Jokowi 'Ngakunya' Tidak Diktator, Ini Bukti Pemerintahan Jokowi Diktator Versi Gerindra.

Baca Juga 

Jokowi 'Ngakunya' Tidak Diktator, Ini Bukti Pemerintahan Jokowi Diktator Versi Gerindra.
 



KabarViral - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam beberapa kali kesempatan menegaskan, pemerintahannya tak memungkinkan untuk bertindak otoriter lantaran hal ini diatur dalam konstitusi.

Dengan pernyataannya ini, Jokowi ingin menegaskan dirinya tak seperti yang selama ini sejumlah kalangan duga, yakni menjadi seorang yang diktator.

Politikus Gerindra Sodik Mujahid mengatakan, indikasi tindakan pemerintah yang mengarah kepada rezim diktator telah ada.

"Pemaksaaan dan percepatan Perppu Ormas. Mengapa tidak bersabar membuat UU dengan DPR padahal tidak ada kegentingan yang memaksa," kata Sodik saat dihubungi TeropongSenayan, Kamis (10/8/2017).

Tak hanya itu, lanjutnya, beberapa konten dalam UU Pemilu juga dianggap tak sejalan dengan demokrasi, sehingga kata ia harus ada perlawanan dari partai oposisi dan masyarakat demokrasi.

"Ngototnya dukungan program reklamasi Jakarta yang dalam beberapa titik terbukti bertentangan dengan putusan pengadilan," ucapnya.

Selain itu, kata Wakil Komisi VIII DPR RI ini, intervensi dan ancaman kepada partai-partai dan tokoh-tokoh yang tidak sejalan dengan pemerintahannya.

"Ketidak adilan hukum yang sangat nyata kepasa Ahok dan lawan-lawan Ahok dalam kasus penistaan agama," katanya.

Sodik menambahkan ketidak adilan aparat keamanan dalam banyak kasus termasuk yang didepan mata adalah dalam kasus Pilkada DKI Jakarta kemarin. Tak hanya itu, kasus penangkapan Sukmawati yang sangat eksklusif dengan tuduhan makar dan lambatnya penanganan kasus Novel Baswedan.

"Langkah-langkah tersebut adalah langkah yang dilakukan oleh rezim orde baru 50 (lima puluh) tahun yang lalu dalam era yang belum masuk zaman demokrasi Indonesia seperti sekarang. Orde baru kemudian kita gulingkan karena salah satu cirinya adalah ororiter," katanya.

"Jadi beralasan jika kaum menengah dan kaum kritis menilai pemerintahan Jokowi adalah pemerintahan otoriter karena melakukan langkah-langkah menuju ke rezim ororiter atau melakukan langkah-langkah awal semua rezim yang kemudian menjelma menjadi rezim otoriter," tambahnya.

Sebelumnya, di Pondok Pesantren Mihaajurrosyidin Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (8/9), Presiden Jokowi memberi pernyataan yang mengesankan agar masyarakat tak takut kepada dirinya lantaran ia bukanlah seorang diktator. Pernyataan ini dilontarkan Jokowi dengan nada bercanda.

Kemudian saat membuka simposium internasional di Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/9), Presiden kembali menekankan bahwa pemerintahannya tidak mungkin bertindak otoriter. Sebab, konstitusi tidak memungkinkan kepemimpinan diktator di Indonesia.

"Merujuk konstitusi kita, tidak ada satu pun institusi yang memiliki kekuasaan mutlak, apalagi seperti diktator," ujar Jokowi.

-kabarviral/teropongs

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top