Pria yang Siap Donor Mata untuk Novel Ternyata Mualaf yang Rajin Berjemaah di Masjid




  Yes  Muslim  - Kusuma Hartanto alias Sanchoz tiba-tiba jadi perbincangan. Pria yang siap mendonorkan matanya untuk Novel Baswedan itu ternyata mualaf yang bekerja sebagai tukang parkir.


Pria yang sudah 15 tahun jadi tukang parkir itu mengaku terharu melihat tayangan mengenai kepulangan Novel Baswedan di televisi. Saat itu salah seorang pembawa berita menyebut Novel memerlukan pendonor mata untuk kesehatan matanya.

“Saya terharu melihat penyambutan kepada beliau saat itu sedemikian meriahnya. Saya dengar mata beliau sebelah kiri bermasalah karena disiram orang tidak bertanggung jawab dengan air keras,” tuturnya seperti dikutip dari Detik.com, Jumat
(23/2/2018).


Sanchoz mengaku tak bisa menahan air matanya setelah mengetahui kasus Novel Baswedan yang menjadi korban kejahatan. “Detik itu juga saya memantapkan diri untuk mendonorkan mata saya untuk beliau,” lanjutnya.

Sanchoz sendiri sudah 15 tahun bekerja sebagai juru parkir di Jalan RE Martadinata. Sebagai seorang mualaf dia tidak pernah meninggalkan kewajibannya untuk beribadah. Hal ini diakui oleh Eky Komaruzaman pemilik konter ponsel tempat Sanchoz menjadi juru parkir.

“Dua puluh menit sebelum waktu salat, dia sudah mengajak, hayu salat hayu salat. Kemudian dia pergi duluan untuk menjadi muazin di Masjid Jami Al Iman Nurul Huda 300 meter lah dari tempat ini,” kata Eky.

Tak hanya dikenal rajin salat berjemaah di masjid, Sanchoz juga disegani di wilayah itu. Dia beberapa kali mengusir orang yang mabuk dan ngelem di trotoar.

“Saya ikhlas dan bukan mencari sensasi. Saya juga kaget kenapa jadi ramai di media sosial. Niat awalnya saya hanya nanya alamat KPK dan mengungkapkan keinginan saya bertemu dengan Pak Novel untuk menyampaikan keinginan saya mendonorkan mata,” kata Sanchoz.

Keinginannya untuk mendonorkan mata jadi viral setelah diceritakan pemilik akun medsos bernama Muttaqin Ilham. [www.tribunislam.com





Ini Juru Parkir yang Siap Donorkan Matanya untuk Novel Baswedan


Seorang juru parkir di Jalan RE Martadinata, Kota Sukabumi, Jabar mendadak terkenal setelah curhatannya kepada seorang teman viral di media sosial (Medsos). Pria bernama Kusuma Hartanto yang akrab disapa Sanchoz itu mengaku siap mendonorkan matanya kepada pegawai KPK Novel Baswedan.


Detikcom penasaran dan berusaha menemui langsung pria dengan panggilan Sanchoz itu, di salah satu ruko di kawasan pusat Kota Sukabumi Sanchoz terlihat duduk memperhatikan keluar masuk kendaraan ke area parkir di tempat tersebut.

Ia mengaku niatnya mendonorkan mata saat melihat tayangan mengenai kepulangan Novel Baswedan di televisi. Saat itu salah seorang pembawa berita menyebut Novel memerlukan pendonor mata untuk kesehatan matanya.


“Saya terharu melihat penyambutan kepada beliau saat itu sedemikian meriahnya. Saya dengar mata beliau sebelah kiri bermasalah karena disiram orang tidak bertanggung jawab dengan air keras,” tuturnya.






Sanchoz mengaku tak bisa menahan air matanya setelah mengetahui kasus Novel Baswedan yang menjadi korban kejahatan. “Detik itu juga saya memantapkan diri untuk mendonorkan mata saya untuk beliau,” tandasnya.

Sanchoz sendiri sudah 15 tahun bekerja sebagai juru parkir di Jalan RE Martadinata, sebagai seorang muallaf dia tidak pernah meninggalkan kewajibannya untuk beribadah. Hal ini diakui oleh Eky Komaruzaman pemilik konter ponsel tempat Sanchoz menjadi juru parkir.


“20 menit sebelum waktu salat dia sudah mengajak, hayu salat hayu salat. Kemudian dia pergi duluan untuk menjadi Muadzin di masjid jami Al Iman Nurul Huda 300 meter lah dari tempat ini. Jadi buat anak-anak di tempat ini, mulai dari penjaga toko sampai supir angkot semua kenal dengan beliau. Dia juga paling kencang kalau ada yang macam-macam di daerah sini, beberapa kali ngusir orang yang mabuk dan ngelem di trotoar,” kata Eky.

Seperti diberitakan, warganet di Sukabumi, Jawa Barat digegerkan dengan postingan pemilik akun medsos bernama Muttaqin Ilham. Dalam postingannya, Muttaqin menceritakan curhat seorang juru parkir yang berkeinginan untuk mendonorkan matanya untuk pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).[www.tribunislam.com



Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 




komentar :


Selengkapnya

Kerennya Wajah Danau Sunter Sekarang, Serasa di Eropa.. Gabener Nih Anies-Sandi πŸ˜‚



  Yes  Muslim  -  Baru 4 bulan memimpin Jakarta, gubernur wakil gubernur Anies Baswedan - Sandiaga Uno bikin berdecak kagum.

Salah satunya adalah Danau Sunter yang "disulap" jadi danau yang bersih dan indah di tengah Jakarta. Danau ini disulap seperti danau di Swiss.

Serasa di Eropa deh... tapi ini Jakarta... Gabener Nih Anies-Sandi πŸ˜‚

"Saya yakin Anda semua tercengang melihat perubahannya," tutur Ryan Hasri, koresponden

CNN Indonesia melalui video liputannya, Jum'at (23/2/2018).

