DR Wan Azizah Menjadi Wanita Pertama Malaysia Yang Menjabat Wakil Perdana Menteri

Baca Juga 


Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) Datuk Seri Dr. Wan Azizah Wan Ismail (istri Anwar Ibrahim) secara rasminya dilantik sebagai Timbalan/Wakil Perdana Menteri Malaysia mendampingi Perdana Menteri Dr. Mahathir Mohamad yang resmi dilantik tadi malam, Kamis (10/5/2018).

Menurut laporan yang dikeluarkan oleh The Straits Times, beliau akan bekerjasama dengan Perdana Menteri Malaysia iaitu Tun Dr Mahathir Mohamad yang dikatakan sebagai lelaki yang telah membuatkan suaminya, Anwar Ibrahim masuk penjara 20 tahun yang lalu.

"Tidak mudah tetapi saya percaya dia seorang lelaki yang telah berubah, dan kita dapat bekerjasama untuk menyelamatkan Malaysia," kata Wan Azizah, seperti dikutip The Straits Times.

Sementara Mahathir Mohamad yang kini berusia 92 tahun akan mengambil alih posisi PM yang sebenarnya menjadi tempat Anwar. Dr Mahathir setuju untuk menyerahkan posisi tersebut kepada Anwar setelah dibebaskan dari penjara pada 8 Juni dan menerima pengampunan kerajaan yang akan memungkinkannya untuk ikut serta dalam politik.

Wan Azizah telah memenangi kursi parlemen di Pemilu 9 Mei yang baru digelar untuk daerah pemilihan Pandan, di mana beliau menghadapi pertarungan lima penjuru

Wan Azizah berlawan dengan calon Barisan Nasional, Leong Kok Wee, calon PAS, Mohamed Sukri Omar, bekas wakil rakyat Teratai, Jenice Lee dari Parti Rakyat Malaysia (PRM), dan calon bebas Mohd Khairul Azam Abdul Aziz.

Wan Azizah memenangi kursi dengan jumlah suara 64.733 dan jumlah majoriti sebanyak 61%:


Selain daripada menjadi ahli Parlimen, Wan Azizah juga merupakan pakar mata yang berkelayakan dari Royal College of Surgeons di Irlandia.

Wan Azizah berasal dari sebuah sekolah di Alor Setar dan Seremban sebelum melanjutkan pelajaran dalam bidang kedokteran di Irlandia. Beliau kemudian dianugerahkan medali emas dalam obstetrik dan ginekologi sebagai pakar mata.



Terima kasih rakyat Malaysia

Untuk sekian kali, kita semua bakal dapat Timbalan Perdana Menteri Wanita Pertama dalam sejarah Malaysia. pic.twitter.com/8RWeWxkI7i

Beliau juga telah berkhidmat sebagai doktor kerajaan selama 14 tahun sebelum menjadi penaung Majlis Kanser Kebangsaan (MAKNA).

Dr Wan Azizah, 65, pertama kali masuk ke dalam politik pada April 1999, ketika Parti Keadilan Nasional (kemudian berganti nama menjadi Partai Keadlian Rakyat/PKR) dibentuk untuk memprotes pemecatan suaminya, Anwar Ibrahim, yang saat itu menjadi wakil perdana menteri.

(Bersama suami dan putrinya Nurul Izzah)

Meskipun Dr Wan Azizah telah menjabat sebagai presiden partai (Presiden PKR) dan anggota parlemen selama lebih dari satu dekade, Pemilu 2018 ini adalah pertama kalinya dia memimpin kampanye pemilihan sejak 2004. Anwar dibebaskan setelah pemilu 2004 dan memimpin oposisi untuk pemilu tahun 2008 dan 2013, tetapi sekarang di penjara atas tuduhan sodomi kedua.

Sejak kemenangan Pakatan Harapan (koalisi 4 partai diantara PKR) diumumkan, orang ramai memberi reaksi positif terhadap jabatan baru Wakil Perdana Menteri yang diterima oleh Wan Azizah di Twitter:





Terima kasih rakyat Malaysia

Untuk sekian kali, kita semua bakal dapat Timbalan Perdana Menteri Wanita Pertama dalam sejarah Malaysia.


