HEBAT ! Ribuan Buruh Geruduk Istana, Presiden Kita Pilih Ke Bogor Terima Kunjungan Delegasi Iran

Baca Juga 


 Ribuan buruh dari area Jadebotabek turun ke jalan untuk memperingati hari buruh internasional atau yang disebut juga "May Day", hari ini, Selasa (1/5/2018). Sebagian besar dari mereka datang dari berbagai serikat buruh pekerja.

Tujuan mereka satu: menyampaikan aspirasi di depan Istana Merdeka, Jakarta. Bahkan, kalau bisa bertemu langsung dengan Presiden Joko "Jokowi" Widodo.

Sayangnya, mantan Wali Kota Solo itu memilih pergi ke Istana Bogor.

Di Istana Bogor, Presiden Jokowi menerima delegasi Iran yang dipimpin Wakil Presiden Republik Islam Iran Bidang Wanita dan Urusan Keluarga Masumeh Ebtekar.

"Saya senang dengan kedatangan Yang Mulia di Istana Bogor ini dan berharap hubungan bilateral Indonesia dan Iran bisa berlangsung dengan baik," kata Presiden Joko Widodo di Istana Presiden Bogor, Selasa, seperti dikutip Antara.

[video -
Jokowi Terima Kunjungan Delegasi Iran]





Presiden @jokowi menggelar agenda kepresidenan di Istana Bogor, Jawa Barat dengan mendatangankan tamu dari mancanegara pada Selasa pagi.




Selamat Hari Buruh! May Day!

Simak Tagline dalam Sepanduk Para Buruh

SEJAK ANDA JADI PRESIDEN KAUM BURUH MAKIN SENGSARA

KAMI PASTIKAN TIDAK PILIH JOKOWI

Itu mah sama artinya dengan
Mamam tuh bong! 😃


Didatangi Buruh di Istana Merdeka, Jokowi Pergi ke Bogor, Katanya Kangen di Demo???



JAKARTA - Demo Buruh 1 Mei atau yang dikenal dengan May Day berlangsung hari ini, Selasa (1/8/2018).

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, ada sebanyak 150 ribu buruh yang melancarkan aksinya di Istana Merdeka Jakarta pada pagi ini.

Dari 150 ribu yang berpartisipasi dalam long march di Jakarta, merupakan gabungan pekerja yang berasal dari berbagai wilayah di Jabodetabek. Khususnya wilayah Karawang, Purwakarta dan juga Bekasi.

"Untuk aksi di istana negara Jakarta ada 150 ribu buruh se-jabodetabek serang Karawang Purwakarta dengan titik kumpul aksi di patung kuda Indosat jam 10 pagi, setelah itu peserta massa aksi akan long march ke istana Presiden," ujar Said Iqbal.

Di Istana Jokowi, massa buruh akan menyampaikan tuntutan Tritura Plus.

Tuntutan pertama, menurunkan harga beras, listrik, BBM dan bangun ketahanan pangan dan ketahanan energi.

Tuntutan kedua, menuntut pemerintah menolak upah murah, mencabut PP 78/2015 tentang Pengupahan, dan merealisasikan 84 item Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Tuntutan ketiga, menolak tenaga kerja asing, buruh kasar dari China, mencabut Pepres 20/2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Namun, ternyata Presiden Joko Widodo malah memilih berkegiatan di Istana Bogor.

Berdasarkan jadwal resmi yang dikeluarkan pihak Istana, Presiden Jokowi diagendakan menerima kunjungan kehormatan Delegasi Wakil Presiden Republik Islam Iran Bidang Wanita dan Urusan Keluarga sekitar pukul 09.45 WIB.

Setelah itu, sekitar pukul 10.30 WIB, Presiden Jokowi diagendakan membuka konsultasi tingkat tinggi dengan tajuk "World Moslem Scholars on Wasatiya Al-Islam" di
Istana Presiden Bogor.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Triadi Machmudin mengatakan, sejauh ini belum ada agenda Jokowi menerima perwakilan buruh yang berunjuk rasa di seberang Istana Presiden Jakarta.