Pemprov DKI akan menggelar Festival Danau Sunter besok hari Minggu (25/2/2018).

Kegiatan ini akan dimeriahkan sejumlah atraksi olahraga air, seperti jetski, dayung, dan perahu naga.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno disebut akan menjadi puncak acara dengan lomba berenang (Sandi) melawan Bu Susi (mendayung).

NB: cebong dilarang di danau ini, ntar butek πŸ˜‚

[video - Danau sunter sekarang]




[video - Cara Sandiaga Uno Menyulap Danau Sunter Seperti Danau di Swiss]




bener bener GABENER ni ANIES - SANDI ! 

BRAVO ! 





Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 




komentar :


Selengkapnya

Menekan KLAKSON Setiap Melewati Jembatan Angker.. Hati-hati! Ini Bagian Dari Kesyirikan




“Dan (ingatlah), ketika Rabbmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Rabbmu”. Mereka menjawab, “Betul (Engkau Rabb kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan,”Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap hal ini (keesaan Rabb)”. Atau agar kamu tidak mengatakan, “Sesungguhnya orang-orang tua kami telah menyekutukan Ilah sejak dahulu, sedang kami ini adalah anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. Maka apakah Engkau membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang yang sesat dahulu”. (QS. 7:172-173)

Ayat di atas menjelaskan bahwa kebanyakan orang yang terjerumus ke dalam kesyirikan disebabkan oleh dua hal dan secara otomatis dia telah melanggar perjanjian, ikrar dan persaksiannya sendiri terhadap keesaan Allah, dua hal tersebut adalah:
  • Jahil dan lalai terhadap tauhid dan syirik
  • Taqlid buta pada adat istiadat dan kebiasaan nenek moyang.
Permasalahan syirik bukanlah perkara yang remeh, sebab kelurusan seseorang dalam bertauhid dan beraqidah menjadi jaminan bagi keselamatannya di dunia dan akhirat. Apabila tauhid seseorang melenceng dari standar Al-Qur’an dan As-sunnah, maka pasti dia terjerumus pada kesyirikan.


Karena itu kita harus mengerti dan paham apa sebenarnya syirik itu, agar kita bisa terhindar dari bahaya dan malapetakanya di dunia dan di akhirat. Para ulama mengatakan, “Aku mengenali kejelekan bukan untuk melakukannya, tetapi agar terhindar darinya. Barangsiapa yang tidak bisa membedakan antara kebaikan dengan kejelekan pasti terjerumus pada kejelekan itu.” Untuk itu, marilah kita mengenali apa syirik itu sebenarnya.

Syirik adalah menyejajarkan/menyamakan makhluk dengan Al-Khaliq (Allah swt) dalam perkara-perkara yang merupakan hak khusus (istimewa) Allah swt.


http://1.bp.blogspot.com/-TMqd1R1BVos/UxfWRnwqxEI/AAAAAAAAOgI/FszwQO-ZE3E/w1200-h630-p-nu/Kisah-Misteri-Jembatan-Panus-yang-Angker.jpg


Hak istimewa Allah Subhannahu wa Ta’ala banyak sekali, seperti: Disembah, mencipta, mengatur, memberikan manfaat dan mendatangkan madharat, menentukan baik dan buruk, membuat hukum dan undang-undang (syari’at) dan lain-lainnya.

Secara umum jenis syirik itu ada dua: Syirik Akbar (besar) dan Syirik Ashghar (kecil). Perbedaan antara syirik akbar dan syirik asghar adalah:

Syirik akbar;
  • Syirik akbar menghancurleburkan seluruh amal ibadah pelakunya.
  • Apabila dia meninggal dunia dalam keadaan berbuat syirik akbar maka tidak mendapat ampunan Allah Subhannahu wa Ta’ala.
  • Pelakunya tergolong murtad dari Islam.
  • Di akhirat kelak pelakunya akan kekal dalam neraka selama-lamanya.
Syirik Asghar (kecil);
  • Dosa syirik kecil tidak merusak seluruh amal ibadah.
  • Pelakunya diampuni apabila Allah Subhannahu wa Ta’ala menghendakinya.
  • Pelakunya tidak tergolong murtad dari Islam.
  • Di akhirat kelak pelakunya tidak akan kekal dalam neraka selama-lamanya.

Beberapa Fenomena Syirik

A. Ngalap (mencari) berkah di kuburan wali, kiyai dan selainnya.

Sudah menjadi hal yang umum dan membudaya di masyarakat, dan bahkan dianggap ibadah yang sangat afdhal bahwa pada hari-hari/bulan-bulan tertentu, misalnya Maulud (Rabiul awal), menjelang Ramadhan, menjelang lebaran (Syawwal) dan lain sebagainya, banyak orang yang mendatangi kuburan kuburan kyai, orang-orang yang dianggap wali, atau kuburan orang shalih. Mereka datang dari tempat yang cukup jauh dengan mencurahkan tenaga, waktu, pikiran, dan harta. Padahal Rasulullah telah bersabda,

“Janganlah kalian mengadakan perjalanan jauh (untuk beribadah, berziarah, mencari berkah) kecuali hanya ke tiga masjid: Masjidil Haram, Masjidku ini (Masjid Nabawy), dan Masjid al-Aqsha.” (Muttafaqun ‘Alaih)

Dengan melakukan ritual ziarah ke kuburan-kuburan wali/kiyai dari tempat yang jauh, maka itu sudah merupakan suatu pelanggaran terhadap konsekwensi hadits diatas.

