif, dan lebih cocok tampil di acara tabligh akbar. Sementara ustadz Abdul somad tidak kharismatik, tidak stereotif, dan lebih cocok tampil di acara-acara kajian yang terbatas.

Dan alhamdulillah, beliau beruntung hidup di era sosmed, yang menyebabkan ceramah-ceramah beliau yang kebanyakan berskala lokal pun akhirnya bisa dinikmati oleh umat Islam se-Indonesia.

Kenapa banyak orang yang suka men-share video-video ceramah ustadz Abdul Somad? Tentu saja karena mereka suka. Kenapa mereka suka? Menurut saya, karena ke-7 faktor di atas. Tak perlu lagi saya bahas satu-persatu, kan?

Yang jelas, Ustadz Abdul Somad ini unik banget. Sederhana, apa adanya, namun “penuh gizi” sekaligus menghibur. Keren luar biasa!

Karena itu, jika Anda belum nonton video ceramah ustadz Abdul Somad, buruan tonton sekarang juga. Jangan sampai menyesal.

Alhamdulillah, kita sebagai umat Islam Indonesia perlu bersyukur karena memiliki seorang ulama seperti ustad Abdul Somad.

Dan saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada teman-teman yang selama ini menshare video-video ceramah ustadz Abdul somad. Semoga share-share Anda menjadi amal jariah yang pahalanya terus mengalir hingga akhirat kelak. Aamiin….

Jakarta, 18 Agustus 2017

Jonru Ginting 





Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 




komentar :


Selengkapnya

Pantas Saja Ustadz Abdul Somad Marah, Ternyata Begini Tulisan Rina Nose tentang Agama

  Yes  Muslim  -  Saat ditanya tentang Rina Nose yang membuka jilbabnya dengan alasan tidak ada yang berubah, Ustadz Abdul Somad bertanya balik Rina Nose siapa. “Yang pesek itu?”





Rupanya, istilah ini dijadikan senjata untuk membully Ustadz Abdul Somad dengan tuduhan mengejek. Padahal selama ini Rina Nose suka dengan branding “pesek” tersebut. Di Youtube, terdapat beberapa video buktinya.

Di pengajian berikutnya yang diunggah akun Media Alquran Sunnah di Youtube, Ahad (19/11/2017), Ustadz Abdul Somad menanggapi tuduhan bahwa ia mengejek Rina Nose.

“Itu bukan saya mengejek, itu orang sudah mengejek agama. Kalau ada perlu tidak perlu beragama tidak perlu bertuhan bisa baik ngapain cari tuhan,” kata Ustadz Abdul Somad mengutip tulisan Rina Nose.

Tulisan yang dimaksud Ustadz Abdul Somad sebagai “mengejek agama” itu ditulis Rina Nose di akun Instagram-nya. Namun, saat ini tulisan tersebut sudah dihapus.

Berikut ini tulisan lengkap Rina Nose seperti dikutip Tribunnews, Ahad (12/11/2017):

Ada pelajaran baru yang saya dapat dari penduduk Jepang selama dua hari saya disini. Mayoritas penduduk sini rupanya tidak memiliki kepercayaan terhadap suatu agama, bahkan Tuhan.

Tapi sebagian mereka percaya bahwa ada kekuatan yang jauh lebih besar dari diri mereka.

Ada yang menarik, tanpa kepercayaan terhadap agama tertentu, mereka begitu menjunjung tinggi nilai moral dan kemanusiaan.

Memiliki rasa syukur yang begitu besar atas semua kenikmatan yang mereka peroleh, dengan cara menghormati setiap makhluk hidup, makanan dan alam.

Memiliki kesadaran tinggi akan ketertiban, kedisiplinan, dan kebersihan.

Sulit menemukan tempat sampah di sini, tapi juga sulit menemukan sampah berceceran di setiap sudut nya.

Hampir tidak ada. (Mungkin saya belum mengunjungi semuanya, tapi sejauh mata ini melihat, memang setiap sudutnya terlihat rapih dan bersih).

Satu hal lain yang menarik perhatian saya, ketika saya menemukan beberapa penduduk asli yang tiba-tiba ingin memeluk suatu kepercayaan.

Kemudian saya bertanya, kalau hidupmu sudah sebaik ini tanpa agama, lalu kenapa kamu ingin mencari Tuhan dan ingin memiliki agama?


Tak hanya Ustadz Abdul Somad, banyak netizen yang menilai tulisan itu menghina agama dan mengarah ke atheisme. [opinibangsa.info / tby]


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 




komentar :


Selengkapnya

YES MUSLIM - Portal Muslim Terupdate !

" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top