Mohamed Salah, Pahlawan Liverpool yang Mengubah Pandangan Rakyat Inggris Terhadap Islam

Baca Juga 


Bukan rahasia lagi bahwa masyarakat Inggris menilai Islam sebagai agama yang menimbulkan ketakutan tersendiri.

Banyak orang-orang di Inggris yang mengalami fobia pada Islam (Islamophobia) karena banyaknya rumor yang beredar mengenai terorisme dan ISIS.

Namun, di tengah semua fenomena ini tiba-tiba muncul seorang Mohamed Salah yang berhasil membuat rakyat Inggris mencintainya.

Salah beragama Islam dan merupakan muslim yang taat.

Prestasinya tidak hanya di lapangan saja, tapi juga memiliki segudang kegiatan amal sosial di luar karier sepakbolanya.

Salah telah mencetak 43 gol dalam 47 pertandingan di semua kompetisi di tahun pertamanya di Liverpool, termasuk dua gol saat mengalahkan As Roma di Leg Pertama Semifinal Piala Champions, Selasa kemarin.

Pretasinya yang gemilang ini membuat Liverpudlian, fans Liverpool, bahkan membuat chant alias yel-yel baru demi Salah.

Chantnya berbunyi:

"Jika Tuhanmu cukup baik untukmu / Tuhanmu cukup baik untukku / Jika kamu mencetak beberapa gol lagi / Lalu aku akan menjadi muslim juga!"

"Jika Tuhanmu cukup baik untukmu / Tuhanmu cukup baik untukku / Duduk di masjid bersamamu / Itulah tempat yang ingin aku tuju!"

[Video]



Luar biasa sekali, Salah berhasil mengubah pandangan rakyat Inggris dari yang awalnya fobia terhadap Islam menjadi mulai lunak dan menghargai muslim di negara ini.

Munculnya chant tersebut tidak lepas dari perilaku beragama Salah yang kerap disoroti.

Misalnya, Salah selalu sholat sebelum pertandingan, rajin ke Masjid dan mudah dijumpai di masjid, dan jika membuat gol, dia akan melakukan sujud syukur.

Penggemar merasa bahwa Tuhan yang dipercaya Salah telah membantu Salah selama pertandingan, bahwa kepercayaan yang dianut Salah telah membuatnya menjadi seperti sekarang ini.

Padahal, suporter sepakbola di Inggris terkenal punya perilaku paling
buruk dan rasis di dunia.

Salah mendapat julukan The Egyptian King (Raja Mesir) karena dia berasal dari Mesir.

Beberapa kegiatan sosial yang dilakukan oleh Mohamed Salah juga mengundang decak kagum penggemarnya.

Misalnya saja, Salah terkenal suka bersedekah untuk orang-orang yang kekurangan.

Dia juga beberapa kali tertangkap kamera sedang membaca Al-Qur'an atau membawa Al-Qur'an setiap kali dia pergi.

Salah pernah menyumbang sekitar Rp9,3 miliar untuk penyediaan alat pengobatan kanker.

Dia juga menyumbang Rp3,5 miliar untuk kawin masal 70 pasangan di kota asalnya.

Setiap bulan, dia rutin menyisihkan Rp60 juta untuk santunan fakir miskin di Mesir.

Satu gol yang dia cetak bernilai seekor sapi yang disembelih dan dagingnya dibagikan pada fakir miskin, itu sebagai tanda syukurnya.

Bahkan saat menikah pada tahun 2013, terlihat istrinya juga mengenakan hijab modern dan tetap menutupi rambutnya.

Serangan teror mungkin telah menghilangkan kepercayaan penduduk dunia pada Islam, tapi Salah berhasil mengubahnya dengan prestasi yang dia tunjukkan.

Kini, Salah menjadi bintang sepakbola kebanggaan Liverpool dan juga kebanggan bagi seluruh umat Islam di dunia ini.

Sumber: Intisari

CATATAN SALAH:




Mo Salah So Far In All Competitions This Season 🔥

47 Game
43 Goals ⚽
12 Assists
0 Yellow cards
0 Red cards
0 Fancy Hair cuts
0 Tattoos
0 Haters
100% Talent
100% Love
100% humbleness
4 Player Of The Month
PFA POTY 🏆

World Class 💓

The EgyptianKing 👑

[video - Mohamed Salah gol, Liverpool vs AS Roma, 5-2]

[video - Liverpool fans celebrate after Mo Salah scores and sing his name Liverpool V AS Roma]



Mohamed Salah, Sang Dermawan 'Si Pembuat Kebahagiaan'



Sejak kecil Mohamed Salah punya cita-cita jadi orang kaya supaya bisa membantu orang lain. Dia kini sudah melakukan itu, dengan gol-gol dan kedermawanannya.

