Mengapa Kita Harus Patuh kepada Orang Tua, Terutama Ibu?

Baca Juga 


Mengapa Kita Harus Patuh kepada Orang Tua, Terutama Ibu?
 

Kasih sayang seorang ibu kepada anaknya sangatlah besar. Tapi apa balasan seorang anak kepada ibunya.terkadang anak tidak bisa mengerti bagaimana perasaan Ibu. Kebanyakan anak seenaknya saja menyuruh dan membentak ibunya saat keinginannya tidak terpenuhi.
Seorang seharusnya patuh kepada kedua orang tuanya, salah satunya ibu. Karena seorang ibulah yang telah melahirkan dan merawat anaknya dengan susah payah.
Kalau ingin tahu lebih lanjut lagi, simak dulu kisah di bawah ini.

 
Imamkamal2
"Bu, minta uang jajan dong, bu!. Dengan nada membentak ibunya."

Sang ibu dengan ikhlas memberikan apa yang diminta oleh sang anak. Dengan suara lembut ibunya menyahut, "Iya, tunggu sebentar ya, sayang!"

"Jangan terlalu lama ya Bu! Soalnya saya ada janji sama teman," ujar sang anak.

Tidak lama kemudian sang ibu telah keluar dari kamarnya  untuk mengambil uang tersebut untuk buah hatinya.

"Nak, ini uangnya, tapi jangan dihabiskan ya," ibu itu memberi nasihat.

"Lama sekali sih, Bu…" kata anaknya sambi sedikit membentak.

Setelah selesai dikasih uang oleh ibunya tadi, sang anak berpamitan kepada ibunya, "Bu, saya keluar dulu ya, mau jalan-jalan sama teman."

"Mau kemana, Nak?" tanya sang ibu.

"'Kan sudah saya bilang, mau keluar jalan-jalan sama teman," kata sang anak sambil melihat ibunya dengan mata melotot.

Malam harinya, si anak pulang dari jalan-jalan. Sesampainya di rumah ia merasa kesal karena ibunya tidak ada di rumah. Padahal perutnya sangat lapar, di meja makan tidak ada makanan apa pun.


 
Beberapa saat kemudian, ibunya datang sambil menanyainya, "Nak, kamu sudah pulang? Sudah dari tadi?"

"Hah! Ibu dari mana saja. Saya ini lapar, mau makan tidak ada makanan di meja makan. Seharusnya kalau ibu mau keluar itu masak dulu…" kata si anak dengan suara sangat lantang.

Sang ibu mencoba menjelaskan sambil memegang tangan anaknya, "Begini sayang, jangan marah dulu. Ibu keluar bukan semata untuk urusan yang tidak penting. Ibu baru saja ngelayat kerumah pak doni, karena anaknya baru saja meninggal dunia.

"Meninggal? Padahal tidak sakit apa- apa 'kan, Bu?" sang anak sedikit kaget, nada suaranya juga tidak tinggi lagi sambil menundukkan kepala.

"Ia meninggal tadi sore, karena ditabrak motor di depan rumahnya . Karena dia telah durhaka kepada ibunya dan mendapat azabnya.

"makanya kamu harus tau nak, seorang ibu itu berjuang bukan semata mata hanya buat kesenangannya sendiri, tapi demi anaknya agar kelak kamu menjadi anak yang sukses dan selalu taat kepada orang tua.

Hati sang anak mulai terketuk, dengan suara lirih ia bertanya pada ibunya, "Itu artinya, perbuatanku tadi salah kepada ibu?"

"Iya, Anakku. Tapi ibu sudah memaafkanmu. Tapi lain kali jangan diulangi lagi ya," sang ibu menjawab.

"Iya bu, maafkan saya".jawab si anak dengan meneteskan air mata.

Sang ibu tak mampu menahan air mata yang mengalir dari setiap sudut matanya seraya berkata, "meskipun kamu telah membuat sakit hati ibu nak, tapi ibu tetap menyayangimu dan selalu merawatmu sampai kamu dewasa nanti".

Mendengar hal itu, sang anak langsung menangis dan memohon ampun kepada ibunya. Ia begitu menyesal telah membentak dan menyuruh-nyuruh ibunya.

Bagi seorang anak, yang punya salah kepada ibunya, secepatnya memintalah maaf kepadanya. Karena seorang ibulah nanti yang menolong anak ketika sudah tidak lagi di alam bumi ini


If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top