"Agenda Presiden hari ini sesuai jadwal resminya. Belum ada informasi mengenai apakah akan menerima perwakilan buruh atau tidak," kata Bey, seperti dilansir Kompas.com.


Pak JOKOWI tdk mau menemui BURUH yg saat ini sdh di area ISTANA...???kemana Pak Presiden sih,mana mungkin gk tau BURUH akan ke ISTANA...
Rakyatnya datang malah menghindar, tapi kalo pendukungnya yg dtng langsung Di temui...
Begini sikap seorang PEMIMPIN...?


KONON KATANYA... JOKOWI KANGEN DI DEMO..

Ini Buruh datang untuk mengadukan nasib malah milih ke Bogor.

[Video - pernyataan Jokowi kangen di demo]




DAHSYAT! Ratusan Ribu Buruh Kepung Istana "KAMI PASTIKAN TIDAK PILIH JOKOWI" #2019GantiPresiden


JAKARTA - Demo Buruh 1 Mei atau yang dikenal dengan May Day yang berlangsung hari ini, Selasa (1/8/2018), mengepung Jokowi di Istana Merdeka Jakarta.

Pantauan kumparan (kumparan.com), sejak pukul 08.30 WIB massa sudah berkumpul. Salah satu titik kumpul massa berada di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Tampak massa gabungan mengenakan seragam dan mengibarkan bendera dari masing-masing kelompok buruh.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, ada sebanyak 150 ribu buruh yang melancarkan aksinya di Istana Merdeka Jakarta pada pagi ini.

Dari 150 ribu yang berpartisipasi dalam long march di Jakarta, merupakan gabungan pekerja yang berasal dari berbagai wilayah di Jabodetabek. Khususnya wilayah Karawang, Purwakarta dan juga Bekasi.

"Untuk aksi di istana negara Jakarta ada 150 ribu buruh se-jabodetabek serang Karawang Purwakarta dengan titik kumpul aksi di patung kuda Indosat jam 10 pagi, setelah itu peserta massa aksi akan long march ke istana Presiden," ujar Said Iqbal.

Di Istana Jokowi, massa buruh akan menyampaikan tuntutan Tritura Plus.

Tuntutan pertama, menurunkan harga beras, listrik, BBM dan bangun ketahanan pangan dan ketahanan energi.

Tuntutan kedua, menuntut pemerintah menolak upah murah, mencabut PP 78/2015 tentang Pengupahan, dan merealisasikan 84 item Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Tuntutan ketiga, menolak tenaga kerja asing, buruh kasar dari China, mencabut Pepres 20/2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Para buruh ini juga mendukung #2019GantiPresiden dengan membawa baliho bertuliskan #2019GantiPresiden dan membentangkan spanduk besar

bertuliskan:

KAMI PASTIKAN TIDAK PILIH JOKOWI
SEJAK ANDA JADI PRESIDEN, KAUM BURUH MAKIN SENGSARA

Hal senada disampaikan Presiden Federasi Serikat Pekerja Aneka Sektor Indonesia (FSPASI) Herry Hermawan menilai, pemerintah Jokowi-JK telah gagal mensejahterakan rakyat dengan menerbitkan kebijakan yang tidak pro buruh. Dalam aksinya nanti, kata Herry, ada 8 tuntutan yang akan disampaikan kepada pemerintah.

“Ada 8 tuntutan yang akan kami sampaikan. Selain itu, kami menilai Jokowi-JK gagal mensejahterakan rakyat dengan menerbitkan kebijakan yang menyengsarakan buruh dan rakyat,” ujar Herry melalui rilis resminya, Selasa (1/5).

Hingga saat ini massa dari berbagai organisasi buruh terus datang dan meramaikan kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.




Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 



Sajikan Info Unik, Menarik dan Populer
--------------------------------------------------------------
" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Baca Artikel Menarik Lainnya 



Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top