Ade Armando: Apa Urusan Allah Melarang Makan Sambil Berdiri Atau Pakai Tangan Kiri ?

Baca Juga 





  Yes  Muslim  - Mulai Lagi! Ade Armando : " Sunnah dan Hadits tidak dapat dianggap sbg hukum yg harus dipatuhi "

Kecaman pada Ade Armando selalu berdatangan dari masyarakat Muslim Indonesia khususnya para netizen Muslim, beberapa netizen bahkan memberikan ultimatum keras pada Ade Armando untuk keluar dari Islam jika tidak ingin mematuhi ajaran Islam.

” Bila tidak mau patuh, keluar saja dari Islam, kan mudah, tidak perlu debat” tutur netizen bernama Herman, jum’at (8/4/2016).

Respon keras Herman keluar ketika Ade Armando menuliskan kalau hadits tidak dapat dianggap sebagai hukum yg harus dipatuhi lewat akun Facebook pribadinya.

Ade Armando menjelaskan pernyataannya itu dalam satu link ini (http :// www. madinaonline. id/c907-editorial/mengapa-sunnah-dan-hadits-tidak-perlu-dipatuhi-sebagai-hukum /). Tak sedikit netizen yang geram dan mengecam pernyataan ade armando. Sangat disayangkan ucapan pernyataan semacam ini keluar dari mulut seorang dosen.

 " Pak Dosen yang terhormat, Tidak ada orang Islam yang berani mengatakan Hadits/pengucapan Nabi SAW menggelikan. Tolong adab toleransinya dijaga Pak. Karena perkataan Nabi yaitu sesuatu yang sakral menurut kami umat Islam, jadi jangan direndahkan. Karena Nabi kami juga mengharamkan menghina suatu hal yang dianggap sakral oleh pemeluk agama lain. " ujar akun Adhi Yahir Triyanto.

Ade beralasan kalau di masa Nabi hidup, tidak ada usaha secara sistematis, kolektif dan terencana untuk mencatat dan menghapal pernyataan-pernyataan Nabi. Pengumpulan Hadits baru dilakukan jauh hari setelah Nabi wafat.

Netizen lainya menyarankan pada Ade Armando bila tidak faham soal Ilmu hadits lebih baik belajar atau bertanya pada para ulama.

 " Terlalu pintar orang, jika tdk hati2 akan cenderung mendewakan akalnya. " tutur Udin Sailudin Udin.

“Agama ini rusak, salah satunya di sebabkan karena orang bodoh turut berfatwa | saya kira, bila kita ingin tahu maksud dan kandungan satu hadist, lebih baik kita bertanya pada ulama, bukan kepada ahli jadi jadian” saran Netizen bernama Agung.

Sumber : liputan-media 








Ini Komentar Ahli Hadis soal Pernyataan Ade Armando


 Pegiat media sosial, Ade Armando, menolak hadis Nabi yang melarang minum sambil berdiri dan menggunakan tangan kiri. Ade menilai hadis tersebut tidak rasional.
Menanggapi hal itu, Direktur Pusat Kajian Hadis Jakarta, Ahmad Lutfi Fathullah, menjelaskan duduk perkara hadits tersebut.

''Nabi memerintahkan untuk minum sambil duduk. Tapi, Rasulullah juga pernah minum sambil berdiri. Misalnya, saat minum air zam-zam,” kata Lutfi Fathullah, kepada Republika, Selasa (23/6).

Dalam hadis riwayat Bukhari-Muslim, diterangkan bahwa Ibnu Abbas pernah memberi air zam-zam kepada Rasulullah lalu beliau meminumnya sambil berdiri. Selain itu, ada pula sejumlah hadits lain yang menyebutkan Nabi minum sambil berdiri.

“Tapi, minum sambil duduk tetap lebih utama. Minum sambil duduk itu hukumnya sunnah, sedangkan minum sambil berdiri hukumnya makruh,” lanjut Lutfi.
Terkait makan dengan tangan kiri, Rasulullah telah melarang perbuatan demikian. Rasul memerintahkan seorang Muslim makan dengan tangan kanan. Orang yang makan dengan tangan kiri itu menyerupai setan. Orang yang kidal sekalipun oleh Nabi tetap diminta membiasakan makan dengan tangan kanan.

Lewat situs Madanionline yang dipimpinnya, Ade sebelumnya menyerang hadist yang menyebut orang makan dengan tangan kiri itu menyerupai setan.

''Hadis semacam ini tak perlu diikuti karena alasan rasional: tidak masuk di akal! Apa urusannya Allah melarang orang makan sambil berdiri atau pakai tangan kiri? Membayangkan bahwa ada setan yang makan dengan tangan kiri juga sama absurdnya,'' tulis Ade seperti dikutip dalam sebuah artikelnya di Madinaonline, Selasa (23/6).

Artikel Ade Armando di situs pimpinannya tersebut menuai banyak komentar. ''Madinaonline media yang sangat hebat, berani menyalahkan nabi dan sahabat nabi yang menulis hadis. Lebih hebatnya lagi Madinaonline tidak berani mengkritik jokowi,'' tulis Muhammad Zihan Saragih.


Salim Al Fatih, pembaca lainnya, ikut menanggapi artikel Ade. ''Bukan tentang masalah rasional atau tidaknya, tapi ini masalah konsekuensi iman yang didapat dari proses rasional. Syariat bukan pada tempatnya untuk membahas secara filsafatis dan dicari rasionalitasnya. Syariat cukup sami'na wa atho'na,'' tulisnya.


http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/15/06/23/nqefd5-ini-komentar-ahli-hadis-soal-pernyataan-ade-armando


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 



Sajikan Info Unik, Menarik dan Populer

Baca Artikel Menarik Lainnya 



Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top