Kalau ternyata tujuan dari ziarah kubur itu menyimpang dari tuntunan syari’at Islam yang suci ini, seperti: Mencari berkah, meminta-minta kepada penghuni kuburan itu, atau mencari syafa’at, maka perbuatan itu jelas merupakan syirik akbar. Apabila pelakunya tidak bertaubat hingga datang kematiannya, maka Allah Subhannahu wa Ta’ala tidak mengampuninya dan dia kekal dalam neraka, semoga kita terhindar dari hal itu.
Allah berfirman:

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. 4:48)

B. Mencari kesaktian lewat amalan, dzikir atau ritual tertentu.

Fenomena ritual seperti ini sudah berurat dan berakar, bahkan menjadi trend dalam masyarakat kita. Dan yang terbelit dan terperangkap dalam lingkaran syetan ini mulai dari orang awam sampai para pejabat, rakyat jelata sampai orang berpangkat. Bahkan kalangan “terpelajar” yang mengaku “intelektual”pun menggandrungi klenik-klenik seperti ini. Mereka menyebutnya dengan “membekali diri dengan ngelmu (ilmu), kekebalan, kesaktian”.

Untuk mengelabuhi orang-orang awam terkadang “orang pinter” itu menyandangkan titel mentereng seperti: KH (Kyai Haji), Prof, DR, padahal semua itu mereka lakukan untuk melanggengkan bisnis mereka sebagai agen-agen dan kaki tangan syetan dan jin.

Untuk meraih kesaktian ini, ada yang dengan cara-cara klasik kebatinan, dengan istilah black magic (ilmu hitam) maupun white magic (ilmu putih), dan ada pula dengan cara-cara ritual “dzikir dan amalan-amalan wirid tertentu”, dan cara yang terakhir ini lebih banyak mengelabui kaum muslimin, karena seakan-akan caranya Islami dan tidak mengandung kesyirikan.

Dan perlu diketahui bahwa“dzikir dan amalan-amalan wirid tertentu” yang tidak ada syari’atnya dalam Islam, merupakan rumus dan kode etik untuk berhubungnan dengan alam supranatural (alam jin), hal seperti ini merupakan perangkap syetan yang menjerumuskan orang pada perbuatan syirik. Untuk mengetahui bahwa perbuatan itu termasuk perbuatan syirik adalah sebagai berikut:

Pertama, bahwa “dzikir dan amalan-amalan wirid tertentu” tersebut bukanlah syari’at Islam, karena tidak memakai standar Al-Qur’an maupun Sunnah Rasulullah n, dan ini termasuk dalam kategori bid’ah, yang mana syetan lebih menyukai bid’ah daripada perbuatan maksiat sekalipun.

Ke dua, apabila tujuan seseorang melakukan “dzikir dan amalan-amalan wirid tertentu” tersebut untuk memperoleh kesaktian, kekebalan, dan hal-hal yang luar biasa, maka sudah pasti itu bukan karena Allah Subhannahu wa Ta’ala, seperti membaca Al-fatihah 1000 X, Al-ikhlas 1000 X dan lain sebagainya dengan tujuan agar kebal terhadap senjata tajam, peluru dan tahan bacok. Atau membaca salah satu shalawat bikinan (baca;bid’ah) dengan iming-iming kesaktian tertentu seperti bisa menghilang dari pandangan orang, bisa makan besi, kaca, beling dan lain sebagainya. Itu semua bukanlah karomah tetapi merupakan hakikat syirik itu sendiri, karena telah memalingkan tujuan suatu ibadah kepada selain Allah Subhannahu wa Ta’ala.

http://3.bp.blogspot.com/-K8ByzJXOhjI/UFlUG339DQI/AAAAAAAAAVc/CjgBOItZqAM/w1200-h630-p-nu/Jembatan+Jirak.jpg

C. Meminta bantuan arwah rasul, wali, atau tokoh tertentu agar terhindar dari marabahaya. 

Ritual-ritual seperti ini dapat kita saksikan pada acara-acara malam 1 Syuro(Muharram). Diantara mereka ada yang mengadakan acara ritual di pantai laut selatan, mereka ramai-ramai melepaskan bermacam-macam sesajen seperti hewan yang masih hidup, aneka makanan, bunga-bungaan dan kemenyan sambil memanggil-manggil arwah Nabi Muhammad, Syekh Abdul Qodir Jailani dan memanggil Nyi Roro Kidul. Tujuan mereka melakukan ini agar Nyi Roro Kidul yang “katanya” menjadi penguasa di pantai laut selatan itu tidak minta korban pada tahun ini.

D. Membuat sesajen untuk menolak roh jahat.

Kegiatan ritual syirik ini bisa kita temui ketika ada pembangunan jembatan, gedung atau rumah. Pada acara peletakan batu pertama, biasanya diadakan pemotongan hewan kemudian darahnya disiramkan atau dioleskan, dan kepala hewan itu ditanam di situ. Tujuannya agar bangunan itu kokoh, kuat, lancar dalam pembangunannya serta tidak meminta korban, terhindar dari bahaya, serta agar makhluk halus yang ada di situ tidak mengganggu. Ada juga yang meletakkan sesajen di atas tiang utama bangunan, agar terhindar dari gangguan makhluk halus yang berada di daerah itu.

Demikian pula, ketika orang merasa takut melewati pohon besar, kuburan, hutan atau lembah yang dianggap angker. Lalu dia mengirimkan berbagai macam bentuk sesajen. Kalau lewat di daerah itu harus minta izin terlebih dahulu, seperti mengucapkan “Mbah permisi saya mau lewat” sambil menundukkan badan pertanda tunduk, atau dengan membunyikan klakson kendaraan sambil menjalankannya dengan pelan-pelan, dan lain sebagainya.

E. Memakai Jimat-Jimat.

Ketika batu akik diyakini memiliki daya magic karena telah “diisi” oleh dukun atau orang pintar, maka menjadikan akik itu sebagai jimat pembawa keberuntungan berarti telah menjadikannya sebagai tuhan selain Allah.

Ketika bambu kuning atau potongan tulisan arab yang maknanya tidak jelas diletakkan di atas pintu rumah, agar”si kolor ijo”tidak bisa masuk rumah, maka berarti telah mempertuhankan jimat itu, dan ini adalah bantuk kesyirikan yang sangat nyata terhadap Allah SWT.

