Pemerintah Qatar Luncurkan Program Memberi Makan Satu Juta Warga Gaza di Bulan Ramadhan

Baca Juga 




  Yes  Muslim  - GAZA - Pemerintah Qatar telah mengumumkan peluncuran program untuk memberi makan satu juta orang yang

berpuasa di Jalur Gaza yang terkepung selama bulan suci Ramadhan 1439 H tahun ini.

Utusan Qatar Mohamed Al-Emadi, yang saat ini berada di Gaza, mengatakan dalam sebuah presentasi yang dirilis di YouTube bahwa program tersebut adalah hadiah dari Emir Qatar Sheikh Tamim Al Thani.

Emadi menambahkan bahwa lebih dari 30.000 keluarga Palestina akan menerima paket makanan untuk Ramadhan.

Syukron Qatar.

Jazakumullah Khairan Katsiran Wa Jazakumullah Ahsanal Jaza.


Susmber: Palinfo


SEBELUMNYA : 


Qatar: Langkah Israel Menembaki Warga Palestina di Gaza adalah Pembantaian Brutal

 Qatar mengutuk keras perlakuan pasukan Israel yang menembaki demonstran Palestina di Gaza dan menyebut tindakan itu sebagai sebuah "pembantaian brutal".

Demonstrasi yang dilakukan ribuan warga Palestina di Gaza pada Senin, 14 Mei 2018 berubah menjadi bentrokan berdarah setelah pasukan perbatasan Israel melepas tembakan ke arah massa. Sekitar 59 orang tewas dan ribuan lainnya terluka.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar dalam sebuah pernyataannya pada Senin, mengecam peristiwa itu.

"Qatar mengecam keras atas pembantaian brutal dan pembunuhan sistematis yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel terhadap warga Palestina yang tidak bersenjata," kata Lolwah Al Khater, Juru Bicara Kemenlu Qatar, seperti dikutip dari Al Araby (15/5/2018).

"Kami menyerukan kepada semua kekuatan internasional dan regional yang memiliki suara terhadap Israel untuk segera bertindak dan menghentikan mesin pembunuh brutal itu," tambahnya.

Tindakan pertahanan militer Israel di Jalur Gaza menewaskan setidaknya 55 orang, dalam sebuah bentrokan yang disebut terburuk sejak perang besar pada 2014.

Bentrokan itu merupakan buntut dari aksi protes rakyat Palestina sejak enam minggu terakhir, yang dikoordinasi oleh Hamas dalam tajuk "Great March of Return".


Dikutip dari BBC, aksi protes turut menyasar perayaan hari jadi Israel ke-70, yang oleh masyarakat Palestina disebut sebagai Nakba atau hari bencana.

Selain itu, aksi protes juga dialamatkan pada rencana pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem.

Israel mengatakan sekitar 40 ribu warga Palestina telah ambil bagian dalam "kerusuhan kekerasan" di 13 lokasi di sepanjang pagar keamanan Jalur Gaza.

Demonstran Palestina melemparkan batu dan beragam jenis bom molotov, sementara militer Israel menahannya dengan tembakan gas air mata dan serangan penembak jitu.


Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, membela militernya, dan mengatakan, "Setiap negara memiliki kewajiban untuk mempertahankan perbatasannya."




Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 



Sajikan Info Unik, Menarik dan Populer
--------------------------------------------------------------
" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Baca Artikel Menarik Lainnya 



Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top