Niat Hidup Hemat? Percuma Kalau Masih Ngelakuin 9 Hal Ini

Baca Juga 

  Yes  Muslim  - Cara orang hidup hemat berbeda-beda. Tapi tujuan mereka sama: bisa menekan pengeluaran sehingga sisa penghasilan lebih besar.

Namun pengeluaran adalah kebiasaan. Gak bisa dimungkiri, kebiasaan merupakan kegiatan rutin yang sangat mungkin dilakukan tanpa disadari.
Bila terbiasa memiliki pengeluaran besar, metode penghematan yang dijalankan tetap mungkin direcoki kebiasaan itu. Artinya, penghematan bakal sia-sia.
Kita gak mau hal itu terjadi. Makanya, hal pertama yang mesti dilakukan saat berusaha berhemat adalah mengidentifikasi kebiasaan-kebiasaan boros itu.



Di bawah ini ada daftar 9 kebiasaan yang mungkin kita punyai. Bila masih melakukannya, jangan pikir sudah hidup hemat.

1. Lupa bandingkan harga

Membandingkan harga saat akan beli sesuatu, entah itu susu atau baju, sangatlah penting. Saat ini makin mudah membandingkan harga, terutama saat akan belanja online.
Di marketplace seperti Bukalapak, Tokopedia, dan Lazada, kita bisa mengurutkan barang yang dicari berdasarkan harga. Barang yang sama dengan harga termurah akan berada di paling atas.
Kalau belanja di supermarket, kita bisa unduh dulu katalog di situs mereka jika tersedia. Jejerkan katalog itu untuk mengetahui mana yang paling murah.
Bila sudah tahu supermarket atau toko mana yang biasa menjual harga termurah, itu bagus. Tapi gak mustahil suatu saat ada tempat lain yang memberi harga lebih miring. Jadi, jangan lupa bandingkan harga agar niat hidup hemat gak cuma angan-angan.

2. Belanja banyak di minimarket



Ya, minimarket memang tempat yang nyaman untuk beli barang di luar belanja bulanan. Pas kepanasan siang hari lalu pengin beli air dingin, misalnya, datangnya ke minimarket.
Beda ceritanya kalau sering belanja banyak di minimarket. Terlebih belanja bulanan di warung kelontong modern ini.
Harga barang di minimarket terang lebih mahal ketimbang di supermarket. Jaraknya yang lebih dekat dari rumah bukanlah alasan untuk sering belanja di sana, apalagi belanja bulanan, jika mau langkah penghematanmu lancar.

3. Mumpung diskon

Memang harus memprioritaskan diskon saat hendak beli barang. Tapi gak lantas semua barang yang lagi didiskon harus dibeli, lebih-lebih sampai numpuk banyak dengan alasan mumpung diskon. Ini sih jauh dari asas hidup hemat.
Lihat dulu apakah barang yang didiskon itu benar dibutuhkan. Kalau gak, ya buat apa dibeli.
Bahkan ada yang merasa perlu nyetok banyak sekalian karena lagi diskon. Hati-hati kalau yang didiskon itu barang seperti makanan atau yang punya tanggal kedaluwarsa. Bisa-bisa diskon diberikan karena sudah menjelang kedaluwarsa.

4. Buang-buang makanan

Masih ingatkah nasihat orangtua waktu kecil ini: kalau makan gak dihabiskan, kasihan petani yang udah nanam padi. Nasihat itu masih berlaku sampai sekarang.
Tapi bukan karena kasihan petaninya. Buang-buang makanan jelas bikin pengeluaran jadi boros.
Contohnya bukan cuma gak menghabiskan hidangan, tapi juga membiarkan makanan atau bahan makanan membusuk di kulkas karena kelupaan. Juga lupa mengamankan makanan sehingga dikerubuti semut.

5. Bayar layanan yang gak atau jarang dipakai

Langganan Netflix, iFlix, atau layanan streaming film lainnya? Seberapa sering kamu memanfaatkannya?
Bila ternyata jarang, misalnya cuma bisa pas weekend, ada baiknya pertimbangkan ulang langganan itu. Misalnya langganan paket yang paling murah, atau berhenti berlangganan bila perlu.
Layanan langganan lainnya yang perlu dipertimbangkan ulang adalah telepon rumah. Saat ini orang lebih sering pakai ponsel. Buat apa bayar dobel kalau yang satunya jarang digunakan?

6. Pokoknya yang murah


Semua orang pengin dapetin harga termurah. Tapi ungkapan ada harga ada rupa juga berlaku.
Ada kalanya kita mesti mengeluarkan duit lebih banyak untuk suatu barang yang berkualitas. Itu lebih hemat daripada beli yang murah tapi cepet rusak. Akibatnya, harus beli lagi dan lagi. Boro-boro bisa hidup hemat.
Apalagi jika pilih beli barang palsu. Harganya sih emang murah, tapi kualitasnya gak mungkin nyaingin yang asli.

7. Aktivitas manjain diri jadi hal biasa

Memanjakan diri itu gak salah. Apalagi setelah mengalami suatu hal yang melelahkan atau bikin emosi. Juga buat merayakan kesuksesan. Contohnya ke spa atau belanja baju-baju mahal.
Yang jadi masalah adalah kalau aktivitas itu jadi rutinitas.
Aktivitas memanjakan diri seharusnya menjadi sesuatu yang spesial. Bila hal itu cuma menjadi rutinitas, rasanya akan beda. Dan gak cuma perasaan yang terpengaruh, tapi juga dompet karena bakal lebih sering keluar duit lebih banyak.

8. Efek Diderot

Efek Diderot adalah fenomena sosial ketika orang beli sesuatu untuk melengkapi suatu hal lain dan merasa perlu beli lagi untuk melengkapi barang itu karena ternyata gak cocok dengan yang lain. Bingung?
Begini contohnya. Kamu hendak mendekorasi ruang tamu dengan rak buku. Ternyata rak bukunya terlihat kuno saat disandingkan dengan sofa.
Lalu kamu pun beli rak pajangan untuk diisi barang-barang antik biar senada sama rak buku itu. Ya, harus keluar duit lagi untuk hal tersebut.
Contoh lainnya yang lebih sederhana adalah beli mobil, lalu merasa perlu beli aksesori seperti jok kulit hingga stiker bodi biar kelihatan lebih pas. Kalau diikutin terus, jangan harap kamu bisa hidup hemat deh.

9. Membiarkan orang lain yang ngatur

Dalam beberapa acara penting, seperti pernikahan hingga ulang tahun, pengaturan bujet kadang diserahkan ke orang lain begitu saja. Misalnya ke orangtua, atau bahkan event organizer.
Memang hal itu lebih simpel, tapi belum tentu efisien. Bisa saja kita jadi lebih menghemat pengeluaran saat mengatur segalanya sendiri.
Jalan tengahnya adalah gak sepenuhnya membiarkan orang lain yang ngatur. Kita tetap harus bertanggung jawab atas pengeluaran sendiri.
Mau ke EO biar gak repot, oke. Tapi jaga diri dari godaan nambah ini-itu yang ditawarkan si EO, jika ada.
Adakah poin dalam daftar di atas yang pernah atau sering kamu lakuin? Well, itu kabar buruk kalau kamu sedang berniat hidup hemat. Mumpung belum telat, lekaslah lakukan perbaikan.

Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 



Sajikan Info Unik, Menarik dan Populer

Baca Artikel Menarik Lainnya 



Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top