Demikian pula apabila al-Qur’an Stambul (Al-Qur’an berukuran sangat kecil yang tulisannya tidak bisa dibaca kecuali dengan mikroskop) dijadikan jimat untuk menolak marabahaya, maka pelakunyapun sudah terjerumus pada lingkaran syetan yaitu syirik.

Rasulullah SAW bersabda, artinya,

“Barangsiapa yang menggantungkan sesuatu (sebagai jimat), niscaya Allah menjadikan dia selalu bergantung kepada jimat itu”. (HR.Imam Ahmad dan at-Tirmizi)

F. Ramal-Ramalan

Yaitu segala bentuk ramalan, mulai dari ramalan keadaan Indonesia sampai keadaan pribadi seseorang untuk rentang waktu sepekan, sebulan atau setahun ke depan, baik mengenai ekonominya, politiknya dan lain sebagainya. Ini semua adalah klenik-klenik yang menghancurkan negara besar ini yang katanya mayoritas muslim terbesar di dunia. Klenik ini juga yang menjadi faktor utama datangnya musibah-musibah yang silih berganti dan tidak akan pernah hengkang dari tanah air kita ini selama kemaksiatan syirik ini dan dosa-dosa besar lainnya masih gentayangan menghancurkan sendi-sendi kehidupan beragama kita. Wallahul Musta’an, hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.

Mudah-mudahan tulisan singkat ini menjadi bahan renungan bagi kita semua.


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

komentar :


Selengkapnya

Kini, Semakin Banyak Warga Rusia Yang Percaya Pada Tuhan




DULU, masyarakat Rusia terkenal sebagai masyarakat komunis yang tidak percaya adanya Tuhan. Namun, kini masyarakat Rusia mulai bergeser dan semakin sering mengharapkan pertolongan Tuhan.

Mereka juga semakin sering berbicara tentang takdir dan nasib manusia yang ditentukan Tuhan, dua kali lebih sering dalam 25 tahun terakhir. Hal tersebut diungkapkan para sosiolog, mengutip hasil jajak pendapat yang dilakukan Pusat Riset Opini Publik Rusia (VTsIOM).

Survei dilakukan terhadap 1.600 orang yang tinggal di 130 daerah berpenduduk dari 46 wilayah di Rusia ini dilakukan pada 23 – 24 April 2016, RBTH melaporkan.

Sebanyak 67 persen dari responden mengatakan mereka berharap pertolongan Tuhan dalam kehidupan mereka sehari-hari sampai batas tertentu. Jumlah ini meningkat 18 persen dari survei serupa yang dilakukan pada tahun 1991, sebanyak 49 persen.



http://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/muslim-rusia-ilustrasi-_120804060021-465.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-3yInetLuAyY/Vpy43Pru8_I/AAAAAAABW8I/8YzWqcirVgk/s1600/warga%2BRusia%2Bantri%2Bmakanan.jpg

Sementara, hanya 14 persen responden yang mengatakan mereka tidak percaya pada Tuhan (pada 1991, jumlahnya 21 persen) dan 11 persen lainnya mengatakan mereka tidak berharap bantuan Tuhan. Tiga persen dari responden menjawab secara berbeda dan lima persen lainnya ragu-ragu.

Dibandingkan dengan tahun 1991, masyarakat Rusia kini lebih percaya pada fenomena yang berhubungan dengan agama. Sebanyak 50 persen dari responden mengatakan bahwa mereka percaya pada keajaiban spiritual.

Angka ini meningkat 18 persen dari tahun 1991 (32 persen). Selain itu, 46 persen responden yakin akan adanya kehidupan setelah kematian. Hasil survei juga menunjukkan bahwa 40 persen responden percaya dengan kehadiran iblis dan neraka, padahal di tahun 1991, hanya 25 persen saja yang percaya.
Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

komentar :


Selengkapnya

Viral Video Khatib Meninggal Dunia Saat Khutbah Jumat, Bikin Merinding Berita Nasional

  Yes  Muslim  - Video khatib yang tengah memberikan khutbah jumat mendadak meninggal saat berada di mimbar viral di media sosial. Para jemaah yang berada di saf terdepan terkaget-kaget.




“Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. Telah Meninggal Dunia, Bapak Ust H Kholik Sufyan, hari ini Jum’at, 23 Feb. 2018, ketika Khutbah Jum’at di Masjid Al-Falah, Jurang Mangu. Tangerang. Banten. Semoga Husnul Khatimah. Aamiin Yaa Rabb,” demikian pesan yang beredar.
Hal itu dibenarkan oleh putra almarhum, Rizal. Menurut dia, sang ayah meninggal dengan cara yang baik.
“Beliau meninggal di waktu dan dengan cara yang baik. Itu yang membuat kami tabayun, Abah meninggal dengan khusnul khotimah, kami ikhlas,” tutur Rizal, anak bungsu almarhum Ustaz Kholik Sufyan, kepada Liputan6.com, Jumat (23/2/2018).
Dalam video yang beredar, sang khatib itu tengah berdiri di atas mimbar memberikan khutbah Jumatnya. Namun, tiba-tiba kepalanya lemas lalu membentur bagian mimbar. Tak lama kemudian, tubuhnya pun terhempas ke belakang.
Khatib yang mengenakan baju koko hitam dan peci itu tak berdaya. Peci yang dikenakannya terpental. Sementara kursi khatib yang berada di belakangnya juga tergeser setelah terkena hempasan tubuhnya.
Kejadian itu membuat jemaah menjadi terkejut. Mereka langsung berusaha menolong sang ustaz.
Sejumlah jemaah menggotong tubuh sang ustaz ke bagian saf depan. Setelah itu, jemaah salat Jumat pun membawanya keluar masjid.
Berikut videonya:




Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 




komentar :


Selengkapnya

Menguak Hipnotis, Metode Terapi Yang Sering Disalahartikan

  Yes  Muslim  - Hipnosis, atau yang lebih sering Anda kenal dengan hipnotis, adalah suatu teknik terapi di mana seorang tenaga ahli (psikolog atau psikiater) akan membuat seseorang berada dalam keadaan relaks dan tenang agar bisa lebih fokus kepada pikirannya sendiri dan merespon sugesti yang diberikan. Meskipun teknik hipnosis menimbulkan kontroversi, mayoritas tenaga ahli percaya bahwa terapi hipnosis sangat dapat membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan seseorang, seperti misalnya mengatasi rasa sakit, rasa gugup berlebihan, gangguan perubahan mood, hingga membantu orang mengubah atau menghentikan suatu kebiasaan seperti misalnya merokok.