Salah lahir di Nagrig, sebuah wilayah yang terletak di Provinsi Gharbia, 128 km sisi utara Mesir. Dia lahir dari pasangan yang bekerja untuk pemerintah, sehingga tumbuh di lingkungan yang bisa dibilang berkecukupan.

Rumahnya adalah bangunan bertingkat tiga, yang berjarak tak jauh dari sebuah lapangan sepakbola. Di lapangan itulah Salah banyak menghabiskan waktunya, sebelum dia bergabung dengan El Mokawloon, klub pertamanya.

Kisah salah menggiring bola di lapangan dekat rumah serta debutnya bersama El Mokawloon sudah sepuluh tahun lebih berlalu. Dia kini menjadi pemain Eropa yang bersinar paling terang. Pada leg pertama semifinal Liga Champions Selasa kemarin dia membuat dua gol dan dua assist saat Liverpool menghajar AS Roma 5-2.

Itu membuat dia total sudah membuat 43 gol di semua kompetisi musim ini. Jumlah golnya lebih banyak dari Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Salah, yang mendapat gaji 90.000 poundsterling (sekitar Rp 1,7 miliar) sepekan dari Liverpool, tak pernah melupakan dari mana dia berasal. Dia sudah mengeluarkan ribuan poundsterling untuk membantu warga Nagrig yang masih kesulitan.

Cerita tentang kedermawanan Salah tak pernah berhenti.

"Sejak kecil Salah punya cita-cita jadi orang kaya, supaya dia bisa membantu orang lain," ucap Dr Alaa Al-Ghamrawi, warga lokal Nagrig, dikutip dari koran Inggris The Sun.

Salah saat ini tak masuk daftar pemain dengan gaji tertinggi di Premier League. Tapi dengan bayaran sekitar Rp 7 miliar sebulan, Salah sudah berbuat sangat banyak buat kotanya.

Masih dikutip dari TheSun, Salah membiayai pembelian ambulance pertama di kotanya. Itu kemudian disusul dengan kedatangan seperangkat perlengkapan medis mahal. Setiap hari orang-orang Nagrig merasakan bantuan Salah lewat fasilitas-fasilitas tersebut.

Beberapa keluarga yang sangat kekurangan juga dapat bantuan langsung dari Salah. Setidaknya setiap bulan Salah mengeluarkan 3.500 poundsterling (sekitar Rp 68 juta) untuk membantu keluarga-keluarga tersebut.

Di kampung halamannya Salah punya julukan baru: 'Si Pembuat Kebahagiaan'

Kontribusi lain Salah untuk Nagrig adalah ikut serta membangun pusat kepemudaan, sekolah khusus perempuan, dan pusat kesehatan. Tak lama setelah bergabung dengan Liverpool, pesepakbola 25 tahun itu mendonasikan 210.000 poundsterling untuk Tahya Masr, sebuah pendanaan untuk membantu krisis ekonomi yang melanda negara tersebut.

"Meski dengan popularitasnya, Salah tak pernah melupakan kampung halamannya. Dia menyediakan banyak bantuan. Yang pertama adalah kedai-kedai makanan yang dikelola oleh kota, juga unit ambulance pertama yang kami miliki," ucap Maher Shatiyah, walikota Nagrig yang juga anggota dewan Mohamed Salah Charity Foundation.

Salah mendirikan Mohamed Salah Charity Foundation untuk memmastikan upayanya membantu warga sekitar dapat hasil maksimal dan tepat sasaran.

Daftar kedermawanan Salah masih sangat panjang. Dia juga merenovasi fasilitas olahraga di mantan sekolahnya, dan melengkapi peralatan gym di sana.

"Kami sangat bangga dengan dia. Meski sibuk di luar negeri, dia meminta ayahnya membantu siapapun yang membutuhkan. Dia datang dari sesuatu yang baik , keluarga yang sederhana, dan di sana dia belajar untuk bersikap baik pada orang lain," tutur Adel al-Abbas, warga lokal lainnya.

Seperti banyak muslim di seluruh dunia, Salah kerap pulang kampung saat Ramadhan. Itu jadi kesempatan dia bertemu dengan warga sekitar dan berbagi berkah dengan kaum tak mampu.

Selayaknya legenda yang namanya masyur diucapkan dari mulut ke mulut, ada banyak kisah kebaikan Salah di Nagrig.

Konon keluarga Salah malah membantu orang yang pernah merampok rumahnya, selain itu Salah juga menolak bonus yang dijanjikan setelah dia mengantar Mesir lolos ke Piala Dunia 2018. Dia malah meminta uang itu disalurkan ke Kota Nagrig untuk membeli perlengkapan medis.

"Ayah Salah selalu bilang, apa yang dia (Salah) lakukan sebenarnya hanya menunjukkan rasa syukurnya," kata warga lokal yang lain bernama Mohamed Metwali. (The Sun/Detikcom)


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 



Sajikan Info Unik, Menarik dan Populer

Baca Artikel Menarik Lainnya 



Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top