Abolisi untuk Habib Rizieq Sulit Diberikan karena Jokowi Disetir ‘Pembisik’

Baca Juga 

Abolisi untuk Habib Rizieq Sulit Diberikan karena Jokowi Disetir 'Pembisik'
 



Permintaan abolisi yang diajukan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab seakan bertepuk sebelah tangan.

Ketua Presidium Alumni 212, Ansufri Idrus Sambo menilai lambatnya pemberian abolisi untuk sang habib karena Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dihasut oleh orang-orang di sekitarnya.

"Ini kerjaannya orang-orang sekeliling Jokowi yang menyiarkan bahwa Presiden nggak boleh kalah atau mengalah dengan tuntutan HRS," tegas Sambo kepada Kriminalitas.com, Rabu (12/7/2017).

Menurutnya, apabila permintaan abolisi yang diminta Ketua Dewan Pembina GNPF MUI itu tidak pernah digubris pemerintah, maka pihaknya akan melakukan perlawanan secara konstitusional.

"Jika demikian adanya, Insya Allah kita juga akan berikan perlawanan hukum dan politik yang tetap dalam koridor konstitusional. Tunggu aja tanggal maennya Insya Allah," pungkasnya.



Sebelumnya, Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra berharap agar Jokowi bisa menggunakan hak abolisinya terhadap kasus yang menjerat Rizieq beserta tokoh lainnya.



Pasalnya, abolisi merupakan hak yang dimiliki kepala negara untuk menghentikan pengusutan dan pemeriksaan suatu perkara.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top