Mana yang benar, hipnosis atau hipnotis?

Anda mungkin lebih sering mendengar hipnotis jika dibandingkan hipnosis. Sebenarnya kedua kata tersebut berbeda artinya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, hipnosis merupakan kata benda, yang berarti suatu keadaan seperti tidur karena sugesti. Sementara hipnotis merupakan kata keterangan, yang berarti membuat atau menyebabkan seseorang berada dalam keadaan hipnosis.

Kegunaan hipnosis untuk terapi psikologi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, hipnosis merupakan salah satu metode terapi psikologi yang kontroversial dan terkadang disalahartikan. Hipnosis cenderung lekat dengan image mengorek rahasia seseorang atau memberikan sugesti pada seseorang untuk melakukan hal-hal aneh. Padahal sebenarnya, hipnosis merupakan metode dalam psikologi yang valid untuk digunakan dalam praktik psikologi klinis.
Secara sederhana, hipnosis adalah suatu keadaan di mana seseorang fokus atau berkonsentrasi penuh, sehingga meningkatkan kemampuan menerima sugesti. Hipnosis juga sering diasosiasikan dengan keadaan tenang atau relaks. Saat seseorang sedang dalam keadaan hipnosis, mereka cenderung lebih terbuka terhadap sugesti jika dibandingkan saat tidak sedang dalam keadaan hipnosis. Hipnosis dalam terapi psikolog dapat digunakan untuk mengatasi rasa sakit, terutama sakit pada fisik, anxiety, bahkan bisa mengurangi gejala dementia. Beberapa fungsi lain dari hipnosis yaitu:
  • Sebagai terapi untuk rasa sakit kronis seperti pada penderita rematik artritis.
  • Sebagai terapi untuk mengurangi rasa sakit saat melahirkan.
  • Membantu mengontrol beberapa gejala pada ADHD.
  • Membantu mengurangi mual dan muntah pada terapi penderita kanker.
  • Membantu mengontrol rasa sakit saat menjalani prosedur perawatan atau pengobatan masalah gigi dan mulut.
  • Mengurangi insomnia dan gangguan tidur lainnya.

4 mitos seputar hipnosis

Beberapa pernyataan terkait hipnosis di bawah ini mungkin sering Anda dengar. Tapi apakah mitos-mitos terkait hipnosis tersebut benar?

1. “Anda tidak akan mengingat apa yang Anda lakukan saat berada dalam kondisi hipnosis”

Pernyataan ini tidak sepenuhnya salah. Amnesia dapat terjadi dalam beberapa kasus, tetapi orang biasanya mengingat semua hal yang terjadi saat mereka berada dalam kondisi hipnosis. Hipnosis memang dapat memberi sedikit pengaruh pada memori. Posthypnotic amnesia dapat membuat seseorang lupa apa yang terjadi sebelum dan saat dihipnotis. Namun keadaan ini biasanya jarang terjadi dan kalaupun terjadi, efeknya hanya bersifat sementara.

2. “Hipnosis dapat membantu seseorang mengingat kejadian dengan detail”

Hipnosis dapat digunakan untuk meningkatkan ketajaman memori atau mengorek kejadian masa lampau seseorang, tetapi sebenarnya efek yang ditimbulkan tidak sebesar yang orang kira. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa hipnosis tidak dapat sepenuhnya membuat orang mengingat hal secara detail dan akurat, bahkan hipnosis bisa membuat seseorang keliru menginterpretasikan memorinya.

3. “Anda bisa dihipnotis meskipun Anda tidak mau”

Ini mungkin sering Anda saksikan di TV, beberapa penonton dipilih secara acak untuk dihipnotis dan nyaris 100% dari orang tersebut kemudian berada dalam kondisi hipnosis. Sebenarnya, hipnosis membutuhkan ‘izin’ dan kemauan dari orang yang akan dihipnotis. Untuk dapat bisa dihipnotis, seseorang harus benar-benar membuka diri dan bersedia dihipnotis. Keadaan ini dapat membuat sugesti yang diberikan oleh psikolog atau psikiater menjadi lebih mudah diterima oleh pasien.

4. “Orang yang menghipnosis Anda memiliki kontrol penuh atas diri Anda”

Meskipun beberapa orang mengalami perasaan di mana mereka bertindak diluar dari keinginan mereka, tetapi sebenarnya orang yang menghipnosis Anda tidak dapat menyuruh Anda untuk melakukan sesuatu yang berada di luar kehendak Anda.

Apakah semua orang bisa dihipnotis?

Anda mungkin berpikir bahwa Anda kebal terhadap hipnotis, namun sebenarnya 15% orang sangat responsif terhadap hipnotis, terutama mereka yang gampang terbawa oleh fantasi atau khayalan. Contohnya seperti anak-anak yang cenderung lebih mudah untuk dibawa ke dalam fase hipnosis. Tetapi memang ada sebagian orang (kurang lebih 10% orang dewasa) yang memang sulit atau bahkan tidak dapat dihipnotis sama sekali.
Keberhasilan hipnotis bergantung pada siapa yang melakukan proses hipnotis dan bagaimana pandangan Anda ketika akan dihipnotis. Mereka yang melihat hipnosis secara lebih positif (misalnya melihat hipnosis sebagai terapi atau alat untuk membantu masalah mereka) akan lebih mudah masuk ke dalam fase hipnosis dan menerima sugesti.
https://hellosehat.com/hidup-sehat/psikologi/hipnotis-metode-terapi-yang-sering-disalahartikan/


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 




komentar :


Selengkapnya

Apakah Anda Mudah Dihipnotis? Inilah Tesnya…

  Yes  Muslim  - Kebanyakan orang berpikir bahwa hipnotis atau hypnosis adalah tipuan. Agama menyebutnya sebagai perbuatan yang berdosa. Sementara ilmu pengetahuan masih mempertanyakan kebenaran dan keberadaannya.