Terima kasih rakyat Malaysia

Untuk sekian kali, kita semua bakal dapat Timbalan Perdana Menteri Wanita Pertama dalam sejarah Malaysia. pic.twitter.com/8RWeWxkI7i
Syabas! wan azizah you deserved to herald as a women's leader, proud and humble person.


Oposisi Menang, Wan Azizah (Istri Anwar Ibrahim) Jadi Wakil Perdana Menteri Malaysia



Pemilihan umum Malaysia ke-14 (Pilihan Raya Umum ke-14, disingkat PRU14) telah diselenggarakan pada hari Rabu 9 Mei 2018 kemarin.

Untuk pertamakali dalam sejarah, kejutan terjadi saat oposisi Malaysia yang tergabung dalam Pakatan Harapan (PH) yang dipimpin Mahathir Mohammad dan Wan Azizah Wan Ismail (istri Anwar Ibrahim) memenangkan pemilu.

Penghitungan suara sementara akhirnya mengumumkan Pakatan Harapan memperoleh kursi mayoritas dengan 122 kursi dari 222 kursi di parlemen atau 56% (sudah melebihi syarat minimal 112 kursi untuk membentuk pemerintahan). Sementara partai berkuasa BN hanya memperoleh 79 kursi, dan PAS (Partai Islam Malaysia pimpinan Abdul Hadi Awang) 18 kursi.

Dengan kemenangan Pakatan Harapan ini Mahathir Mohammad (92 tahun) akan kembali menjadi Perdana Menteri setelah pensiun 15 tahun dari PM. Sedang Wan Azizah Wan Ismail (istri Anwar Ibrahim) akan menjadi Timbalan (Wakil) Perdana Menteri.


Ketua Pakatan Harapan Tun Dr Mahathir Mohamad telah mengumumkan bahwa dia akan menuju ke istana pagi ini, Kamis (10/5/2018), untuk disumpah oleh Agung sebagai perdana menteri ke-7 Malaysia untuk kedua kalinya.

"Istana telah memanggil kami dan mereka telah mendengar tentang mayoritas tidak resmi kami. Komisi Pemilihan (KPU) belum secara resmi memberi tahu tetapi istana mengatakan kepada kami untuk memberitahu mereka ketika kami menerima mayoritas menurut hitungan kami sendiri," kata Mahathir di rumahnya di Sheraton Petaling Jaya, Kamis (10/5).

"Terlepas dari KPU yang lambat mengumumkan hasilnya, semuanya berjalan lancar. Sekarang kami telah menerima mayoritas dan kami
siap untuk dilantik di istana hari ini."

Mahathir mengatakan dia akan menunjuk Datuk Seri Wan Azizah Wan Ismail sebagai wakil perdana menteri begitu dia dilantik.

"Kami juga akan bekerja pada pengampunan Datuk Seri Anwar Ibrahim sehingga dia bisa menjadi perdana menteri. Tapi sebelum itu, dia harus mencalonkan diri untuk pemilihan setelah diampuni karena orang hanya bisa menjadi perdana menteri jika dia anggota parlemen atau senator," kata Mahathir.

Dia menambahkan bahwa mereka belum memutuskan menteri belum karena dia harus dilantik terlebih dahulu.

"Hari ini kami akan berbincang dengan semua presiden parti untuk menentukan siapa yang akan menjawat jawatan menteri," katanya.

Koalisi oposisi Pakatan Harapan terdiri dari empat partai, Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) pimpinan Mahathir Mohamad, Partai Keadilan Rakyat (PKR) di bawah komando Wan Azizah Wan Ismail - istri mantan Wakil Perdana Menteri Anwar Ibrahim (yang kini masih dipenjara akibat kriminalisasi kasus sodomi, jadi inget kasus chat HRS), Partai DAP (Democratic Action Party) dan Partai Amanah.


Sumber:
http://www.thesundaily.my/news/2018/05/10/mahathir-i-will-be-sworn-pm-palace
http://www.sinarharian.com.my/politik/wan-azizah-jadi-timbalan-perdana-menteri-1.832743



Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 



Sajikan Info Unik, Menarik dan Populer
--------------------------------------------------------------
" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Baca Artikel Menarik Lainnya 



Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top