Polemik Kasus Beras Oplosan Kini Membesar, Kapolri: Tak Perlu Berpolemik

Baca Juga 


Polemik Kasus Beras Oplosan Kini Membesar, Kapolri: Tak Perlu Berpolemik
 



Jakarta, Kabarsatu --Kasus dugaan beras oplosan yang menyeret PT Indo Beras Unggul (PT IBU) masih simpang siur.Meskipun Kapolri Jenderal Tito Karnavian mempersilakan perusahaan tersebut menempuh jalur hukum jika merasa dirugikan.Namun Kasus penggerebekan PT IBU sudah menimbulkan berbagai polemik di masyarakat.

Polemik itu sendiri mucul ketika opini yang dibangun oleh kapolri dengan mengatakan PT IBU telah melakukan pengoplosan dan merugikan negara ratusan triliun rupiah.Ditambah lagi tidak kompaknya opini-opini yang dibangun oleh Polri dan Mentan.

Disatu sisi polri membangun opini dengan alasan A dan disatu sisi mentan membangun opini dengan opsi B.Pembangun opini yang tidak kompak antara polri dan kementan inilah yang memperparah polemik Kasus pengrebekan tersebut.

Polemik itu bertambah paran dengan pernyataan Apindo yang mengatakan kasus PT IBU berkaitan dengan persaingan bisnis beras dikalangan pengusaha beras nasional.

Dikutip dari sindonews Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai penggerebekan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri terhadap gudang beras PT Indo Beras Unggul di Bekasi atas dugaan penimbunan, sarat politis dan persaingan bisnis.

Kepala Kebijakan Publik Apindo, Danang Girindrawardhana mengatakan sejatinya dalam proses penggerebekan itu harus klarifikasi terklebih dahulu. "Pola penggerebekannya tidak adil, langsung melakukan penindakan. Harusnya diklarifikasi dulu, diperiksa dan ditanyai di kantor. Tidak langsung tangkap," ujarnya, Rabu (26/7/2017).

Danang mengaku heran dengan pola penggerebekan, karena dalam yang disangkakan kepada PT IBU bukan penimbunan tetapi beras subsidi. "Makanya itulah yang menjadi pertanyaan para pengusaha. Jadi kesannya mengada-ada," katanya.

Untuk meredam polemik yang makin besar Kapolri Tito mengatakan tidak perlu berpolemik dengan kasus penggerebekan PT IBU.Pernyataan Kapolri untuk tidak perlu berpolemik terhadap penggerebekan PT IBU sudah terlambat Karena polemik itu sudah meluas dan besar.

"Tidak perlu untuk berpolemik, kalau ada yang ingin menyampaikan keberatan-keberatan kita gunakan mekanisme jalur hukum," kata Tito di Mabes Polri, Selasa (25/7/2017) malam seperti dikutip dari teropongsenayan

Tito menegaskan, jika penyidik dalam melakukan pendalaman kasus juga menerapkan asas praduga tidak bersalah. Sehingga karena PT IBU juga perusahaan terbuka, ia tidak mempermasalahkan jika pihak terduga melakukan sejumlah klarifikasinya.

Namun, lanjut mantan Kapolda Metro Jaya itu, penyelidikan tetap dilanjutkan.

"Kalau memang terbukti bersalah kita sampaikan ke publik dan lakukan proses hukum," ujarnya.

Bareskrim Polri telah menjadwalkan pemeriksaan pada Senin (24/7/2017) kemarin. Namun, PT IBU meminta untuk pengunduran waktu. Sehingga penyidik akhirnya menjadwalkan ulang pada Kamis (27/7/2017) besok.

Penyidik berharap agar PT IBU dapat memenuhi panggilan kedua nanti sehingga tidak menghambat jalannya proses penyelidikan.[sindonews/teropong/fatur]

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top