Elektabilitas 3,5 Persen, Partai Golkar Terancam Keluar dari Senayan

Baca Juga 

Elektabilitas 3,5 Persen, Partai Golkar Terancam Keluar dari Senayan
 


Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung mengingatkan, Partai Golkar terancam tidak memiliki wakil di DPR pada Pemilu 2019, karena berpotensi tidak bisa memenuhi persyaratan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar empat persen.

Menurut Akbar, posisi Partai Golkar semakin terperosot dari hasil survei itu di antaranya disebabkan oleh status tersangka yang disandang oleh Ketua Umum Golkar Setya Novanto.

Novanto ditetapkan sebagai tersangka kasus e-KTP dan kondisi itu, ujar Akbar, diyakini akan semakin memerosotkan suara partai berlambang pohon beringin pada pemilu 2019.

"Angka empat persen itu artinya kalau misalnya partisipasi tidak bisa mendapatkan dukungan suara diatas empat persen maka partai ini tidak akan berhak untuk mempunyai wakilnya di DPR," kata Akbar, Senin (24/7/2017), seperti dikutip Kabar24.com.

Akbar mengungkapan dari hasil survei yang dilakukan oleh sebuah lembaga terkemuka akhir bulan April atau awal bulan Mei, PDIP berada di nomor satu sekitar 20%. Bahkan Partai Gerindra nomor dua, sekitar 13 persen.

"Dari hasil survei tadi itu Golkar 3,5%. Kalau 3,5% itu kan berarti Golkar dibawah emat persen atau dibawah threshold. Seandainya ini kejadian pada pemilu 2019 yang akan datang berarti Golkar tidak punya wakil. Nah ini yang kami takutkan," ujar Akbar.

Supaya hal ini tak terjadi, kata mantan Ketua DPR ini, Partai Golkar harus mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki keorganisasian partai.

"Agar kita bisa memiliki jaminan bahwa kita bisa memegang kembali peranan para pemerintah, sehingga kita bisa meraih posisi setidak-tidaknya posisi dua besar," ujarnya.

Kendati demikian dia berharap Golkar bisa menjadi pemenang kembali karena kita sudah menjadi pemenang tahun 2004.

Terkait kepemimpinan Novanto yang kini menjadi tersangka, Akbar mengingatkan perlunya pelaksana tugas ketua DPR dan ketua umum Partai Golkar guna meningkatkan kepercayaan publik kepada partai sekaligus untuk persiapan Pemilu 2019.

sumber: kabar24.com

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top