Hipnotis, di tangan yang baik, bisa menjadi bermanfaat, membantu mengelola rasa sakit dan mengendalikan stres serta kecemasan, bahkan fobia. Namun, beberapa orang justru menggunakan hipnotis untuk sesuatu yang salah.
Anda mungkin harus waspada jika tiba-tiba dicolek orang tidak dikenal saat sedang berjalan sendiri, karena dikhawatirkan orang tersebut akan menghipnotis Anda, lantas merampok. Namun ternyata tidak semua orang mudah dihipnotis. Ada beberapa orang yang mudah, sementara lainnya tidak. Mengapa?



Beda “otak aktif” yang mudah di hipnotis atau tidak
Hipnotis bekerja dengan cara mengubah aktivitas di daerah otak target atau pasien yang terkait dengan perhatian atau kewaspadaan. Pada saat dihipnotis, seseorang akan mencapai tingkat fokus atau konsentrasi yang sangat tinggi, sehingga sugesti yang diberikan kepadanya akan lebih mudah diterima.
Dengan begitu, tujuan hipnotis, misalnya seperti untuk mengendalikan perilaku atau fobia, bisa lebih mudah tercapai karena otak sangat fokus pada isi sugesti yang diterima. Tetapi ada beberapa orang yang memang lebih sulit dihipnotis.
Menurut dr. David Spiegel, seorang spesialis kesehatan jiwa sekaligus profesor psikiatri dan ilmu perilaku dari Stanford University, ada sekitar 25 persen orang yang tidak mudah dihipnotis.
Spiegel menjelaskan dalam Archives of General Psychiatry bahwa terdapat perbedaan di area otak pada orang-orang yang tidak mudah dihipnotis dengan orang-orang yang mudah dihipnotis, yaitu:
  • Pada orang yang tidak mudah dihipnotis:
Area otak aktif yang terkait dengan kontrol eksekutif dan perhatian cenderung memiliki aktivitas yang lebih sedikit.
  • Pada orang yang mudah dihipnotis:
Area otak aktif yang lebih besar di bagian kontrol eksekutif dan bagian yang berperan dalam memusatkan perhatian.
Jadi dengan kata lain, orang yang lebih mudah berkonsentrasi pada satu hal dalam satu waktu, justru cenderung lebih mudah terhipnotis.
Sedangkan orang yang sulit berkonsentrasi, akan lebih sulit dihipnotis. Hal ini terbalik dengan teori yang banyak dipercaya awam, yaitu justru orang yang susah konsentrasi yang mudah dihipnotis.
Apakah saya mudah dihipnotis?
Tidak mudah memang untuk mengetahui apakah seseorang mudah kena hipnotis atau tidak. Hipnotis sendiri mudah dilakukan jika memang orang yang bersangkutan sengaja ingin dihipnotis. Jika orangnya tidak berkenan, maka hipnotis juga akan sulit dilakukan.
Jika belum mencoba dihipnotis, mungkin sulit menentukan apakah Anda mudah dihipnotis atau tidak. Tapi, Anda mungkin bisa mencoba mengerjakan tes dari Hypnosis Motivation Institute di bawah ini untuk mengetahuinya.
Coba jawab semua pertanyaan di bawah ini dengan “ya” atau “tidak”. Beri nilai 1 (satu) untuk semua jawaban “ya”, dan jumlahkan hasilnya.
Berikut beberapa pertanyaannya:
  • Apakah Anda memiliki banyak kenangan yang masih sering Anda ingat dari masa kecil Anda?
  • Apakah Anda cenderung terbawa suasana, saat nonton film atau baca buku?
  • Apakah Anda cenderung tahu, apa yang akan dikatakan seseorang sebelum orang tersebut mengatakannya?
  • Apakah gambar visual yang kuat pernah memicu Anda merasakan sensasi fisik karenanya? Misalnya, Anda merasa haus saat menyaksikan adegan film di tengah gurun.
  • Apakah Anda pernah pergi ke suatu tempat dan bertanya-tanya, bagaimana Anda bisa sampai di tempat itu?
  • Apakah Anda kadang berpikir dalam gambar dan bukan dalam kata-kata?
  • Apakah Anda pernah merasakan kehadiran seseorang saat ada di ruangan, bahkan sebelum melihatnya?
  • Apakah Anda suka melihat bentuk awan?
  • Apakah Anda suka mengingat kenangan kuat hanya karena mencium bau?
  • Pernahkah Anda memikirkan sesuatu yang sangat dalam saat sendirian, dan dalam suasana yang sedang mendukung?

Setelah menjawab semua pertanyaan di atas dengan “ya” atau “tidak”. Beri nilai 1 (satu) untuk semua jawaban “ya” dan jumlahkan semua nilai jawabannya, lalu lihat hasilnya pada kategori skor dibawah ini.

