Penasihat Paus Fransiskus, Orang Nomor 3 di Vatikan Jalani Sidang Kasus Pelecehan Seksual

Baca Juga 


Penasihat Paus Fransiskus, Orang Nomor 3 di Vatikan Jalani Sidang Kasus Pelecehan Seksual
 



MELBOURNE,  Kabarsatu  - Seorang petinggi Vatikan, Kardinal George Pell, Rabu (26/7/2017), tiba sebuah pengadilan Australia untuk menjalani sidang pertama kasus pelecehan seksual.

Penasihat senior Paus Fransiskus itu kembali dari Roma awal bulan ini untuk menghadapi dakwaan hukum berlapis di Melbourne terkait dugaan pelecehan seksual beberapa dekade lalu.
Mantan Uskup Sydney dan Melbourne berusia 76 tahun itu berulang kali menegaskan dirinya tak bersalah dalam kasus pelecehan seksual tersebut.

Pell, yang terlihat muram dan lelah, tak memberikan pernyataan apapun saat dikawal sekelompok polisi menerobos kerumunan puluhan juru kamera televisi, jurnalis, dan fotografer yang memadati Pengadilan Melbourne.

Sebelumnya, Pell diduga kuat tak akan hadir dalam sidang dakwaan ini, sehingga para kuasa hukum akan langsung menerima berkas dakwaan dari jaksa sebelum menentukan jadwal sidang selanjutnya.
Namun, tokoh gereja Katolik Australia itu memilih untuk hadir setelah sebelumnya bertekad untuk membersihkan namanya setelah dia didakwa melakukan pelecehan seksual sebagai hasil dari investigasi selama dua tahun.

"Saya tak bersalah atas semua dakwaan ini, semuanya salah. Ide soal pelecehan seksual menurut saya amat mengerikan," ujar Pell di Roma bulan lalu.

Meski Pell dianggap sebagai orang nomor tiga di Vatikan, tak ada persiapan khusus terkait persidangan ini.

Pell tetap masuk dari pintu utama pengadilan dan harus melalui pemeriksaan petugas pengamanan.
Paus Fransiskus sebelumnya telah mengizinkan Pell untuk mengambil cuti selama proses hukum berlangsung. Paus juga memutuskan tak akan mencopot Pell dri jabatannya sebagai menteri keuangan Vatikan sebelum pengadilan mengambil keputusan.

Dakwaan terhadap Pell bertepatan dengan tahap akhir proses kerja Komisi Respon Pelecehan Seksual Anak Australia yang dibentuk pada 2012.

Komisi ini dibentuk sebagai respon atas tekanan selama satu dekade agar investigasi menyeluruh terkait dugaan pelecehan seks dan paedofilia ini diusut.

Sejak saat itu, Komisi sudah mewawancara ribuan orang yang pernah menjadi korban yang mengklaim pernah mengalami pelecehan seksual di gereja, panti asuhan, klub olahraga, klup remaja, dan sekolah.

Pell sudah tiga kali hadir untuk menjawab pertanyaan Komisi. Satu kesempatan di hadir langsung sedangkan dua wawancara dilakukan secara jarak jauh dengan menggunakan video.[kom/fatur]

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top