Menyimpang dari "Saya Pancasila", Muncul Petisi Tolak SNSD pada Syukuran Kemerdekaan RI ke-72

Baca Juga 


Menyimpang dari "Saya Pancasila", Muncul Petisi Tolak SNSD pada Syukuran Kemerdekaan RI ke-72
 



Jakarta, Kabarsatu --Apakah ini salah satu wujud implementasi koar2 "Saya Indonesia, Saya Pancasila"?

Mengundang girlband dari negara lain, pesta, dan hura-hura untuk menggelar Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema: "Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan"?

Sementara di sudut kampung, di bawah jembatan, di bantaran kali, dan di pinggir rel kereta banyak masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan bahkan ada yang bunuh diri karena tak kuat menghadapi kesulitan hidup ...

Sementara di belahan pulau Sumatra ada pak Rohadi, veteran perang yang mengayuh becak untuk bisa menghidupi keluarganya yang hidup serba sulit ...

Sementara kadang2 pada setiap akhir minggu suka datang ke kompleks perumahan kami, mengetuk setiap pintu rumah, bapak2 veteran yang sudah sepuh menjual kalender seharga sepuluh ribu rupiah yang katanya untuk biaya hidup sesama veteran lainnya yg masih tersisa ... meski kami tidak memerlukannya, kami mengambil satu buah kalender dan memberi seharga beberapa buah kalender ...
Ya Tuhan, bapak2 veteran adalah para pahlawan bangsa yang telah ikut revolusi fisik membela dan memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia tetapi di masa tuanya mereka hidup dalam kesusahan, padahal jika tidak ada mereka, para Pahlawan Indonesia ini, tidak mungkin kita bisa menikmati hasil kekayaan alam yang begitu melimpah di bumi pertiwi ini ... ungkapam sedih ,terluka dan pedih ini disampaikan oleh Tina Azizi melalui akun sosmednya (29/07).(Baca: Inikah Wujud "Saya Pancasila"?, Hut RI Undang Girlband Luar Huru-hara, Veteran Hidup Menderita)



Ungkapan sedih serta penolakan muncul begitu besar dari masyarakat terhadap reaksi akan diundangnya Girlband Korea dari negara lain, pesta, dan hura-hura untuk menggelar Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema: "Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan"?

Bahkan dengan tegas mereka membuat petisi tolak undang Girlband Korea dari negara lain, pesta, dan hura-hura.

Sebuah akun bernama Maimon Herawati dengan tegas menolak dengan cara membuat petisi dengan judul "Batalkan SNSD pada Syukuran Kemerdekaan RI ke-72
"
Petisi ini sudah di tanda tangani oleh 8.430 orang.Berikut isi lengkap petisi tersebut:

" Tiga minggu lagi, kita akan merayakan kemerdekaan Indonesia ke-72. Berlandaskan Pancasila. Berdasarkan pada UUD45. Pemerintah merencana mengundang grup penyanyi seksi asal Korea, SNSD tampil dalam syukuran kemerdekaan.
Kira-kira nilai luhur mana yang mau diadopsi dari grup musik seksi seperti Girl Generation/SNSD dari Korea ini?
Grup penyanyi seksi seperti ini menunjukkan budaya objektifikasi perempuan. Nilai hedonisme. Gerakan tari yang kadang mirip pornoaksi di atas panggung.
Ini revolusi mental itu? Aku Indonesia, aku Pancasila, maka aku mengundang grup penyanyi perempuan seksi sebagai bagian dari syukuran kemerdekaan? Teladan seperti apa yang hendak disampaikan pada generasi penerus bangsa Pancasilais ini?
BATALKAN undangan resmi pemerintah pada SNSD untuk syukuran kemerdekaan RI ke-72!!

Petisi ini akan dikirim ke:
Presiden Republik Indonesia
Joko Widodo
Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia
Prof. Dr. Muhadjir Effendy
Badan Ekonomi Kreatif
Triawan Munaf "

Link Petisi Disini

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top