Hasil:
  • Skor 0 – 2 :
Anda mungkin tidak mudah dihipnotis dan mungkin mengalami masalah dalam merespon sugesti saat dihipnotis.
  • Skor 3 – 7 :
Anda mungkin tidak mudah dihipnotis tapi tidak sulit juga saat dihipnotis. Anda mungkin juga tidak mudah menerima sugesti saat dihipnotis.
  • Skor 8 – 10 :
Anda mungkin mudah dihipnotis.
Namun, sekali lagi, hasil tes di atas bukan harga mati. Seberapa mudah seseorang dihipnotis bergantung pada banyak sekali faktor lain. Misalnya kondisi lingkungan di sekitar, siapa yang menghipnotis, dan apa tujuan hipnotisnya.
Sejarah hipnotis
Meskipun istilah hipnosis belum dipergunakan, namun metode-metode pengobatan yang memanfaatkan fenomena hipnosis/trance sudah banyak dilakukan sejak zaman sebelum masehi, yaitu sejak 4000 tahun SM di Assyo Babylonia.
Pada 2000 SM, Wang Tai peletak dasar pengobatan Cina mengajarkan bagaimana memanfaatkan pikiran pasien untuk membantu menghilangkan penyakit baik fisik maupun emosi.
Pada 1552 SM, di manuskrip Mesir dilaporkan ada praktik dokter saat itu yang menyembuhkan pasiennya dengan cara tangan sang dokter memegang kepala pasien, sang pasien kemudian menutup mata dan konsentrasi kepada bagian tubuh yang sakit.
Pada 1200 SM, dokter Yunani, Aesclepius melakukan ritual penyembuhan dengan membuat bangunan suci tidur. Pasien diminta tidur dan mendapakan penyembuhan melalui mimpi.
Hipnotis untuk pertamakali dipraktekkan di depan umum secara massal oleh seorang Aborigin bernama Hamatsa Shaman pada tahu 1914. Namun ia tak pernah mau memberitahukan kepada siapapun, bagaimana dan apakah yang dilakukannya kepada seseorang hingga tertidur atau mau mengikuti perintahnya itu benar-benar nyata dan bukan tipuan. Mulai dari saat itulah hipnotis mulai terkenal.
Padahal jauh sebelum itu, hipnotis sudah dikenal. Namun hipnotis baru diketahui dan “dipetakan” sebagai sesuatu yang benar-benar nyata oleh seorang dokter Austria, yang bernama Anton Mesmer atau yang bernama komplit Franz Friedrich Anton Mesmer (1734 – 1815).
Ia mempraktekkan hipnotis kepada banyak orang jauh sebelum Hamatsa Shaman, yaitu pada sekitar tahun 1780-an, dan membuat semua orang takjub dan terpesona pada masa itu.
Kata dalam bahasa Inggris mesmerize atau mesmerizing atau mesmerized yang dalam bahasa Indonesia berarti “terpesona, memikat atau mempesonakan”, berasal dari nama belakangnya, Anton Mesmer. Kala itu Mesmer didatangi oleh sekitar 3000 orang tiap harinya, yang mereka meminta kepadanya untuk dapat disembuhkan oleh mantra-mantranya.
Ya, pada kala itu semua orang percaya bahwa hipnotis yang dilakukan Mesmer adalah “ilmu sihir” atau magic dengan cara menggunakan semacam magnet sebagai pengalihan, mirip pendulum atau objek lainnya, yang ia tempelkan ke pasiennya, sebelum pasien dapat tertidur.
Raja Perancis dimasa itu, Louis XIV, kemudian membentuk suatu komisi bernama Royale Commision dan meminta untuk menyelidiki “ilmu sihir” yang digunakan Mesmer itu.
Tim peneliti pada tim tersebut dipimpin oleh Benjamin Franklin yang pada nantinya menjadi presiden AS, namun pada kala itu ia adalah duta besar AS untuk Perancis.
Namun tim investigasi tak menemukan apapun, lalu menuduh dan manjuluki Mesmer sebagai tukang bohong dan hanya tukang obat.
Bahkan sebuah lukisan menggambarkan Mesmer dicambuk dan dimasukkan ke dalam api karena ketidakjelasan ilmu yang dipraktekannya.
Ilmu yang dipakai, secara ilmu pengetahuan dituduh tidak terbukti, dan secara keadilan juga dianggap kebohongan yang merugikan orang. Karena hal itulah kemudian ia dituduh menipu masyarakat luas dengan menggunakan “ilmu bohong” yang pada masa kini disebut sebagai hipnotis ini.
Hingga kini ilmu yang diperkenalkan oleh Mesmer, disebut sebagai Mesmerism atau “Animal Magnetism” yang mengacu kepada daya tarik seksual seseorang atau kharisma.
Mesmer menggunakan istilah “Animal Magnetism” karena kata “Hypnosis” belum dikenal ketika itu. Istilah “magnetisme binatang” ini mengacu kepada cairan magnetik atau elemen klasik Aither yang berada dalam tubuh mahluk bernyawa atau bernapas, sebagaimana yang didalilkan oleh Mesmer ketika itu.
Mesmer memilih istilah binatang untuk membedakan kekuatan magnetik yang dimaksudkannya dari acuan pada masa itu tentang magnetisme mineral, magnetisme kosmik, dan magnetisme planet.

