Kuasai Sektor Riil, Umat Islam Diserukan Berbelanja di Warung Muslim

Baca Juga 

Kuasai Sektor Riil, Umat Islam Diserukan Berbelanja di Warung Muslim
 



Jakarta, Kabarsatu --Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) KH Didin Hafidhuddin meminta kepada umat Islam untuk menguasai sektor riil. Hal ini disampaikan Kyai Didin saat memberi tausyiah pada acara Silaturrahim Keluarga Besar DDII di aula DDII  Pusat Kramat Raya  45, Jakarta Pusat, Sabtu (29/7/2017).

Menurut Kyai Didin, selama ini sektor riil dikuasai oleh kalangan non-muslim. Salah satu cara agar dapat menguasai sektor riil adalah dengan berbelanja kepada toko atau warung milik muslim.

"Kita harus belanja pada warug atau toko yang dimiliki kaum muslimin. Kita harus ubah paradigma. Jadi kita berbelanja kepada sesama muslim adalah garis ketaqwaan," ujar Kyai Didin.

Diakui Kyai Didin, masih banyak umat Islam yang berbelanja di warung, minimarket milik non-muslim. Kepada penjual non-muslim kadang umat Islam tak melakukan tawar menawar harga lagi.

"Ini berbeda ketika kita berbelanja ke pedagang muslim. Tawar harga hingga setengahnya. Misalnya beli pisang harga sepuluh ribu, ditawar lima ribu. Sudah ditawar kadang tidak jadi membeli. Padahal kalau kita berbelanja di minimarket milik non-muslim, tidak pernah tawar-tawar harga," ungkap Kyai Didin yang pernah menjabat Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

"Ini harus kita ubah. Dakwah ekonomi itu ya harus kita kuasai sektor riil. Harus mulai dari sekarang," kata dia. * [voaislam/fatur]

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top