Hingga kini hipnotise masih dianggap tipuan
Hingga kini, hipnotis masih berada dalam “zona abu-abu” di berbagai belahan dunia, bahkan di negara maju sekalipun. Hipnotis masih dianggap suatu yang “tak mungkin” bagi ilmu pengetahuan modern.
Hal ini dapat juga dilihat dari definisi hipnotis yang memiliki beberapa pengertian, teori dan opini. Misalnya hipnotis adalah tipuan, hipnotis adalah sugesti yang dipercaya menimbulkan efek Plasebo, hipnotis adalah ketidaksadaran sama sekali, hipnotis adalah suatu kesadaran tapi dalam keadaan lumpuh, dan banyak pengertian-pengertian lainnya.
Sementara itu menurut kamus bahasa Indonesia, hipnotis adalah keadaan seperti tidur karena sugesti, yang pada taraf permulaan orang itu berada di bawah pengaruh orang yang memberikan sugestinya, tetapi pada taraf berikutnya menjadi tidak sadar sama sekali.
Sedangkan menurut kamus katolik modern, hipnotisme merupakan suatu fenomena yang menyebabkan tidur secara buatan, yang mengakibatkan sang korban secara tidak normal dapat terbuka untuk mengikuti saran/sugesti. Subyek hipnosis cenderung didominasi oleh ide-ide dan saran-saran dari yang meng-hipnotis, ketika di induksi dengan sugesti atau sesudahnya.
Buku-buku di berbagai toko buku baik itu di AS, Kanada, Eropa dan banyak negara maju lainnya, masih memasukkan buku tentang hipnotis dalam kelompok “bagian okultisme” atau occult section yang dianggap membahas tentang ilmu sihir atau bahkan ilmu hitam. Jadi itulah salah satu bukti, mengapa hipnotisme atau hypnotism pada saat dunia sudah modern seperti ini, masih dianggap suatu kebohongan atau fake.
Namun pada masa kini, dimana ilmu medis dan psikologi sudah medern dan terdapat banyak alat pendeteksi fungsional otak dan alat-alat canggih sejenisnya, ilmu hipnotis mulai terkuak sejalan dengan ilmu syaraf dan semakin diketahuinya cara kerja otak.
Dari sinilah ilmu psikologi modern dapat menyimpulkan bahwa otak, walaupun orang itu pintar, tetap dapat “ditipu” atau dimanipulasi cara pemikirannya melalui indera lainnya sebagai “alat pengoleksi informasi dari luar” yang diterima otak, dan menjadi lebih mengerti ilmu pengendalian pikiran atau mind control.
Fase REM pada otak yang membuat Sleep Paralysis
Cara kerja hipnotis adalah memanipulasi otak manusia yang sedang dalam keadaan terbangun dan sadar sepenuhnya, dapat memanipulasikannya menjadi masuk pada fase REM atau Rapid Eye Movement yang sebenarnya adalah salah satu fese saat seseorang akan tidur, namun dalam keadaan terjaga, kemudian dapat mensugestikan otak pada perintah khusus.
REM adalah singkatan dari Rapid Eye Movement atau “tidur dengan gerak mata cepat”, yang mana fase ini terjadi ketika memasuki fase “akan memasuki tidur pulas” dimana saat itu indera sudah “tertidur”, namun otak masih dalam keadaan “akan tidur” dan masih dapat mengumpulkan informasi dari luar.
Kriteria dari tidur REM antara lain gerakan mata yang cepat, otot melemas dan gelombang EEG yang cepat dan bertegangan rendah. Fitur ini mudah dilihat dalam sebuah alat bernama polisomnogram.
Pada saat orang terhipnotis, sebenarnya mereka tidak tidur sepenuhnya namun otak disugestikan ke dalam fase REM ini, yaitu dalam keadaan setengah sadar dan masih dapat mendengar, tapi mereka sudah tidak dapat bergerak dan biasanya dengan mata tertutup, walau bisa juga dibuat mata tetap terbuka, tergantung dari kemauan yang menghipnotisnya.
Hal ini terjadi karena pada masa terhipnotis di dalam fase REM, mereka sebenarnya berada pada fase “sleep paralysis” atau “lumpuh ketika tidur” atau “kelumpuhan tidur”. Fase ini biasanya terjadi ketika dalam keadaan akan tidur, mata sudah terpejam, kaki tangan sudah tak bisa bergerak, namun otak masih dalam keadaan sadar, sebelum akhirnya benar-benar tertidur.
Begitu pula pada saat akan bangun tidur, juga terdapat fase “sleep paralysis”  ini, seseorang tak bisa dengan mudah bangun tidur kemudian lari. Karena pada fase ini setelah selesai tidur, otak sudah mulai setengah sadar, tapi kaki dan tangan pada tubuh belum siap dan belum dapat bergerak.
Namun pada ilmu hipnotis, bagaimana pada fase “sleep paralysis” itu, manusia yang dalam keadaan sadar sepenuhnya dapat dibuat menjadi “sleep paralysis” dengan seketika dan dapat dikendalikan.
Berbagai macam hipnotis
Ada beberapa teknik hipnotis pada masa kini yang sudah berkembang dan mulai dipraktekkan, seperti menghipnotis secara massl di sebuah panggung atau Stage Hypnosis, juga digunakan untuk berbagai terapi yang dikenal sebagai Hypnotherapy.
Namun hipnotis juga digunakan untuk perkembangan pemikiran atau Accelerated Learning Hypnotic, ada pula yang membuktikan hipnotis dengan cara membuat peserta berperilaku seperti ayam dan binatang lain, menganggap sesuatu sebagai sesuatu yang lain, hingga membuat peserta seakan mabuk oleh hanya segelas air biasa yang disebut sebagai Hypnotic Bar.
Yang paling canggih adalah menggunakan hipnotis ketika mengoperasi pasien tanpa menggunakan obat bius atau tanpa anestesi yang dikenal sebagai Hypnosurgery.
Hypnosurgery adalah nama yang digunakan untuk operasi dimana pasien diberi hipnoterapi daripada anestesi tradisional. Diklaim bahwa hipnosis untuk anestesi telah digunakan sejak tahun 1840-an dimana ia dipelopori oleh ahli bedah James Braid.
Hingga saat ini, laporan media operasi yang sesekali dilakukan di bawah hipnosis masih dilakukan dalam kondisi terkendali dan masih dalam operasi ringan, seperti operasi mata atau operasi gigi serta operasi kecil lainnya. Namun diharapkan metode ini akan semakin berkembang.
Operasi dengan cara ini tak menggunakan obat bius atau yang dikenal sebagai anestesi, dan tetap membuat pasien sadar serta terjaga selama operasi berlangsung, namun pasien tidak merasakan sakit sama sekali.
Jadi, hipnotis dapat memutuskan syaraf pendeteksi rasa sakit tanpa obat bius seperti pada masa kini. Dan yang tak kalah hebatnya adalah tidak ada efek samping. Kemampuan otak sebenarnya memang sangat luar biasa, canggih kan? (editor: IndoCropCircles.com / kompas, intisari)



Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 




komentar :


Selengkapnya

YES MUSLIM - Portal Muslim Terupdate !

Sajikan Info Unik, Menarik dan Populer
--------------------------------------------------------------
" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Baca Artikel Menarik Lainnya 



Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top